Rumah Fiqih Indonesia
< 61 | Halaman 62 | 63 >

[3] Ali Imran : 92 (لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya.
Prof. Quraish Shihab : Kamu sekali-kali tidak akan meraih kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian dari apa yang kamu sukai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentang hal itu.
HAMKA : Sekali-kali tidaklah kamu akan mencapai kebaikan, sebelum kamu mendermakan sebagian dari harta yang kamu sayangi. Dan apa jua pun dari sesuatu yang kamu dermakan itu sesungguhnya Allah Mengetahui.
3. Tafsir

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

[3] Ali Imran : 93 (كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Semua makanan halal bagi Bani Israil, kecuali makanan yang diharamkan oleh Israil (Ya‘qub) atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. ) Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bawalah Taurat lalu bacalah, jika kamu orang-orang yang benar.”
Prof. Quraish Shihab : Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan (makanan) yang diharamkan oleh Israil (Nabi Ya‘qub as.) atas dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah ia jika kamu orang-orang yang benar.”
HAMKA : Segala makanan dahulunya adalah halal bagi Bani Israil kecuali yang diharamkan oleh Israil atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah : Kalau begitu bawalah Taurat itu dan bacalah, kalau memang kamu orang-orang yang benar.
3. Tafsir

كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَىٰ نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ ۗ قُلْ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

[3] Ali Imran : 94 (فَمَنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ مِنْ بَعْدِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, siapa yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ) setelah itu, mereka itulah orang-orang zalim.
Prof. Quraish Shihab : Maka, barang siapa mengada-adakan kebohongan besar terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah orang-orang zalim.
HAMKA : Maka barangsiapa yang mengarang-ngarang dusta atas Allah sesudah demikian itu, maka mereka itulah orang-orang zalim.
3. Tafsir

فَمَنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

[3] Ali Imran : 95 (قُلْ صَدَقَ اللَّهُ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Maha Benar Allah (dalam firman-Nya).” Maka, ikutilah agama Ibrahim yang hanif dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik.
Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Mahabenar Allah.” Maka, ikutilah agama Ibrahim yang (lurus, tidak cenderung kepada kebatilan dan jauh dari kepercayaan sesat), dan bukan-lah dia (Nabi Ibrahim as.) termasuk (golongan) orang-orang musyrik.
HAMKA : Katakanlah: Benarlah Allah! Lantaran itu turutlah agama Ibrahim, yang lurus; dan bukanlah dia dari orang-orang yang musyrikin.
3. Tafsir

قُلْ صَدَقَ اللَّهُ ۗ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

[3] Ali Imran : 96 (إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) ) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah bagi) manusia, ialah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.
HAMKA : Sesungguhnya rumah yang pertama sekali didirikan untuk manusia ialah yang di Bakkah itu, sebagai (rumah) yang diberi berkat dan petunjuk bagi isi alam.
3. Tafsir

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ

[3] Ali Imran : 97 (فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. ) Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu ) mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam.
Prof. Quraish Shihab :

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) Maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah), menjadi amanlah dia; mengerjakan haji menuju Baitullah adalah kewajiban manusia terhadap Allah, (yaitu bagi) yang mampu mengadakan perjalanan ke sana; barang siapa kafir, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (dan tidak butuh) pada seluruh alam.

HAMKA :

Disana ada tanda-tanda yang nyata, tempat berdiri Ibrahim; dan barang siapa yang masuk ke nya, amanlah dia. Dan karena Allah wajib atas manusia pergi haji ke rumah itu, yaitu siapa yang sanggup menuju ke sana. Dan barang siapa yang kugur, maka sesungguhnya Allah adalah Mahakaya dari sekalian makhluk.

3. Tafsir

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

[3] Ali Imran : 98 (قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu terus-menerus mengingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan apa yang kamu kerjakan?”
Prof. Quraish Shihab :

Katakanlah: "Wahai Ahlal-Kitab, mengapa kamu terus-menerus mengingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan?"

HAMKA :

Katakanlah: Wahai Ahlul Kitab! Mengapa kamu tidak peraya kepada ayat-ayat Allah itu, padahal Allah menyaksikan apa-apa yang kamu kerjakan?

3. Tafsir

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ شَهِيدٌ عَلَىٰ مَا تَعْمَلُونَ

[3] Ali Imran : 99 (قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَنْ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu terus-menerus menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah? Kamu (memang) menghendakinya (jalan Allah itu) menjadi bengkok, sedangkan kamu menyaksikan. ) Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Prof. Quraish Shihab :

Katakanlah: Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu terus-menerus menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan?" Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.

HAMKA :

Katakanlah: Wahai Ahlul Kitab! Mengapa kamu palingkan orang-orang yang telah beriman dari jalan Allah, karena keinginan kamu agar dia bengkok? Padahal kamu menyaksikan? Dan tidaklah Allah lengah dari yang kamu kerjakan.

3. Tafsir

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ آمَنَ تَبْغُونَهَا عِوَجًا وَأَنْتُمْ شُهَدَاءُ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

[3] Ali Imran : 100 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti segolongan dari orang yang diberi Alkitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang-orang kafir setelah beriman.
Prof. Quraish Shihab :

"Wahai orang-orang yang beriman, seanda,inya kamu mengi,kuti sebagian dari orang-orang yang diberi al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.

HAMKA :

Wahai orang-orang yang beriman! Jikalau kamu ikuti (kehendak) segolongan dari orang-orang yang keturunan kitab itu, niscsya akan mereka kembalikan kamu menjadi kafir, sesudah kamu beriman.

3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

< 61 | 62 | 63 >