ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh adzaa (أَذًى) oleh Kementerian Agama RI diterjemahkan menjadi kotoran, namun Buya HAMKA dan Quraish Shihab menerjemahkannya menjadi : gangguan. Terjemahan Kemenag itu sejalan dengan tafsiran dari Atha’, Qatadah dan As-Suddi yang juga mengatakan bahwa adzaa itu adalah kotoran. Mereka mengatakan bahwa adzaa itu adalah benda apapun yang tidak disukai (ما يُكْرَهُ مِن كُلِّ شَيْءٍ).
Secara ilmu kesehatan modern, para ahli memang juga tidak menyarankan persetubuhan dilakukan ketika wanita sedang dalam keadaan haidh. Persetubuhan selama menstruasi atau keadaan haidh dapat memiliki beberapa risiko kesehatan. Diantaranya :
§ Infeksi: Selama menstruasi, rahim terbuka dan leher rahim melebar sedikit untuk memungkinkan darah menstruasi mengalir keluar. Ini dapat membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi, seperti infeksi saluran reproduksi atau infeksi saluran kemih.
§ Rasa Sakit: Wanita mungkin mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan selama persetubuhan saat menstruasi karena kontraksi rahim yang terjadi selama menstruasi. Sensasi ini dapat membuat pengalaman seksual menjadi tidak nyaman.
§ Potensi Penyakit Menular Seksual (PMS): Meskipun risikonya lebih rendah dibandingkan dengan hubungan seksual tanpa perlindungan, tetapi risiko penularan penyakit menular seksual (PMS) masih ada selama menstruasi jika salah satu pasangan memiliki PMS. Penggunaan kondom atau penghalang lainnya dapat membantu mengurangi risiko ini