ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Ar-Rabi’ dan Ibnu Zaid mengatakan bahwa ayat ke-190 ini merupakan ayat yang pertama kali turun terkait perintah untuk berperang. Hal itu bisa diketahui dari masih dibatasinya perang hanya melawan mereka yang memerangi saja, sedangkan yang tidak memerangi tentu tidak boleh diperangi.
Namun Ibnu Abbas, Mujahid, Adh-Dhahhak dan Qatadah mengatakan bahwa ayat yang turun pertama kali terkait masalah perang adalah ayat yang lain, yaitu :
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (QS. Al-Hajj : 39)