ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh sarii’ (سَرِيعُ) artinya sangat cepat, sedangkan lafazh al-hisab (الْحِسَابِ) artinya adalah perhitungan. Maksudnya bahwa Allah SWT itu akan menghisab seluruh amal manusia, setidaknya sejak terhitung masuk usia baligh hingga detik-detik akhir dari kehidupannya di dunia ini. Dan untuk itu, hisab Allah SWT sangat cepat.
Lalu timbul sebuah pertanyaan yang sedikit menggelitik : apakah yang dimaksud dengan Allah SWT itu amat cepat hisabnya? Apakah berarti Allah SWT terburu-buru dalam perhitungannya?
Ada beberapa penafsiran para ulama yang berbeda-beda. Sebagian mengatakan yang dimaksud sangat cepat hisabnya adalah Allah SWT tidak butuh waktu untuk menerima amalan hamba-Nya. Segala amal baik yang dilakukan hamba itu tidak akan disia-siakan barang sedetik pun. Segera saja apa yang dimintakan itu dikabulkan oleh Allah SWT.
Penafsiran semacam ini tentu menimbulkan tanda tanya, bukankah banyak permintaan hamba yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT? Bahkan banyak doa para nabi utusan Allah yang lama sekali tidak dikabulkan.
Jawabannya sederhana saja, bahwa yang cepat itu bukan dikabulkannya, melainkan hisabnya. Dan hisab itu bukan pengabulan doa melainkan proses diterimanya amalan-amalan hamba yang banyak dan bervariasi antara yang besar dan yang kecil.
Fakhruddin Ar-Razi menjelaskan bahwa kecepatan dalam perhitungan hisab hamba-Nya itu menunjukkan bahwa kemampuan yang luar biasa dalam menghitung amalan hamba-hamba Allah SWT namun juga perhitungannya sangat akurat.
Apa yang dijelaskan oleh penyusun kitab tafsir Mafatih Al-Ghaib ini barangkali bisa kita jelaskan dengan perumpamaan di zaman modern, yaitu cara bekerjanya mega komputer yang mampu melakukan kalkulasi dengan cepat dan singkat atas sekian juta yang berserakan dan tidak pernah berhenti mendapatkan suplai data terbaru.
Pastinya super komputer dengan kapasitas yang amat besar dan biasanya dikategorikan sebagai komputer super cepat dalam melakukan processing atau pengolahan dana. Komputer seperti itu dijuluki komputer super cepat. Sangat tepat dalam menggambarkan bahwa Allah SWT menghitung dengan sangat cepat, ibarat komputer super cepat.