< 59 | Halaman 60 | 61 >

[3] Ali Imran : 78 (وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya di antara mereka (Bani Israil) ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya (ketika membaca) Alkitab agar kamu menyangka (yang mereka baca) itu sebagian dari Alkitab. Padahal, itu bukan dari Alkitab. Mereka berkata, “Itu dari Allah.” Padahal, itu bukan dari Allah. Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, sedangkan mereka mengetahui.
Prof. Quraish Shihab :

''Sesungguhnya di antara mereka ada segokmgan yang memutar-mutar lidahnya membaca al-Kitab supaya kamu mengira yang dibacanya itu sebagian dari alKitab, padahal ia bukan dari al-Kitab dan mereka mengatakan secara terusmenerus: Ia dari sisi Allah: padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. "

HAMKA :

Dan sesungguhnya di antara mereka ada sebagian yang memutar-mutar lidah mereka pada Kitab, supaya kamu sangka dia memang darl Kitab, padahal tidaklah dia darl Kitab, dan mereka katakan bahwa dia itu dari sisi Allah, padahal tidaklah dia dari sisi Allah, dan mereka katakan atas nama Allah suatu kedustaan, padahal mereka mengetahui.

3. Tafsir

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

[3] Ali Imran : 79 (مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَنْ يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak sepatutnya seseorang diberi Alkitab, hukum, dan kenabian oleh Allah, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kamu para penyembahku, bukan (penyembah) Allah,” tetapi (hendaknya dia berkata), “Jadilah kamu para pengabdi Allah karena kamu selalu mengajarkan kitab dan mempelajarinya!”
Prof. Quraish Shihab :

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya al-Kitdb, hukum dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah. "Akan tetapi ( dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani karena kamu selalu mengajarkan al-Kitdb dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. "

HAMKA :

Tidaklah layak bagi kalangan manusia yang diberikan Allah kepadanya Kitab dan hukum dan nubuwwat, kemudian dia berkata kepada manusia, "Hendaklah kamu menjadi hamba-hamba bagiku, bukan hamba Allah." Tetapi ( dia berkata), "Jadilah kamu orang-orang ketuhanan, dari sebab kamu mengajakan Kitab itu dan dari sebab kamu membacanya."

3. Tafsir

مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَنْ يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِي مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ

[3] Ali Imran : 80 (وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَنْ تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak (sepatutnya) pula dia menyuruh kamu menjadikan para malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruh kamu (berbuat) kekufuran setelah kamu menjadi muslim?
Prof. Quraish Shihab :

''Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruh kamu menjadikan malaikatmalaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di saat kamu telah menjadi orang yang berserah diri {orangorang muslim)?"

HAMKA :

Dan tidaklah Dia menyuruh kamu mengambil Malaikat dan nabi-nabi menjadi tuhan-tuhan. Apakah (mungkin) kamu kufur sesudah kamu menjadi orang yang berserah diri?

3. Tafsir

وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَنْ تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا ۗ أَيَأْمُرُكُمْ بِالْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

[3] Ali Imran : 81 (وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu, lalu datang kepada kamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” ) Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami mengakui.” Allah berfirman, “Kalau begitu, bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.”
Prof. Quraish Shihab :

(Ingatlah) ketikaAllah mengambil perjanjian dari para nabi: ''Sungguh, apa saja yang Aku anugerahkan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya. " Allah ber.firman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" Mereka menjawab: ''Kami mengakui. "Allah berfirman: ''Kalau begitu saksikanlah ( wahai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.

HAMKA :

Dan (ingatlah) tatkala Allah mengadakan perjanjian dengan nabi-nabi, "Jika datang kepada kamu kitab dan hikmat, kemudian datang pula kepada kamu seorang Rasul, yang membenarkan apa yang ada pada kamu, bahwa kamu akan sungguh-sungguh percaya kepadanya dan sungguh-sungguh akan membelanya.11 Dia bertanya, "Sudahkan kamu bertkrar dan kamu terima perjanjian-Ku itu? Mereka menjawab, "Kami telah bertkrar. Berfirmanlah Dia, "Maka saksikanlah olehmu dan aku pun bersama-sama dengan kamu dari golongan yang menyaksikan.

3. Tafsir

وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُمْ مِنْ كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنْصُرُنَّهُ ۚ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَىٰ ذَٰلِكُمْ إِصْرِي ۖ قَالُوا أَقْرَرْنَا ۚ قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ

[3] Ali Imran : 82 (فَمَنْ تَوَلَّىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Siapa yang berpaling setelah itu, mereka itulah orang-orang fasik.
Prof. Quraish Shihab :

Barang siapa berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

HAMKA :

Maka barangsiapa yang berpaling sesudah yang demikian itu maka itulah mereka-mereka yang fasik.

3. Tafsir

فَمَنْ تَوَلَّىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

[3] Ali Imran : 83 (أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mengapa mereka mencari agama selain agama Allah? Padahal, hanya kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi berserah diri, baik dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan.
Prof. Quraish Shihab :

''Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah-Lah mereka dikembalikan. "

HAMKA :

Apakah yang lain dart agama Allah yang mereka kehendaki? Padahal kepada-Nyalah menyerah apa-apa yang ada di semua langit dan bumi, dengan suka sendirt, atau dengan terpaksa? Dan kepada-Nyalah mereka akan dikembalikan.

3. Tafsir

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

< 59 | 60 | 61 >