| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Seandainya Kami jadikan dia (rasul) itu (dari) malaikat, tentu Kami jadikan dia (berwujud) laki-laki, dan pasti Kami buat mereka tetap ragu sebagaimana kini mereka ragu. ) |
| Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya Kami jadikan dia malaikat, pastilah Kami menjadikan dia laki-laki dan (jika demikian), Kami (pun) akan menjadikan mereka tetap ragu sebagaimana kini mereka ragu. |
| HAMKA : Dan kalau Kami jadikan dia itu malak, niscaya Kami jadikan dia seorang laki-laki dan niscaya Kami ragukan mereka sebagaimana mereka (sekarang) ragu-ragu. |
| 3. Tafsir وَلَوْ جَعَلْنَاهُ مَلَكًا لَجَعَلْنَاهُ رَجُلًا وَلَلَبَسْنَا عَلَيْهِمْ مَا يَلْبِسُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, rasul-rasul sebelum engkau (Nabi Muhammad) benar-benar telah diperolok-olokkan, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemooh mereka (rasul-rasul) apa (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan. |
| Prof. Quraish Shihab : Demi (Allah)! Sungguh, telah diperolok-olok (pula) para rasul sebelummu (Nabi Muhammad saw.), maka turunlah (siksa) kepada orang-orang yang mengejek di antara mereka (sebagai balasan bagi) apa yang (selalu) mereka perolok-olokan. |
| HAMKA : Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum engkau maka turunlah kepada orang-orang yang telah memperolok-olokkan itu di antara mereka (balasan dari) apa yang mereka perolok-olokkan itu. |
| 3. Tafsir وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Berjalanlah di bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan para pendusta!" |
| HAMKA : Katakanlah, “Mengembaralah di bumi kemudian pandangilah betapa jadinya akibat dari orang orang yang mendustakan.” |
| 3. Tafsir قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ ثُمَّ انْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Milik siapakah apa yang di langit dan di bumi?” Katakanlah, “Milik Allah.” Dia telah menetapkan (sifat) kasih sayang pada diri-Nya. ) Sungguh, Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Milik siapakah apa yang di langit dan di bumi?" Katakanlah: "Milik Allah." Dia telah menetapkan atas Diri-Nya (untuk melimpahkan) rahmat (kepada seluruh alam). Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada Hari Kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang merugikan dirinya, maka mereka itu tidak beriman. |
| HAMKA : Katakanlah, “Kepunyaan siapakah yang ada di semua langit dan bumi?” Katakanlah, “Kepunyaan Allah!” Dia telah mewajibkan diri-Nya akan memberi rahmat. Sesungguhnya, akan dikumpulkan-Nya kamu pada hari Kiamat yang tidak ada ragu-ragu tentang itu lagi. Orang-orang yang telah merugikan diri sendiri maka mereka itu tidaklah orang-orang yang beriman. |
| 3. Tafsir قُلْ لِمَنْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ قُلْ لِلَّهِ ۚ كَتَبَ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Milik-Nyalah segala sesuatu yang ada pada malam dan siang hari. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan milik-Nya segala yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. |
| HAMKA : Dan bagi-Nyalah apa yang tenang di malam hari dan siang. Dan Dia adalah mendengar lagi mengetahui. |
| 3. Tafsir وَلَهُ مَا سَكَنَ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah selain Allah, Pencipta langit dan bumi serta Dia memberi makan dan tidak diberi makan, akan aku jadikan sebagai pelindung?” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku diperintahkan agar aku menjadi orang pertama yang berserah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Apakah (sesuatu) selain Allah itu (wajar) aku jadikan pelindung? (Allah swt.) Pencipta langit dan bumi. Dia memberi makan dan tidak diberi makan." Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintah supaya menjadi orang yang pertama berserah diri (kepada Allah swt.), dan janganlah sekali-kali engkau termasuk (golongan) orang-orang musyrik. |
| HAMKA : Katakanlah, “Adakah yang selain Allah akan aku ambil jadi pemimpin? Pencipta semua langit dan bumi dan Dia yang memberi makan dan bukan Dia yang diberi makan.” Katakanlah, “Sesungguhnya aku disuruh supaya menjadi orang yang mula-mula menyerah diri.” Dan sekali-kali jangan engkau jadi dari golongan orang-orang yang musyrik. |
| 3. Tafsir قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيًّا فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ يُطْعِمُ وَلَا يُطْعَمُ ۗ قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَسْلَمَ ۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah, “Sesungguhnya aku takut azab pada hari yang besar (kiamat) jika aku durhaka kepada Tuhanku.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Sesungguhnya aku takut pada azab hari yang besar (Hari Kiamat), jika aku durhaka pada Tuhan Pemeliharaku." |
| HAMKA : Katakanlah, “Sesungguhnya, aku takut jika aku mendurhaka kepada Tuhanku akan adzab di hari yang besar.” |
| 3. Tafsir قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Siapa yang dijauhkan darinya (azab) pada hari itu, maka sungguh Dia telah merahmatinya. Itulah keberuntungan yang nyata. |
| Prof. Quraish Shihab : Barang siapa dijauhkan darinya (azab) pada hari itu, maka sungguh Dia telah merahmatinya. Dan yang demikian itulah keberuntungan yang nyata. |
| HAMKA : Barangsiapa yang dipalingkan daripadanya (adzab itu) pada hari itu maka sesungguhnya Dia telah memberi rahmat kepadanya dan itulah dia kemenangan yang nyata. |
| 3. Tafsir مَنْ يُصْرَفْ عَنْهُ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمَهُ ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Jika Allah menimpakan kemudaratan kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia; dan jika Dia memberikan kebaikan kepadamu, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan jika Allah menimpakan kemudharatan (musibah atau bencana) kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia. Dan jika Dia menyentuhkan (menganugerahkan walau sedikit) kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
| HAMKA : Dan jika Allah mengenakan engkau dengan suatu bahaya maka tidak seorang pun yang bisa melepaskannya kecuali Dia. Dan jika Dia mengenakan engkau dengan suatu kebaikan maka adalah Dia atas tiap-tiap sesuatu Mahakuasa. |
| 3. Tafsir وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dialah Penguasa atas hamba-hamba-Nya, dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Dia-lah Penguasa atas para hamba-Nya. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana, lagi Mahateliti. |
| HAMKA : Dan Dialah Yang Mahaperkasa atas hamba-hamba-Nya, dan Dia adalah Mahabijaksana lagi sangat meneliti. |
| 3. Tafsir وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ |