ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh wa qina (وَقِنَا) maknanya : “dan jagalah kami”. Penggalan akhir ayat ini menyebut tentang dijaganya dari adzab neraka. Barangkali muncul pertanyaan, bukankah sudah berdoa agar mendapatkan kebaikan di akhirat, lalu kenapa masih juga meminta agar dijaga dari api neraka?
Jawabannya bahwa orang yang mendapatkan hasanah di akhirat itu memang dijamin masuk surga. Namun demikian, sekedar dijamin masuk surga itu bukan hal yang terlalu khusus. Toh semua muslim yang matinya dalam keadaan memeluk Islam, dijamin oleh Nabi SAW pada akhirnya akan masuk surga juga. Nabi SAW bersabda :
يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ ثُمَّ يَقُولُ اللهُ تَعَالَى أَخْرِجُوا مِنَ النَّارِ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ إِيمَانٍ فَيُخْرَجُونَ مِنْهَا قَدِ اسْوَدُّوا فَيُلْقَوْنَ فِي نَهَرِ الْحَيَا أَوِ الْحَيَاة
Penghuni surga akan masuk surga dan penghuni neraka akan masuk neraka, kemudian Allah ta’ala memerintahkan: Keluarkan dari neraka orang-orang yang dalam hatinya ada iman seberat biji sawi. Maka dikeluarkanlah mereka dari neraka yang warna (badannya) benar-benar hitam, lalu dimasukkan kedalam sungai hidup atau sungai kehidupan. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Yang dijamin itu masuk surganya, sedangkan apakah sebelumnya akan masuk neraka terlebih dahulu, tentu tidak ada jaminan. Oleh karena itulah ketika penutup akhir doa diselipkan sebuah permintaan agar dijaga dari api neraka, boleh jadi maksudnya agar jangan sampai masuk neraka dulu baru terakhit masuk surga.
Maka selain meminta hasanah di akhirat, secara khusus meminta yang agar jangan sampai harus mencicipi neraka, meskipun hanya sebentar saja. Kalau pun masuk surganya harus sedikit tertunda, mungkin karena masih ada banyak urusan yang belum diselesaikan, namun dimintakan dengan sangat untuk tidak perlu masuk neraka, meskipun hanya sebentaran saja.
Maka lafazh doa ini banyak yang menjulukinya sebagai ‘doa sapu jagat’, karena sudah mencakup semua kepentingan dunia dan akhirat.