ini_set('display_errors', 1); session_start(); if ($_SESSION['is_logged'] != 1) { header('Location: index.php'); exit(); } ?>
Lafazh wa-ma unzila ‘alaikum (وَمَا أَنْزَلَ عَلَيْكُمْ) maknanya adalah : “apa yang diturunkan kepada kamu”.
Inilah identitas yang paling utama bagi agama samawi, yaitu agama ini dengan segala aturannya memang turun dari langit, bukan hasil pikiran para cerdik cendekia, bukan hasil renungan para filosuf, bukan hasil penelitian para peneliti dan juga bukan adat nenek moyang dan para tetua.
Lafazh minal kitab (مِنَ الْكِتَابِ) artinya adalah kitab suci samawi, namun dalam hal ini maksudnya adalah Al-Quran sebagai kitab suci terakhir, terlengkap, terbesar dan terabadi yang pernah ada dalam sejarah. Sebelumnya Allah SWT sudah banyak menurunkan kitab suci dan ayat-ayat dari langit. Namun yang diturunkan kepada Nabi SAW adalah Al-Quran yang unik dan spesifik.
Lafazh al-hikmah (الْحِكْمَةِ) dalam ayat ini disepakati para ulama maksudnya tidak lain adalah sunnah nabawiyah atau hadits nabi.
Lafazh ya’izhukum bihi (يَعِظُكُمْ بِهِ) maknanya memberi pengajaran kepada kamu dengannya, yaitu dengan dengan Al-Quran dan Hadits.