< 93 | Halaman 94 | 95 >

[4] An-Nisa : 95 (لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak sama orang-orang mukmin yang duduk (tidak turut berperang) tanpa mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang tanpa uzur). Kepada masing-masing, Allah menjanjikan (pahala) yang terbaik (surga), (tetapi) Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang yang duduk dengan pahala yang besar.
Prof. Quraish Shihab : Tidaklah sama ant.tra orang-orang mukmin yang duduk (ridak turut berperang) selain vang memunyai uzur (alasan yang dibenarkan agama) dengan orang-orang (mukmin) yang bcrpndd di jalan Allali dengan ha n a dan jiwa mereka. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwa mereka atas orang orang yang duduk, satu derajat. All.Ui menjanjikan ipalukt) yang lebih baik kepada masing-masing dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar.
HAMKA : Orang-orang yang duduk dari kalangan orang yang beriman yang tidak berhalangan, tidaklah sama dengan orang-orang yang berjihad pada jalan Allah dengan harta benda mereka dan diri-diri mereka. Allah telah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta benda mereka dan diri mereka itu, daripada orang-orang yang duduk, satu derajat. Tetapi untuk tiap-tiap satu dari keduanya telah dijanjikan Allah kebaikan. Dan Allah telah melebihkan orang-orang Mujahidin daripada orang yang duduk, dengan ganjaran yang besar.
3. Tafsir

لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

[4] An-Nisa : 96 (دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً وَكَانَ اللَّهُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Yaitu,) beberapa derajat dari-Nya, serta ampunan dan rahmat. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Prof. Quraish Shihab : (yaitu) beberapa derajat dari-Nya, dan ampunan serta rahmat. Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.
HAMKA : Yaitu) beberapa derajat daripadanya, dan ampunan, dan rahmat. Dan adalah Allah itu Pengampun, lagi Penyayang.
3. Tafsir

دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

[4] An-Nisa : 97 (إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi dirinya, ) mereka (malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Makkah).” Mereka (malaikat) bertanya, “Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah di sana?” Maka, tempat mereka itu (neraka) Jahanam dan itu seburuk-buruk tempat kembali.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan menganiaya diri mereka (sendiri), mereka (para malaikat) bertanya: "Dalam keadaan bagaimana kamu dahulu?" Mereka menjawab: “Kami orang-orang yang sangat lemah di bumi.” Mereka (para malaikat) berkata: “Bukankah bumi Allah luas, sehingga kamu dapat berhijrah di sana?" Maka, orang-orang itu tempatnya adalah (neraka) Jahannam, dan ia adalah seburuk-buruk tempat tinggal.
HAMKA : esungguhnya orang-orang yang akan diterima oleh malaikat, padahal mereka telah menzalimi diri mereka, akan bertanya (malaikat), "Darihal apakah keadaan kamu?" Mereka menjawab, "Kami ini tertindas di bumi!" Mereka berkata, "Bukankah bumi Allah itu luas? Untuk kamu berhijrah padanya?" Maka mereka itu, tempat kembali mereka adalah Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
3. Tafsir

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ ۖ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ ۚ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا ۚ فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

[4] An-Nisa : 98 (إِلَّا الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ لَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kecuali, mereka yang tertindas dari (kalangan) laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang tidak berdaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah).
Prof. Quraish Shihab : Kecuali orang-orang yang sangat lemah, baik laki-laki, atau perempuan, atau anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan keluar yang tepat menghadapi kesulitan dan ancaman.
HAMKA : Kecuali orang-orang yang tertindas dari laki-laki, perempuan, dan kanak-kanak yang tidak sanggup berdaya-upaya dan mereka tidak mendapat suatu jalan pun.
3. Tafsir

إِلَّا الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ لَا يَسْتَطِيعُونَ حِيلَةً وَلَا يَهْتَدُونَ سَبِيلًا

[4] An-Nisa : 99 (فَأُولَٰئِكَ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَعْفُوَ عَنْهُمْ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
Prof. Quraish Shihab : Mereka itu mudah-mudahan Allah memaafkan mereka, dan Allah adalah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun.
HAMKA : Maka mereka itu, mudah-mudahan Allah akan memaafkan mereka, dan adalah Allah itu Pemaaf, lagi Pengampun.
3. Tafsir

فَأُولَٰئِكَ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَعْفُوَ عَنْهُمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَفُوًّا غَفُورًا

[4] An-Nisa : 100 (وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Siapa yang berhijrah di jalan Allah niscaya akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang banyak dan kelapangan (rezeki dan hidup). Siapa yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian meninggal (sebelum sampai ke tempat tujuan), sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Prof. Quraish Shihab : Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di bumi ini tempat yang luas dan rezeki yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan berhijrah menuju Allah dan Rasul-Nya, lalu dia didapati oleh maut, maka sungguh telah tetap ganjarannya di sisi Allah. Dan Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.
HAMKA : Dan barangsiapa yang berhijrah pada jalan Allah, niscaya dia akan bertemu di bumi ini tempat berlindung yang banyak dan kelapangan. Dan barangsiapa yang keluar dari rumahnya berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian dicapai oleh maut, maka sesungguhnya telah tersedia pahalanya atas Allah, dan adalah Allah itu Pengampun, lagi Penyayang.
3. Tafsir

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

[4] An-Nisa : 101 (وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apabila kamu bepergian di bumi, maka tidak dosa bagimu untuk mengqasar salat jika kamu takut diserang orang-orang yang kufur. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Prof. Quraish Shihab : Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah mengapa kamu meng-qashar sebagian shalat jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagi kamu.
HAMKA : Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah mengapa atas kamu bahwa kamu mengqasharkan shalat, jika kamu takut bahwa akan diganggu oleh orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, adalah mereka terhadap kamu musuh yang nyata.
3. Tafsir

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ إِنَّ الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا

< 93 | 94 | 95 >