< 64 | Halaman 65 | 66 >

[3] Ali Imran : 116 (إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang kufur, baik harta maupun anak-anaknya, sedikit pun tidak dapat menolak (azab) Allah. Mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
Prof. Quraish Shihab :

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, sekali-kali tidaklah akan bermanfaat bagi mereka harta mereka, tidak (juga) anak-anak mereka, dalam menolak (azab) Allah sedikit pun. Dan mereka adalah para penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya

HAMKA :

Sesungguhnya orang-orang kufur itu, tidaklah harta benda dan anak-anak mereka akan menolak sebarang siksa pun dari Allah; dan mereka itu adalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.

3. Tafsir

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

[3] Ali Imran : 117 (مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Perumpamaan harta yang mereka infakkan di dalam kehidupan dunia ini adalah ibarat angin yang mengandung hawa sangat dingin yang menimpa tanaman (milik) suatu kaum yang menzalimi diri sendiri, lalu (angin itu) merusaknya. Allah tidak menzalimi mereka, tetapi mereka yang menzalimi diri sendiri.
Prof. Quraish Shihab :

Perumpamaan apa yang mereka nafkahkan di kehidupan dunia ini, adalah seperti angin yang mengandung hawa sangat dingin yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri mereka (sendiri), lalu (angin itu) merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka (sendiri).

HAMKA :

Perumpamaan bagi apa yang mereka belanjakan di dunia ini, adalah laksana angin yang di dalamnya ada udara yang sangat sejuk, yang menimpa tanam-tanaman kaum yang telah menganiaya diri mereka sendiri, lalu angin itu membinasakannya. Dan bukanlah Allah yang menganiaya mereka, melainkan terhadap diri mereka sendirilah mereka aniaya.

3. Tafsir

مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

[3] Ali Imran : 118 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil teman kepercayaan dari orang-orang di luar kalangan (agama)-mu (karena) mereka tidak henti-hentinya (mendatangkan) kemudaratan bagimu. Mereka menginginkan apa yang menyusahkanmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang mereka sembunyikan dalam hati lebih besar. Sungguh, Kami telah menerangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu berpikir.
Prof. Quraish Shihab :

Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orangorang yang di luar kalangan kamu" menjadi teman kepercayaan kamu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagi kamu. Mereka menginginkan apa yang menyusahkan kamu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar. Sungguh, Kami telah menjelaskan kepada kamu tanda-tanda (yang membedakan kawan dari lawan), jika kamu berpikir.

HAMKA :

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan sebagai kawan rapat lain dari golongan kamu; tidaklah mereka henti-hentinya menarik kecelakaan untuk kamu, mereka sukanian apa-apa yang akan menyulitkan kamu. Sesungguhnya kebencian telah jelas (keluar) dari mulut mereka, tetapi apa yang disembunyikan oleh dada mereka adalah lebih besar. Sungguh telah Kami nyatakan kepada kamu tanda-tanda itu, jika kamu mau berpikir

3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

[3] Ali Imran : 119 (هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Begitulah kamu. Kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman pada semua kitab. Apabila mereka berjumpa denganmu, mereka berkata, “Kami beriman.” Apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena murka kepadamu. Katakanlah, “Matilah kamu karena kemurkaanmu itu!” Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Prof. Quraish Shihab :

Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, sedangkan kamu beriman kepada semua kitab. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: “Kami telah beriman” dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari sebab marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah: “Matilah kamu karena kemarahan dan kebencianmu (itu).” Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

HAMKA :

Inilah kamu! Kamu kasih kepada mereka, padahal mereka tidak kasih kepada kamu, dan kamu beriman kepada (isi) kitab semuanya. Padahal apabila mereka bertemu dengan kamu, mereka berkata, Kami telah beriman! Tetapi apabila mereka telah berpisah, mereka menggigit jari karena sangat geram dan benci. Katakanlah: Matilah kamu dalam gerammu! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang ada di dalam setiap dada.

3. Tafsir

هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

[3] Ali Imran : 120 (إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Jika kamu memperoleh kebaikan, (niscaya) mereka bersedih hati. Adapun jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tidaklah tipu daya mereka akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sesungguhnya Allah Maha Meliputi segala yang mereka kerjakan.
Prof. Quraish Shihab :

Jika kamu disentuh (mendapat walau sedikit) kebaikan, niscaya mereka tidak senang, tetapi jika kamu ditimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepada kamu Sesungguhnya Allah Maha Meliputi segala yang mereka kerjakan.

HAMKA :

Jika kamu beroleh kebaikan, mereka pun susah. Dan jika kamu ditimpa oleh kesusahan, mereka pun gembira. Akan tetapi, jika kamu, semua bersabar dan bertakwa, tidaklah akan mencelakakan kamu sedikit jua pun tipu daya mereka. Sesungguhnya Allah mengepung apa pun yang mereka kerjakan

3. Tafsir

إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

[3] Ali Imran : 121 (وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad) berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu untuk mengatur orang-orang mukmin pada pos-pos pertempuran. ) Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Prof. Quraish Shihab :

Dan (ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad saw.) berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu dan menempatkan orang-orang mukmin di beberapa tempat untuk berperang. Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

HAMKA :

Dan (ingatlah) tatkala engkau keluar dari ahlimu pagi-pagi, menyiapkan tempat-tempat kedudukan untuk berperang bagi orang-orang beriman. Allah Mendengar lagi Mengetahui.

3. Tafsir

وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

< 64 | 65 | 66 >