ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh adzabun alim (عَذَابٌ أَلِيمٌ) artinya siksa yang pedih, maksudnya siksa di neraka itu dirasakan pedih secara fisik dan merupakan siksaan yang nyata. Siksaan di neraka itu banyak ragamnya, namun yang paling utama adalah dibakar dengan api. Bahkan neraka itu sendiri dinamakan dengan an-nar (النار) yang juga berarti api.
Bila api membakar tubuh manusia, otomatis kulitnya hangus atau gosong. Secara logika kulit gosong sudah tidak bisa lagi merasakan sakit. Karena kulit punya indera perasa, tidak tersentuh api sekalipun bisa dirasakan panasnya oleh kulit. Lalu bagaimana orang yang gosong kulitnya bisa merasakan sakit?
Jawabnya bahwa setiap kali kulit manusia gosong hangus terbakar, maka segera Allah SWT buatkan lagi kulit yang baru. Tujuannya semata-mata hanya agar orang itu bisa merasakan sakitnya dibakar api neraka.
كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ
Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. (QS. An-Nisa : 56)