< 89 | Halaman 90 | 91 >

[4] An-Nisa : 75 (وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah dari (kalangan) laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berdoa, “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Makkah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu dan berilah kami penolong dari sisi-Mu.”
Prof. Quraish Shihab : Mengapa kamu tidak mau berjuang di jalan Allah dan membela orang-orang yang lemah, baik laki-laki, wanita, maupun anak-anak yang berdoa: “Tuhan Pemelihara kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekkah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, serta berilah kami penolong dari sisi Engkau.”
HAMKA : Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan membela orang-orang yang tertindas, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak, yang berdoa, “Ya Tuhan kami! Keluarkanlah kami dari negeri ini yang penduduknya zalim, dan jadikanlah bagi kami dari sisi Engkau seorang pembela.”
3. Tafsir

وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا

[4] An-Nisa : 76 (الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah dan orang-orang yang kufur berperang di jalan tagut. Perangilah kawan-kawan setan itu. Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, maka perangilah kawan-kawan dan para pengikut setan, karena sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
HAMKA : Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, sedangkan orang-orang kafir berperang di jalan thagut. Maka perangilah pengikut-pengikut setan itu. Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
3. Tafsir

الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ ۖ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

[4] An-Nisa : 77 (أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, “Tahanlah tanganmu (dari berperang), tegakkanlah salat, dan tunaikanlah zakat!” Ketika mereka diwajibkan berperang, tiba-tiba segolongan mereka (munafik) takut kepada manusia (musuh) seperti ketakutan mereka kepada Allah, bahkan lebih takut daripada itu. Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?” Katakanlah, “Kesenangan di dunia ini hanyalah sedikit, sedangkan akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun.”
Prof. Quraish Shihab : Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: “Tahanlah tangan-tangan kamu (janganlah berperang karena belum tiba saatnya), laksanakanlah shalat dengan sempurna dan tunaikanlah zakat!” Tetapi, setelah diwajibkan kepada mereka perang, tiba-tiba segolongan dari mereka takut kepada manusia seperti ketakutan mereka kepada Allah, bahkan lebih dahsyat takutnya. Mereka berkata: “Tuhan Pemelihara kami, mengapa Engkau wajibkan kepada kami peperangan? Kiranya Engkau tangguhkan ke waktu yang dekat.” Katakanlah: “Kesenangan dunia (hanya) sedikit, dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”
HAMKA : Tidakkah engkau lihat orang-orang yang pernah dikatakan kepada mereka, “Tahanlah tangan kamu dan dirikanlah shalat serta berikanlah zakat!” Namun ketika diperintahkan kepada mereka untuk berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka takut kepada manusia sebagaimana mereka takut kepada Allah, bahkan lebih takut lagi. Mereka berkata, “Ya Tuhan kami! Mengapa diperintahkan kepada kami untuk berperang? Mengapa tidak Engkau biarkan kami hingga ajal kami tiba?” Katakanlah, “Kesenangan dunia itu sedikit, dan akhirat lebih baik bagi orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”
3. Tafsir

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا

[4] An-Nisa : 78 (أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Di mana pun kamu berada, kematian akan mendatangimu, meskipun kamu berada dalam benteng yang kukuh. Jika mereka (orang-orang munafik) memperoleh suatu kebaikan, mereka berkata, “Ini dari sisi Allah” dan jika mereka ditimpa suatu keburukan, mereka berkata, “Ini dari engkau (Nabi Muhammad).” Katakanlah, “Semuanya (datang) dari sisi Allah.” Mengapa orang-orang itu hampir tidak memahami pembicaraan?
Prof. Quraish Shihab : Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, meskipun kamu berada di dalam benteng-benteng yang tinggi lagi kokoh. Dan jika mereka (orang-orang munafik) memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini dari sisi Allah,” dan jika mereka ditimpa bencana, mereka mengatakan: “Ini dari engkau (Nabi Muhammad saw.).” Katakanlah: “Semuanya dari sisi Allah.” Maka mengapa orang-orang itu hampir saja tidak memahami pembicaraan?
HAMKA : Di mana saja kamu berada, kematian akan menemukan kamu, meskipun kamu berada di dalam benteng yang kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka berkata, “Ini adalah dari sisi Allah,” tetapi jika mereka ditimpa kesulitan, mereka berkata, “Ini adalah dari sisi engkau.” Katakanlah, “Semua itu dari sisi Allah.” Mengapa kaum itu hampir-hampir tidak memahami perkataan?
3. Tafsir

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ ۗ وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِنْدِكَ ۚ قُلْ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ فَمَالِ هَٰؤُلَاءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

[4] An-Nisa : 79 (مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kebaikan (nikmat) apa pun yang kamu peroleh (berasal) dari Allah, sedangkan keburukan (bencana) apa pun yang menimpamu itu disebabkan oleh (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutus engkau (Nabi Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Cukuplah Allah sebagai saksi.
Prof. Quraish Shihab : Apa saja nikmat yang engkau peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami telah mengutusmu (Nabi Muhammad saw.) menjadi rasul kepada seluruh manusia. Dan cukuplah Allah menjadi Saksi.
HAMKA : Apa saja kebaikan yang menimpamu adalah dari Allah, dan apa saja kesulitan yang menimpa kamu adalah dari dirimu sendiri. Kami telah mengutus rasul kepada manusia, dan cukuplah Allah sebagai Penyaksi.
3. Tafsir

مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ ۚ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا

< 89 | 90 | 91 >