Jilid : 3 Juz : 2 | Al-Baqarah : 143
Al-Baqarah 2 : 143
Mushaf Madinah | hal. 22 | Mushaf Kemenag RI

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ

Kemenag RI 2019: Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan ) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
Prof. Quraish Shihab: Dan demikianlah Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), ummatan wasathan (umat pertengahan, moderat dan teladan) supaya kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan supaya Rasul (Nabi Muhammad saw.) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi (kiblat) kamu (sekarang), melainkan supaya Kami mengetahui (dalam dunia nyata) siapa yang mengikuti Rasul (Nabi Muhammad saw.) dan siapa yang membelot. Dan benar-benar (pemindahan kiblat itu terasa) sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah (berdasarkan kemauan dan kecenderungan masing-masing); dan Allah sekali-kali tidak akan menyia-nyiakan iman kamu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyayang, lagi Maha Pengasih kepada manusia.
Prof. HAMKA: Dan demikianlah, telah Kami jadikan kamu suatu umat yang di tengah, supaya kamu menjadi saksi-saksi atas manusia, dan adalah Rasul men jadi saksi (pula) atas kamu. Dan, tidaklah Kami jadikan kiblat yang telah ada engkau atasnya, melainkan supaya Kami ketahui siapa yang mengikut Rasul dari siapa yang berpaling atas dua tumitnya. Dan, memanglah berat itu kecuali atas orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan, tidaklah Allah akan menyia-nyiakan iman kamu. Sesungguhnya, Allah terhadap manusia adalah Penyantun lagi Penyayang.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا

لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ

وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا

وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا

إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ

وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ

إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ

🔐