ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Penggalan ini secara harfiyah maknanya adalah : “ketika mereka melihat azab”. Adzab yan dimaksud disini oleh kebanyakan ulama dimaknai sebagai adzab di neraka.
Sehingga makna di balik kata adzab pada hakikatnya dimaksudkan ancaman buat mereka akan dimasukkan ke dalam neraka setelah nanti mereka mati meninggalkan dunia ini.
Ancaman ini sekaligus juga memeberikan kesan bahwa selama oang-orang kafir masih hidup di dunia, mereka tidak akan beriman dan tidak mudah menerima ajaran yang lurus.
Apabila nanti mereka sudah menyaksikan sendiri bagaimana adzab dijatuhkan kepada mereka, pastilah mereka akan beriman. Bahkan bukan hanya menyaksikan, tetapi langsung merasakannya, barulah mereka beriman.
Akan tetapi beriman setelah sudah berada di dalam neraka jelas-jelas tidak akan ada gunanya. Sehingga yang terjadi hanya penyesalan saja. Banyak dari orang kafir yang di neraka nanti meminta agar bisa dikembalikan lagi ke dunia untuk menjadi orang beriman.
وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan). (QS. Al-Anam : 27)