ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Ada dua periode terkait bulan Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Quran. Dua-duanya memang terkait dengan bulan Ramadhan.
1. Periode Pertama
Periode pertama adalah turunnya Al-Quran secara sekaligus dari sisi Allah atau dari Lauhil Mahfuzh ke langit dunia. Kejadiannya di bulan Ramadhan, tepatnya pada lailatul qadar, sebagaimana disebutkan oleh Asy-Sya’bi yang dikutip oleh Al-Imam Al-Qurthubi dalam tafsir Al-Jami’ li Ahkamil Quran.[1]
Turunnya Al-Quran fase pertama ini terjadi di bulan Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran sendiri.
شَهْرُ رَمَضَانَ الذي أُنْزِلَ فِيهِ القرآن
“Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalamnya Al-Quran…” (QS. Al-Baqarah : 185)
Selain itu juga ada ayat lain :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran pada malam Qadar” (QS. Al-Qadar : 1)
Ayat ini memang tidak menyebutkan bulan Ramadhan. Tetapi siapa pun tahu bahwa lailatul-qadar itu adanya di dalam bulan Ramadhan.
2. Periode Kedua
Periode kedua adalah turunnya lima ayat pertama yaitu surat Al-‘Alaq 1-5 di malam tanggal 17 Ramadhan, ketika Nabi Muhammad SAW berusia 40 tahun. Kejadiannya di dalam Gua Hiro di puncak Jabal Nur, beberapa kilometer dari pusat kota Mekkah. Sisanya tentu tidak turun di hanya di bulan Ramadhan, tetapi turun setiap saat di bulan mana saja sepanjang durasi 23 tahun.
Lafazh unzila (أُنْزِلَ) artinya diturunkan, namun makna yang terkandung di dalamnya adalah turun dalam arti seluruhnya secara sekaligus. Maka ayat ini sedang bicara tentang lailatul qadar yang kejadiannya memang di bulan Ramadhan, namun waktunya bukan di masa kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Sedangkan ungkapan untuk turunnya Al-Quran yang sedikit demi sedikit menggunakan (نّزَّلَ - يُنَزِّلُ). Inilah sebutan untuk turunnya Al-Quran yang sedikit demi sedikit di era kenabian Muhammad SAW.
Para ulama mengatakan bahwa Al-Quran menggunakan ungkapan yang berbeda antara turun pada periode pertama yang turunnya sekaligus dengan periode kedua yang turunnya.
[1] Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkamil Quran jilid 13 hal. 180