Rumah Fiqih Indonesia
Jilid : 20 Juz : 10 | At-Taubah : 61
At-Taubah 9 : 61
Mushaf Madinah | hal. 196 | Mushaf Kemenag RI

وَمِنْهُمُ الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيَّ وَيَقُولُونَ هُوَ أُذُنٌ ۚ قُلْ أُذُنُ خَيْرٍ لَكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَيُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِينَ وَرَحْمَةٌ لِلَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ ۚ وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ رَسُولَ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Kemenag RI 2019: Di antara mereka (kaum munafik) ada orang-orang yang menyakiti Nabi (Muhammad) dan mengatakan, “Dia adalah telinga (yang menampung dan memercayai semua apa yang didengarnya tanpa seleksi).” Katakanlah, “(Nabi Muhammad adalah) telinga yang baik bagi kamu, dia beriman kepada Allah, memercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Orang-orang yang menyakiti Rasulullah bagi mereka azab yang sangat pedih.
Prof. Quraish Shihab: Di antara mereka (kaum munafik), ada orang-orang yang menyakiti Nabi (Muhammad saw.) dan mereka mengatakan: "Dia adalah telinga (menampung dan memercayai semua yang didengarnya tanpa seleksi)." Katakanlah: "(Nabi Muhammad saw. adalah) telinga yang baik bagi kamu; dia beriman kepada Allah, memercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu." Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah, bagi mereka azab yang sangat pedih.
Prof. HAMKA: Dan dari kalangan mereka ada yang menyakiti Nabi dan mereka berkata, “Dia pendengar!” Katakanlah, “Dia memang pendengar kebaikan bagi kamu; dia percaya kepada Allah dan percaya kepada orang-orang yang beriman dan jadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah saw, bagi mereka adalah adzab yang pedih.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
🔐