| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami meneruskan jejak mereka (para nabi Bani Israil) dengan (mengutus) Isa putra Maryam yang membenarkan apa (kitab suci) yang sebelumnya, yaitu Taurat. Kami menurunkan Injil kepadanya (yang) di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya; yang membenarkan kitab suci yang sebelumnya, yaitu Taurat; dan menjadi petunjuk serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Kami telah mengiringkan jejak mereka (para nabi Bani Israil) dengan ‘Isa putra Maryam, membenarkan apa (kitab) yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya Injil. Di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya dan (Kitab Injil itu) membenarkan apa (kitab) yang sebelumnya, yaitu Taurat dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. |
| HAMKA : Dan telah Kami iringi atas jejak-jejak mereka dengan Isa anak Maryam, sebagai menggenapi bagi yang terlebih dahulu daripadanya dari Taurat; dan telah Kami berikan kepadanya Injil. Di dalamnya ada petunjuk dan cahaya dan sebagai menggenapi bagi apa yang terdahulu daripadanya dari Taurat, dan petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang (mau) bertakwa. |
| 3. Tafsir وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Hendaklah pengikut Injil memutuskan (urusan) menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. ) Siapa yang tidak memutuskan (suatu urusan) menurut ketentuan yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Hendaklah para pengikut Injil, memutuskan (perkara) menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barang siapa tidak memutuskan (perkara) menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Maka hendaklah menghukum Ahlul Injil dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah padanya. Dan barangsiapa yang tidak menghukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah, maka itulah orang-orang yang fasik. |
| 3. Tafsir وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنْجِيلِ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Kami telah menurunkan kepa damu (Nabi Muhammad saw.) al-Kitab (al-Quran) dengan haq (benar dan me ngandung kebenaran), membenarkan apa yang sebelumnya dari kitab-kitab dan (juga sebagai) batu ujian (yakni tolok ukur kebenaran) terhadapnya (kitab-kitab); maka putuskanlah (perkara) di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan kebenaran) yang telah datang kepadamu. Bagi masing-masing (umat) Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Jika seandainya Allah menghendaki, pasti Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Dia hendak menguji kamu melalui apa yang telah dianugerahkan- Nya kepada kamu, maka berlomba- lombalah kamu (dalam) berbuat aneka kebajikan. Hanya kepada Allah-lah tempat kamu semua kembali, lalu Dia akan memberitahukan kepada kamu tentang apa yang yang dahulu kamu berselisih tentangnya. |
| HAMKA : Dan telah Kami turunkan kepada engkau Kitab itu dengan kebenaran, menggenapkan apa yang terlebih dahulu daripadanya dari Kitab, dan sebagai penyaksi atasnya. Maka hukumkanlah di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan Allah, dan janganlah engkau turuti hawa nafsu mereka, dari apa pun yang akan memalingkan engkau daripada kebenaran. Bagi tiap-tiapnya itu telah Kami adakan peraturan dan jalan. Dan jikalau Allah menghendaki, sesungguhnya telah dijadikan kamu semua umat yang satu. Akan tetapi diberi-Nya ujian kamu pada apa yang telah diberikan-Nya kepada kamu itu. Sebab itu berlomba-lombalah berbuat kebajikan-kebajikan. Kepada Allah-lah tempat kembali kamu sekalian, maka akan diberitakan-Nya kepada kamu tentang apa yang telah kamu perselisihkan kepada-Nya. |
| 3. Tafsir وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Hendaklah engkau memutuskan (urusan) di antara mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Waspadailah mereka agar mereka tidak dapat memperdayakan engkau untuk meninggalkan sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Sesungguhnya banyak dari manusia adalah orang-orang yang fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan hendaklah engkau (Nabi Muhammad saw.) memutuskan (perkara) di antara mereka (Ahl al- Kitab dan selain mereka) menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkanmu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu.151 Jika mereka berpaling, maka ketahuilah sesungguhnya Allah hendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesung guhnya banyak dari manusia adalah orang-orang yang benar-benar fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Dan bahwa hendaklah engkau menghukum di antara mereka itu dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah, dan janganlah engkau turuti hawa nafsu mereka, dan berjaga dirilah engkau dari mereka agar jangan sampai mereka fitnahi engkau dari setengah apa yang diturunkan Allah kepada engkau. Maka sekiranya mereka berpaling, ketahuilah oleh engkau bahwa Allah tidaklah mau, melainkan menyiksa mereka dengan setengah dari dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia adalah sungguh-sungguh fasik. |
| 3. Tafsir وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ ۗ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)? |
| Prof. Quraish Shihab : Apakah hukum Jahiliyah155 yang mereka kehendaki, dan siapakah yang lebih baik dari Allah dalam menetapkan hukum bagi kaum yang (mau) meyakini? |
| HAMKA : Apakah hukum secara jahiliyah yang mereka ingini? Padahal siapakah yang lebih baik daripada Allah hukum-Nya? Bagi kaum yang berkeyakinan? |
| 3. Tafsir أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ |