Kemenag RI 2019:Milik-Nyalah apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya, dan apa yang ada di bawah tanah.
(
QS. Thaha : 6)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Jika engkau mengeraskan ucapanmu, sesungguhnya Dia mengetahui (ucapan yang) rahasia dan yang lebih tersembunyi (darinya).
(
QS. Thaha : 7)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Ingatlah) ketika dia (Musa) melihat api, lalu berkata kepada keluarganya, “Tinggallah (di sini)! Sesungguhnya aku melihat api. Mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau mendapat petunjuk di tempat api itu.”
(
QS. Thaha : 10)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ يَا مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:Ketika mendatanginya (tempat api), dia (Musa) dipanggil, “Wahai Musa.
(
QS. Thaha : 11)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya Aku adalah Tuhanmu. Lepaskanlah kedua terompahmu karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, yaitu Tuwa.
(
QS. Thaha : 12)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَأَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَىٰ
Kemenag RI 2019:Aku telah memilihmu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).
(
QS. Thaha : 13)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya Aku adalah Allah, tidak ada tuhan selain Aku. Maka, sembahlah Aku dan tegakkanlah salat untuk mengingat-Ku.
(
QS. Thaha : 14)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya hari Kiamat itu (pasti) akan datang. Aku hampir (benar-benar) menyembunyikannya. (Kedatangannya itu dimaksudkan) agar setiap jiwa dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.
(
QS. Thaha : 15)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Janganlah engkau dipalingkan darinya (iman pada hari Kiamat) oleh orang yang tidak beriman padanya dan mengikuti hawa nafsunya sehingga engkau binasa.
(
QS. Thaha : 16)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَا مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:Apa yang ada di tangan kananmu itu, wahai Musa?”
(
QS. Thaha : 17)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Musa) berkata, “Ia adalah tongkatku. Aku (dapat) bersandar padanya, merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan memiliki keperluan lain padanya.”
(
QS. Thaha : 18)
Quraish Shihab: HAMKA:
قَالَ أَلْقِهَا يَا مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:(Allah) berfirman, “Lemparkanlah (tongkat) itu, wahai Musa!”
(
QS. Thaha : 19)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَأَلْقَاهَا فَإِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعَىٰ
Kemenag RI 2019:Maka, dia (Musa) melemparkannya. Tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.
(
QS. Thaha : 20)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) berfirman, “Ambillah dan jangan takut! Kami akan mengembalikannya pada keadaannya semula.
(
QS. Thaha : 21)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Kepitlah (telapak) tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia akan keluar dalam keadaan putih (bercahaya) tanpa cacat sebagai mukjizat yang lain.
(
QS. Thaha : 22)
Quraish Shihab: HAMKA:
لِنُرِيَكَ مِنْ آيَاتِنَا الْكُبْرَى
Kemenag RI 2019:(Kami perintahkan itu) untuk memperlihatkan kepadamu sebagian tanda-tanda kebesaran Kami yang terbesar.
(
QS. Thaha : 23)
Quraish Shihab: HAMKA:
اذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
Kemenag RI 2019:Pergilah kepada Fir‘aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas.”
(
QS. Thaha : 24)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:dan sertakan dia dalam urusanku (kenabian)
(
QS. Thaha : 32)
Quraish Shihab: HAMKA:
كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًا
Kemenag RI 2019:agar kami banyak bertasbih kepada-Mu,
(
QS. Thaha : 33)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا
Kemenag RI 2019:dan banyak berzikir kepada-Mu.
(
QS. Thaha : 34)
Quraish Shihab: HAMKA:
إِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيرًا
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami.”
(
QS. Thaha : 35)
Quraish Shihab: HAMKA:
قَالَ قَدْ أُوتِيتَ سُؤْلَكَ يَا مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:(Allah) berfirman, “Sungguh, telah diperkenankan permintaanmu, wahai Musa.
(
QS. Thaha : 36)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰ
Kemenag RI 2019:Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain (sebelum ini),
(
QS. Thaha : 37)
Quraish Shihab: HAMKA:
إِذْ أَوْحَيْنَا إِلَىٰ أُمِّكَ مَا يُوحَىٰ
Kemenag RI 2019:(yaitu) ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesuatu yang diilhamkan.
(
QS. Thaha : 38)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Ilham itu adalah perintah Kami kepada ibumu,) ‘Letakkanlah dia (Musa) di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Maka, biarlah (arus) sungai itu membawanya ke tepi. Dia akan diambil oleh (Fir‘aun) musuh-Ku dan musuhnya.’ Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang dari-Ku[467]) dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.
(
QS. Thaha : 39)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Ketika saudara perempuanmu berjalan (untuk mengawasi dan mengetahui berita), dia berkata (kepada keluarga Fir‘aun), ‘Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?’ Maka, Kami mengembalikanmu kepada ibumu agar senang hatinya dan tidak bersedih. Engkau pernah membunuh seseorang (tanpa sengaja)[468]) lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan (yang besar) dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan (yang berat). Lalu, engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan,[469]) kemudian engkau, wahai Musa, datang menurut waktu yang ditetapkan.
(
QS. Thaha : 40)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَاصْطَنَعْتُكَ لِنَفْسِي
Kemenag RI 2019:Aku telah memilihmu (menjadi rasul) untuk-Ku.
(
QS. Thaha : 41)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Pergilah engkau beserta saudaramu dengan (membawa) tanda-tanda (kekuasaan)-Ku dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku.
(
QS. Thaha : 42)
Quraish Shihab: HAMKA:
اذْهَبَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
Kemenag RI 2019:Pergilah kamu berdua kepada Fir‘aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas.
(
QS. Thaha : 43)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut.”
(
QS. Thaha : 44)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Keduanya berkata, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir dia akan segera menyiksa kami atau akan makin melampaui batas.”
(
QS. Thaha : 45)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) berfirman, “Janganlah kamu berdua khawatir! Sesungguhnya Aku bersama kamu berdua. Aku mendengar dan melihat.
(
QS. Thaha : 46)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, datanglah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dan katakanlah, ‘Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu. Lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau menyiksa mereka.[470]) Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk.
(
QS. Thaha : 47)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) kepada siapa pun yang mendustakan (para rasul) dan berpaling (dari tuntunannya).’”
(
QS. Thaha : 48)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Musa) menjawab, “Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah menganugerahkan kepada segala sesuatu bentuk penciptaannya (yang layak), kemudian memberinya petunjuk.”[471])
(
QS. Thaha : 50)
Quraish Shihab: HAMKA:
قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُونِ الْأُولَىٰ
Kemenag RI 2019:Dia (Fir‘aun) bertanya, “Bagaimana keadaan generasi terdahulu?”
(
QS. Thaha : 51)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Nabi Musa) menjawab, “Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab (Lauhulmahfuz). Tuhanku tidak akan salah ataupun lupa.
(
QS. Thaha : 52)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Dialah Tuhan) yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan meratakan jalan-jalan di atasnya bagimu serta menurunkan air (hujan) dari langit.” Kemudian, Kami menumbuhkan dengannya (air hujan itu) beraneka macam tumbuh-tumbuhan.
(
QS. Thaha : 53)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Makanlah dan gembalakanlah hewan-hewanmu! Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal.
(
QS. Thaha : 54)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Darinya (tanah) itulah Kami menciptakanmu, kepadanyalah Kami akan mengembalikanmu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkanmu pada waktu yang lain.
(
QS. Thaha : 55)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Fir‘aun) berkata, “Apakah engkau datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami dengan sihirmu, wahai Musa?
(
QS. Thaha : 57)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Kami pun pasti akan mendatangkan sihir semacam itu kepadamu. Buatlah suatu perjanjian antara kami dan engkau untuk (mengadakan) pertemuan yang tidak akan kami dan engkau langgar di suatu tempat pertengahan (antara kedua pihak).”
(
QS. Thaha : 58)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Musa) berkata, “Waktumu (untuk bertemu dengan kami) ialah hari raya dan hendaklah orang-orang dikumpulkan pada waktu duha.”
(
QS. Thaha : 59)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, Fir‘aun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya. Kemudian, dia datang kembali (pada waktu dan tempat yang disepakati).
(
QS. Thaha : 60)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Musa berkata kepada mereka (para penyihir), “Celakalah kamu! Janganlah kamu mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, nanti Dia membinasakan kamu dengan azab. Sungguh rugi orang yang mengada-adakan kedustaan.”
(
QS. Thaha : 61)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka (para penyihir) berkata, “Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar penyihir yang hendak mengusirmu dari negerimu dengan sihir mereka berdua dan hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama.
(
QS. Thaha : 63)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Kumpulkanlah segala tipu daya (sihir)-mu, kemudian datanglah dalam satu barisan! Sungguh, beruntung orang yang menang pada hari ini.”
(
QS. Thaha : 64)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Musa) berkata, “Silakan kamu melemparkan!” Tiba-tiba tali-temali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia (ular-ular itu) merayap cepat karena sihir mereka.
(
QS. Thaha : 66)
Quraish Shihab: HAMKA:
فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:Maka, terlintaslah dalam hati Musa (perasaan) takut.
(
QS. Thaha : 67)
Quraish Shihab: HAMKA:
قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعْلَىٰ
Kemenag RI 2019:Kami berfirman, “Jangan takut! Sesungguhnya engkaulah yang paling unggul.
(
QS. Thaha : 68)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Sesungguhnya apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya penyihir (belaka). Tidak akan menang penyihir itu, dari mana pun ia datang.”
(
QS. Thaha : 69)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Lalu, para penyihir itu merunduk sujud seraya berkata, “Kami telah percaya kepada Tuhannya Harun dan Musa.”
(
QS. Thaha : 70)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Fir‘aun) berkata, “Apakah kamu beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia itu pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Sungguh, akan kupotong tangan-tangan dan kaki-kakimu secara bersilang dan sungguh, akan aku salib kamu pada pangkal pohon kurma. Sungguh, kamu pasti akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih keras dan lebih kekal siksaannya.”
(
QS. Thaha : 71)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka (para penyihir) berkata, “Kami tidak akan mengutamakanmu daripada bukti-bukti nyata (mukjizat) yang telah datang kepada kami (melalui Musa) dan daripada (Allah) yang telah menciptakan kami. Putuskanlah apa yang hendak engkau putuskan! Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan (perkara) dalam kehidupan dunia ini.
(
QS. Thaha : 72)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami agar Dia mengampuni semua kesalahan kami dan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami. Allah lebih baik dan lebih kekal.”
(
QS. Thaha : 73)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya siapa yang datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, (disediakan) baginya (neraka) Jahanam. Dia tidak mati (sehingga terhindar dari azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (dengan layak dan nyaman).
(
QS. Thaha : 74)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Siapa yang datang kepada-Nya dalam keadaan beriman dan telah beramal saleh, mereka itulah orang-orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia),
(
QS. Thaha : 75)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(yaitu) surga-surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.
(
QS. Thaha : 76)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sungguh, telah Kami wahyukan kepada Musa, “Pergilah bersama hamba-hamba-Ku (Bani Israil) pada malam hari dan pukullah laut itu untuk menjadi jalan yang kering bagi mereka[473]) tanpa rasa takut akan tersusul dan tanpa rasa khawatir (akan tenggelam).”
(
QS. Thaha : 77)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Fir‘aun dengan bala tentaranya lalu mengejar mereka (Musa dan pengikutnya), tetapi mereka (Fir‘aun dengan bala tentaranya) digulung ombak laut (yang dahsyat) sehingga menenggelamkan mereka.
(
QS. Thaha : 78)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَأَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهُ وَمَا هَدَىٰ
Kemenag RI 2019:Fir‘aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi (mereka) petunjuk.
(
QS. Thaha : 79)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Wahai Bani Israil, sungguh Kami telah menyelamatkanmu dari musuhmu, mengadakan perjanjian denganmu (untuk bermunajat) di sebelah kanan gunung itu (gunung Sinai), dan menurunkan kepadamu[474]) manna dan salwa.[475])
(
QS. Thaha : 80)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Makanlah sebagian yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu. Janganlah melampaui batas yang menyebabkan kemurkaan-Ku akan menimpamu. Siapa yang ditimpa kemurkaan-Ku, maka sungguh binasalah dia.
(
QS. Thaha : 81)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman, dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk.
(
QS. Thaha : 82)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَمَا أَعْجَلَكَ عَنْ قَوْمِكَ يَا مُوسَىٰ
Kemenag RI 2019:(Allah berfirman,) “Apa yang membuat engkau datang (ke gunung Sinai) lebih cepat sehingga meninggalkan kaummu, wahai Musa?”
(
QS. Thaha : 83)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Musa) berkata, “Itu mereka sedang menyusulku dan aku bersegera kepada-Mu, ya Tuhanku, agar Engkau rida.”
(
QS. Thaha : 84)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) berfirman, “Sesungguhnya Kami benar-benar telah menguji kaummu setelah engkau tinggalkan dan Samiri telah menyesatkan mereka.”
(
QS. Thaha : 85)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Lalu, Musa kembali kepada kaumnya dalam keadaan marah lagi sedih. Dia berkata, “Wahai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Apakah masa perjanjian itu terlalu lama bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan Tuhan menimpamu sehingga kamu melanggar perjanjianmu denganku?”
(
QS. Thaha : 86)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka berkata, “Kami tidak melanggar perjanjian (dengan)-mu atas kemauan kami sendiri. Akan tetapi, kami harus membawa beban berat[476]) berupa perhiasan kaum (Fir‘aun) itu. Kami kemudian melemparkannya (ke dalam perapian) dan demikian pula Samiri melemparkannya.[477])
(
QS. Thaha : 87)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Dari perapian itu) kemudian dia (Samiri) mengeluarkan untuk mereka patung berwujud anak sapi yang bersuara.[478]) Mereka lalu berkata, “Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi dia (Musa) telah lupa (bahwa Tuhannya di sini).”
(
QS. Thaha : 88)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, tidakkah mereka memperhatikan bahwa (patung anak sapi itu) tidak dapat memberi jawaban kepada mereka dan tidak kuasa menolak mudarat maupun mendatangkan manfaat kepada mereka?
(
QS. Thaha : 89)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sungguh, sebelumnya Harun telah berkata kepada mereka, “Wahai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengannya (patung anak sapi) dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Allah) Yang Maha Pengasih. Maka, ikutilah aku dan taatilah perintahku.”
(
QS. Thaha : 90)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka menjawab, “Kami tidak akan meninggalkannya (patung anak sapi) (dan) tetap akan menyembahnya sampai Musa kembali kepada kami.”
(
QS. Thaha : 91)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Musa) berkata, “Wahai Harun, apa yang menghalangimu, ketika engkau melihat mereka telah sesat,
(
QS. Thaha : 92)
Quraish Shihab: HAMKA:
أَلَّا تَتَّبِعَنِ ۖ أَفَعَصَيْتَ أَمْرِي
Kemenag RI 2019:dari mengikuti (dan menyusul)-ku? Apakah engkau (sengaja) melanggar perintahku?”
(
QS. Thaha : 93)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Samiri) menjawab, “Aku melihat sesuatu yang tidak mereka lihat. Kemudian, aku ambil segenggam (tanah) bekas jejak rasul (Jibril) lalu aku lemparkan (ke dalam mulut patung anak sapi).[479]) Demikianlah nafsuku membujukku.”
(
QS. Thaha : 96)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Musa) berkata (kepada Samiri), “Pergilah kau! Sesungguhnya di dalam kehidupan (dunia) engkau (hanya dapat) mengatakan, ‘Jangan sentuh (aku).’[480]) Engkau pasti mendapat (hukuman) yang telah dijanjikan (di akhirat) yang tidak akan dapat engkau hindari. Lihatlah tuhanmu itu yang tetap engkau sembah. Kami pasti akan membakarnya, kemudian sungguh kami akan menghamburkan (abu)-nya ke laut.”
(
QS. Thaha : 97)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah yang tidak ada tuhan selain Dia. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu.
(
QS. Thaha : 98)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Demikianlah Kami kisahkan kepadamu (Nabi Muhammad) sebagian kisah umat yang terdahulu dan sungguh, telah Kami anugerahkan kepadamu suatu peringatan (Al-Qur’an) dari sisi Kami.
(
QS. Thaha : 99)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Siapa yang berpaling darinya (Al-Qur’an), sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari Kiamat.
(
QS. Thaha : 100)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(yaitu) pada hari ketika sangkakala ditiup.[481]) Pada hari itu Kami kumpulkan para pendurhaka dengan (wajah) pucat (penuh ketakutan).
(
QS. Thaha : 102)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Kami lebih mengetahui apa yang akan mereka katakan, ketika orang yang paling lurus jalannya[482]) mengatakan, “Kamu tinggal (di dunia) tidak lebih dari sehari saja.”
(
QS. Thaha : 104)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Pada hari itu mereka mengikuti (panggilan) penyeru (Israfil) tanpa berbelok-belok. Semua suara tunduk merendah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga yang kamu dengar hanyalah bisik-bisik.
(
QS. Thaha : 108)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali dari orang yang telah diberi izin oleh Yang Maha Pengasih dan yang diridai perkataannya.
(
QS. Thaha : 109)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) mengetahui apa yang di hadapan mereka (yang akan terjadi) dan apa yang di belakang mereka (yang telah terjadi), sedangkan ilmu mereka tidak dapat meliputi-Nya.
(
QS. Thaha : 110)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus. Sungguh rugi orang yang membawa kezaliman.
(
QS. Thaha : 111)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Siapa yang mengerjakan kebajikan dan dia (dalam keadaan) beriman, maka dia tidak khawatir akan perlakuan zalim (terhadapnya) dan tidak (pula khawatir) akan pengurangan haknya.
(
QS. Thaha : 112)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Demikianlah, Kami menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan Kami telah menjelaskan berulang-ulang di dalamnya sebagian dari ancaman agar mereka bertakwa atau agar (Al-Qur’an) itu memberi pengajaran bagi mereka.
(
QS. Thaha : 113)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Janganlah engkau (Nabi Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai pewahyuannya kepadamu[483]) dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”
(
QS. Thaha : 114)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Sungguh telah Kami perintahkan[484]) Adam dahulu (agar tidak mendekati pohon keabadian), tetapi dia lupa dan Kami tidak mendapati padanya tekad yang kuat (untuk menjauhi larangan).
(
QS. Thaha : 115)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia menolak.
(
QS. Thaha : 116)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Kemudian Kami berfirman, “Wahai Adam, sesungguhnya (Iblis) inilah musuh bagimu dan bagi istrimu. Maka, sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga. Kelak kamu akan menderita.
(
QS. Thaha : 117)
Quraish Shihab: HAMKA:
إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَىٰ
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya (ada jaminan) untukmu bahwa di sana engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang.
(
QS. Thaha : 118)
Quraish Shihab: HAMKA:
وَأَنَّكَ لَا تَظْمَأُ فِيهَا وَلَا تَضْحَىٰ
Kemenag RI 2019:Sesungguhnya di sana pun engkau tidak akan merasa dahaga dan tidak akan ditimpa terik matahari.”
(
QS. Thaha : 119)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya. Ia berkata, “Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon khuldi (keabadian) dan kerajaan yang tidak akan binasa?”
(
QS. Thaha : 120)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Lalu, mereka berdua memakannya sehingga tampaklah oleh keduanya aurat mereka dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga. Adam telah melanggar (perintah) Tuhannya dan khilaflah dia.[485])
(
QS. Thaha : 121)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Tuhannya kemudian memilihnya (menjadi rasul). Maka, Dia menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.
(
QS. Thaha : 122)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) berfirman, “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama. Sebagian kamu (Adam dan keturunannya) menjadi musuh bagi yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, (ketahuilah bahwa) siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
(
QS. Thaha : 123)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit. Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”
(
QS. Thaha : 124)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia berkata, “Ya Tuhanku, mengapa Engkau mengumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal sungguh dahulu aku dapat melihat?”
(
QS. Thaha : 125)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Dia (Allah) berfirman, “Memang seperti itulah (balasanmu). (Dahulu) telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, lalu engkau mengabaikannya. Begitu (pula) pada hari ini engkau diabaikan.”
(
QS. Thaha : 126)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya pada ayat-ayat Tuhannya. Sungguh, azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.
(
QS. Thaha : 127)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (orang-orang musyrik) tentang berapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, (padahal) mereka melewati (bekas-bekas) tempat tinggal mereka (generasi itu)? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berakal.
(
QS. Thaha : 128)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Seandainya tidak ada suatu ketetapan yang terdahulu dari Tuhanmu serta tidak ada ajal yang telah ditentukan (bagi mereka),[486]) pastilah (siksaan itu langsung menimpa mereka).
(
QS. Thaha : 129)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari agar engkau merasa tenang.
(
QS. Thaha : 130)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Janganlah sekali-kali engkau tujukan pandangan matamu pada kenikmatan yang telah Kami anugerahkan kepada beberapa golongan dari mereka (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.
(
QS. Thaha : 131)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Kesudahan (yang baik di dunia dan akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.
(
QS. Thaha : 132)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Mereka berkata, “Mengapa dia (Nabi Muhammad) tidak membawa tanda (mukjizat) kepada kami dari Tuhannya?”[487]) Bukankah telah datang kepada mereka bukti nyata yang tersebut di dalam kitab-kitab terdahulu?
(
QS. Thaha : 133)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Seandainya Kami binasakan mereka dengan suatu siksaan sebelum (bukti itu datang), tentulah mereka berkata, “Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan rendah?”
(
QS. Thaha : 134)
Quraish Shihab: HAMKA:
Kemenag RI 2019:Katakanlah (Nabi Muhammad), “Setiap (kita) menanti, maka menantilah! Kelak kamu akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”
(
QS. Thaha : 135)
Quraish Shihab: HAMKA: