ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh batstsa (بَثَّ) bermakna : menyebar atau bertebaran, sedangkan lafazh daabbah (دَابَّةٍ) artinya hewan melata, meliputi segala macam jenis hewan di bumi.
Turunnya air hujan itu selain menjadi sumber air minum buat hewan-hewan, juga menumbuhkan tanaman sehingga membentuk hutan dengan segala habibat yang dibutuhkan oleh berbagai macam jenis hewan melata.
Sebaliknya bila suatu wilayah itu tandus, kering dan beriklim gurun yang amat sedikit menerima curah hujan, maka keaneka ragam biota hayati pun menjadi amat terbatas. Gurun pasir sendiri sangat sedikit mengandung air, sehinnga biotanya pun amat terbatas.
Hanya ada sedikit jenis hewan telah mengembangkan adaptasi khusus yang memungkinkan mereka bertahan hidup di gurun pasir tersebut. Di antaranya kadal gurun yang memiliki kulit tebal yang membantu mengurangi kehilangan air dan kemampuan untuk menyimpan air dalam tubuh mereka. Selain itu ada ular, kura-kura, serangga jenis tertentu, kalajengking, tikus, reptil jenis tertentu.
Namun ketika hujan turun di suatu wilayah, tumbuhlah aneka ragam tanaman dan tumbuhan, yang salah satu fungsinya sebagai sumber makanan dan nutsiri bagi begitu banyak hewan melata, serta menjadi habitat ruang lingkup kehidupan yang nyaman.
Perkiraan yang sering dikutip adalah bahwa hutan-hutan tropis yang meliputi sekitar 7% dari total luas daratan di Bumi, menyimpan sekitar setengah dari semua jenis spesies di planet ini. Sebagai gambaran kasar, perkiraan jumlah spesies di seluruh dunia berkisar antara 3 hingga 100 juta spesies, tetapi sebagian besar masih belum ditemukan dan didokumentasikan secara resmi.
Sebagai contoh, Hutan Amazon, hutan hujan terbesar di dunia, diyakini memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dengan ratusan ribu hingga jutaan spesies, termasuk tanaman, serangga, mamalia, burung, dan reptil. Demikian pula, hutan-hutan tropis di Asia Tenggara, seperti Hutan Hujan Sumatra, Kalimantan, dan Papua Nugini, juga diketahui memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.