ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh kutiba alaikum (كُتِبَ عَلَيْكُمُ) maknanya : telah diwajibkan atas kalian. Sebenarnya makna asli adalah (كَتَبَ - يَكْتُبُ) menulis, namun maknanya berubah menjadi telah ditetapkan atau bisa juga menjadi telah diwajibkan. Di dalam ayat lain ada disebutkan bahwa shalat itu adalah kewajiban yang telah ditetapkan.
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. An-Nisa : 103)
Di dalam Al-Quran ada empat perintah yang menggunakan kata kutiba yaitu : [1] qishash, [2] berwasiyat menjelang kematian, [3] puasa Ramadhan, dan [4] berperang.
كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِنْ تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ
Diwajibkan kepadamu, apabila seseorang di antara kamu didatangi (tanda-tanda) maut sedang dia meninggalkan kebaikan (harta yang banyak), berwasiat (QS. Al-Baqarah : 180)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa (QS. Al-Baqarah : 183)
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. (QS. Al-Baqarah : 216)