ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Langkah pertama setan adalah memerintahkan korbannya melakukan perbuatan as-suu’ (السُّوءِ) yang diartikan kejahatan. Kejahatan yang dimaksud sebagaimana ditengarai oleh Fakhruddin Ar-Razi adalah segala bentuk kemaksiatan, baik yang dilakukan oleh tubuh dan anggota badan ataupun yang dilakukan oleh perbuatan hati.[1]
Buya HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar menuliskan bahwa yang dimaksud perbuatan jahat ialah segala macam maksiat, pelanggaran, dan kedurhakaan, baik merugikan sesama manusia maupun merugikan diri sendiri, apatah lagi merugikan hubungan Allah. [2]
[1] Fakhruddin Ar-Razi (w. 606 H), Mafatih Al-Ghaib, (Beirut, Daru Ihya’ At-Turats Al-Arabi, Cet. 3, 1420 H), jilid 5 hal. 186
[2] HAMKA, Tafsir Al-Azhar, (Jakarta, Gema Insani, Cet. 5, 1441 H - 2020 M), jilid 1 hal. 308