Kemenag RI 2019:Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan darinya Dia menjadikan pasangannya agar dia cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Kemudian, setelah ia mencampurinya, dia (istrinya) mengandung dengan ringan. Maka, ia pun melewatinya dengan mudah. Kemudian, ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) memohon kepada Allah, Tuhan mereka, “Sungguh, jika Engkau memberi kami anak yang saleh, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.” ) Prof. Quraish Shihab:Dialah Yang menciptakan kamu (keturunan Nabi Adam as.) dari diri yang satu dan darinya Dia menjadikan pasangannya, supaya dia merasa tenang (dan cenderung) kepada pasangannya. Maka setelah dicampurinya, dia mengandung kandungan yang ringan, dan itu berlangsung (dalam keadaan ringan) dengannya beberapa waktu lamanya. Lalu ketika dia merasa berat, keduanya bermohon kepada Allah, Tuhan Pemelihara mereka berdua: “Demi kekuasaan dan kebesaran-Mu! Jika Engkau menganugerahi kami (anak) yang sempurna, tentulah kami benar-benar termasuk orang-orang yang bersyukur.” Prof. HAMKA:Dialah yang telah menciptakan kamu daripada diri yang satu, dan Dia jadikan daripadanya istrinya, supaya dia merasa tenang dengan dia. Maka, tatkala dia telah mencampurinya, mengandunglah dia satu kandungan yang ringan lalu dia terus dengan dia. Maka, tatkala telah berat, berdoalah keduanya kepada Allah, “Sesungguhnya jika Engkau anugerahi kami anak laki-laki yang baik, akan jadilah kami daripada orang-orang yang bersyukur.”