< 127 | Halaman 128 | 129 >

[6] Al-Anam : 1 (الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan kegelapan-kegelapan dan cahaya. Sungguhpun demikian, orang-orang yang kufur mempersamakan tuhan mereka (dengan sesuatu yang lain).
Prof. Quraish Shihab : Segala puji hanya bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan aneka gelap dan terang, kemudian orang-orang yang kafir menyekutukan (sesuatu) dengan Tuhan Pemelihara mereka.
HAMKA : Segala puji-pujian untuk Allah yang telah menjadikan semua langit dan bumi dan telah mengadakan yang gelap-gelap dan cahaya. Kemudian, orang-orang yang kafir itu adalah mereka dengan Tuhan mereka, mempersekutukan.
3. Tafsir

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

[6] Al-Anam : 2 (هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ طِينٍ ثُمَّ قَضَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian Dia menentukan batas waktu hidup (masing-masing). Waktu yang ditentukan (untuk kebangkitan setelah mati) ada pada-Nya. Kemudian, kamu masih meragukannya.
Prof. Quraish Shihab : Dia-lah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan-Nya ajal (masing-masing) dan (ada lagi suatu) ajal (yaitu kebangkitan setelah mati) yang (juga) ditentukan di sisi-Nya, kemudian kamu (masih terus) ragu (akan keniscayaan Hari Kebangkitan itu).
HAMKA : Dialah yang telah menjadikan kamu dari tanah, lalu Dia tentukan suatu ajal dan suatu ajal lagi yang telah tertentu ada di sisi-Nya. Kemudian, kamu masih (juga) ragu-ragu.
3. Tafsir

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ طِينٍ ثُمَّ قَضَىٰ أَجَلًا ۖ وَأَجَلٌ مُسَمًّى عِنْدَهُ ۖ ثُمَّ أَنْتُمْ تَمْتَرُونَ

[6] Al-Anam : 3 (وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dialah Allah (yang disembah) di langit dan di bumi. Dia mengetahui apa pun yang kamu rahasiakan dan kamu tampakkan serta mengetahui apa pun yang kamu usahakan.
Prof. Quraish Shihab : Dan Dia-lah Allah (Yang Kuasa dan disembah) di langit dan di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu tampakkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
HAMKA : Dan Dialah Allah di semua langit dan di bumi. Dia mengetahui akan rahasia kamu dan yang terang kamu dan Dia pun mengetahui apa yang kamu usahakan.
3. Tafsir

وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ ۖ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ

[6] Al-Anam : 4 (وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ آيَةٍ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidaklah datang kepada mereka satu ayat pun dari ayat-ayat ) Tuhan mereka, kecuali mereka (pasti) berpaling darinya.
Prof. Quraish Shihab : Dan tidak ada suatu ayat (bukti kebenaran) pun dari ayat-ayat Tuhan Pemelihara mereka yang sampai kepada mereka (orang-orang kafir), melainkan mereka selalu berpaling darinya.
HAMKA : Dan tidaklah datang kepada mereka satu ayat pun dari ayat-ayat Tuhan mereka, melainkan mereka berpaling daripadanya.
3. Tafsir

وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ آيَةٍ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ

[6] Al-Anam : 5 (فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ فَسَوْفَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, mereka telah mendustakan kebenaran (Al-Qur’an) ketika sampai kepada mereka. Maka, kelak akan sampai kepada mereka berita-berita (tentang kebenaran) sesuatu yang selalu mereka perolok-olokkan.
Prof. Quraish Shihab : Sungguh, mereka telah mendustakan yang haq (kebenaran yang sempurna) ketika (yang haq itu) datang kepada mereka, maka kelak sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang (selalu) mereka perolok-olokan.
HAMKA : Maka, sesungguhnya mereka telah mendustakan kebenaran tatkala dia telah datang kepada mereka. Karena itu, akan datanglah kepada mereka berita-berita tentang apa yang telah mereka perolok-olokan itu.
3. Tafsir

فَقَدْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنْبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

[6] Al-Anam : 6 (أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidakkah mereka perhatikan betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan? (Yaitu) generasi yang telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yang belum pernah Kami lakukan kepada kamu; dan Kami curahkan air hujan yang lebat, Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka; lalu Kami binasakan mereka karena dosa-dosa mereka, selanjutnya Kami munculkan sesudah mereka generasi lain.
Prof. Quraish Shihab : Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka? Padahal Kami telah meneguhkan mereka di bumi, (yaitu) keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu (masyarakat Mekkah), dan Kami kirimkan (awan sehingga menurunkan hujan dari) langit untuk mereka (dengan membawa hujan) yang deras dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, lalu Kami binasakan mereka karena dosa mereka (sendiri), dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.
HAMKA : Apakah tidak mereka lihat berapa banyak angkatan yang telah Kami binasakan sebelum mereka, yang telah Kami beri beriku kekuasaan yang teguh di bumi, yang tidak Kami berikan kepada kamu. Dan telah Kami turunkan hujan lebat kepada mereka dan telah Kami jadikan sungai-sungai yang mengalir di bawah mereka. Maka, telah Kami binasakan mereka itu karena dosa-dosa mereka dan Kami timbulkan sesudah mereka angkatan yang lain.
3. Tafsir

أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّنْ لَكُمْ وَأَرْسَلْنَا السَّمَاءَ عَلَيْهِمْ مِدْرَارًا وَجَعَلْنَا الْأَنْهَارَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ وَأَنْشَأْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ قَرْنًا آخَرِينَ

[6] Al-Anam : 7 (وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتَابًا فِي قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya Kami turunkan kepadamu (Nabi Muhammad) kitab (berupa tulisan) pada kertas sehingga mereka dapat menyentuhnya dengan tangan mereka sendiri, pastilah orang-orang kafir itu mengatakan, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya Kami turunkan kepadamu (Nabi Muhammad saw., al-Qur'an yang berupa) tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka, tentulah orang-orang yang kafir itu berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata."
HAMKA : Dan, walaupun Kami turunkan kepada engkau sebuah kitab di atas kertas, sampai mereka pegang dia dengan tangan mereka, sesungguhnya berkatalah orang-orang yang tidak mau percaya itu, “Tidak lain ini hanyalah sihir yang nyata.”
3. Tafsir

وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتَابًا فِي قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ بِأَيْدِيهِمْ لَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ

[6] Al-Anam : 8 (وَقَالُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ مَلَكٌ وَلَوْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka berkata, “Mengapa tidak diturunkan malaikat kepadanya (Nabi Muhammad)?” ) Andaikata Kami turunkan malaikat, niscaya selesailah urusan (mereka dibinasakan karena pengingkaran) kemudian mereka tidak lagi ditangguhkan (sedikit pun untuk bertobat).
Prof. Quraish Shihab : Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Nabi Muhammad saw.) seorang malaikat (yang dapat kami lihat secara nyata dan menyatakan kebenaran Muhammad)?" Sedangkan, jika seandainya Kami turunkan malaikat, tentu selesailah urusan itu, kemudian mereka tidak diberi tangguh (mereka akan dibinasakan seketika)."
HAMKA : Dan mereka berkata, “Mengapa maka tidak diturunkan atasnya malak?” Padahal, kalau Kami turunkan malak, tentu selesailah urusan kemudian mereka pun tidaklah akan dipedulikan.
3. Tafsir

وَقَالُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ مَلَكٌ ۖ وَلَوْ أَنْزَلْنَا مَلَكًا لَقُضِيَ الْأَمْرُ ثُمَّ لَا يُنْظَرُونَ

< 127 | 128 | 129 >