< 87 | Halaman 88 | 89 >

[4] An-Nisa : 60 (أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman pada apa yang diturunkan kepadamu (Al-Qur’an) dan pada apa yang diturunkan sebelummu? Mereka hendak bertahkim kepada tagut, padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkarinya. Setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sangat jauh.
Prof. Quraish Shihab : Tidakkah engkau (Nabi Muhammad SAW) memperhatikan orang-orang yang mengaku telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu (al-Qur'an) dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah untuk mengingkarinya. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka dengan penyesatan yang jauh.
HAMKA : Tidakkah engkau lihat kepada orang-orang yang berkata bahwa mereka telah beriman dengan apa yang telah diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelum engkau, padahal mereka meminta hukum kepada thagut sedang mereka sudah diperintah supaya jangan percaya kepadanya? Dan setan ingin menyesatkan mereka, sesat yang sejauh-jauhnya.
3. Tafsir

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا

[4] An-Nisa : 61 (وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَىٰ مَا أَنْزَلَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah (patuh) pada apa yang telah diturunkan Allah dan (patuh) kepada Rasul,” engkau (Nabi Muhammad) melihat orang-orang munafik benar-benar berpaling darimu.
Prof. Quraish Shihab : Apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah menuju kepada apa (petunjuk dan hukum) yang telah Allah turunkan dan kepada Rasul (Nabi Muhammad SAW),” tentu engkau lihat orang-orang munafik berpaling darimu dengan sekuat-kuatnya.
HAMKA : Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Kemarilah kepada apa yang diturunkan Allah dan kepada Rasul,” engkau lihatlah orang-orang yang munafik itu berpaling darimu dengan sekuat-kuatnya.
3. Tafsir

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَىٰ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ رَأَيْتَ الْمُنَافِقِينَ يَصُدُّونَ عَنْكَ صُدُودًا

[4] An-Nisa : 62 (فَكَيْفَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Bagaimana halnya apabila (kelak) musibah menimpa mereka (orang munafik) karena perbuatannya sendiri. Kemudian, mereka datang kepadamu (Nabi Muhammad) sambil bersumpah, “Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain kebaikan dan perdamaian.”
Prof. Quraish Shihab : Maka, bagaimana halnya apabila mereka (orang-orang musyrik) ditimpa musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah, “Demi Allah! Kami sekali-kali tidak menghendaki selain kebaikan (yang menyeluruh terhadap semua pihak) dan penyesuaian (di antara mereka yang berselisih).”
HAMKA : Maka betapalah (halnya) apabila menimpa kepada mereka suatu bahaya, lantaran perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah, “Demi Allah! Maksud kami tidak lain hanyalah kebaikan dan perdamaian.”
3. Tafsir

فَكَيْفَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ثُمَّ جَاءُوكَ يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا إِحْسَانًا وَتَوْفِيقًا

[4] An-Nisa : 63 (أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka itulah orang-orang yang Allah ketahui apa yang ada di dalam hatinya. Oleh karena itu, berpalinglah dari mereka, nasihatilah mereka, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwanya.
Prof. Quraish Shihab : Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang dalam hati mereka. Karena itu, berpalinglah dari mereka, dan berilah mereka pelajaran yang menyentuh hati, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas dalam diri mereka.
HAMKA : Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka. Maka berpalinglah dari mereka dan beri pengajaranlah mereka, dan katakanlah kepada mereka kata-kata yang membekas dalam hati mereka.
3. Tafsir

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُلْ لَهُمْ فِي أَنْفُسِهِمْ قَوْلًا بَلِيغًا

[4] An-Nisa : 64 (وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذْنِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kami tidak mengutus seorang rasul pun, kecuali untuk ditaati dengan izin Allah. Seandainya mereka (orang-orang munafik) setelah menzalimi dirinya datang kepadamu (Nabi Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.
Prof. Quraish Shihab : Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun melainkan untuk ditaati dengan izin Allah. Sesungguhnya, jika seandainya mereka (orang-orang munafik) ketika menganiaya dirinya datang kepadamu (Nabi Muhammad SAW) lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat, lagi Maha Pengasih.
HAMKA : Dan tidaklah Kami mengutus seorang Rasul pun, melainkan supaya ditaati dengan izin Allah. Dan jika mereka itu, sesudah menganiaya diri mereka sendiri, datang kepadamu, lalu mereka memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun (pula) untuk mereka, niscaya mereka akan mendapati Allah adalah Pemberi taubat lagi Penyayang.
3. Tafsir

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّابًا رَحِيمًا

[4] An-Nisa : 65 (فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga bertahkim kepadamu (Nabi Muhammad) dalam perkara yang diperselisihkan di antara mereka. Kemudian, tidak ada keberatan dalam diri mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka terima dengan sepenuhnya.
Prof. Quraish Shihab : Maka, demi Tuhan Pemeliharamu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan engkau (Nabi Muhammad SAW) hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
HAMKA : Maka sungguh tidak, demi Allah, mereka tidaklah beriman, hingga mereka menjadikan engkau sebagai hakim dalam hal-hal yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak mendapati di dalam diri mereka keberatan atas apa yang engkau putuskan, dan mereka pun menyerah dengan penyerahan yang sepenuhnya.
3. Tafsir

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

< 87 | 88 | 89 >