ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh walakinna (وَلَٰكِنَّ) adalah bentuk penolakan yang diartikan menjadi : “tetapi”. Maksudnya Allah SWT menyanggah pendapat mereka yang memandang bahwa cukup menghadap ke suatu arah dalam shalat itu sudah dianggap sebagai seluruh kebaikan dalam beragama.
Kalimat al-birru man amana billah (الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ) secara makna kalimat terasa janggal, yaitu “kebaikan itu adalah orang yang beriman kepada Allah”. Seharusnya kebaikan itu sebutan untuk suatu aktifitas, bukan sebutan untuk orang. Oleh karena itu menurut para ulama, ada kata yang ditertutupi (mahdzuf) dengan taqdir sebagai berikut :
ولكنّ البرَّ (برُّ) من آمن بالله
“Namun kebaikan itu adalah (sebagaimana kebaikannya) orang yang beriman kepada Allah”.
Lengkapnya Allah SWT menolak klaim sepihak kaum Yahudi dan Nasrani yang mengira bahwa shalat mereka menghadap ke Barat dan Timur itu sebagai kebaikan yang sudah tuntas. Padahal yang sebenarnya itu adalah kebaikannya versi kaum musimin, yang terdiri dari empat point utama dengan masing-masing rinciannya, yaitu :
[1]. Beriman kepada :
a. Allah (آمَنَ بِاللَّهِ)
b. Hari Akhir (وَالْيَوْمِ الْآخِرِ)
c. Malaikat-malaikat (وَالْمَلَائِكَةِ)
d. Kitab suci (وَالْكِتَابِ)
e. Para nabi (وَالنَّبِيِّينَ)
[2]. Bersedekah harta yang dicintainya (وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ) kepada :
a. Kerabat (ذَوِي الْقُرْبَىٰ)
b. anak yatim (وَالْيَتَامَىٰ)
c. orang miskin (وَالْمَسَاكِينَ)
d. ibnu sabil (وَابْنَ السَّبِيلِ)
e. peminta-minta (وَالسَّائِلِينَ)
f. budak (وَفِي الرِّقَابِ)
[3]. Beribadah :
a. melaksanakan salat (وَأَقَامَ الصَّلَاةَ)
b. menunaikan zakat (وَآتَى الزَّكَاةَ)
[4]. Adab dan Mental Spiritual
a. menepati janji apabila berjanji (وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا)
b. sabar (وَالصَّابِرِينَ)
• dalam kemelaratan (فِي الْبَأْسَاءِ)
• dalam penderitaan (وَالضَّرَّاءِ)
• dalam masa peperangan (وَحِينَ الْبَأْسِ)