< 116 | Halaman 117 | 118 >

[5] Al-Maidah : 51 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(-mu). ) Sebagian mereka menjadi teman setia bagi sebagian yang lain. Siapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang- orang Yahudi dan Nasrani sebagai para wali (teman dekat dan penolong), sebagian mereka adalah wali (teman dekat dan penolong) bagi sebagian yang lain. Barang siapa di antara kamu menjadikan mereka (yang memusuhi Islam itu sebagai) orang-orang dekat dan penolong, maka sesungguhnya dia termasuk sebagian (dari kelompok) mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin; sebagian mereka adalah pemimpin-pemimpin dari yang sebagian. Dan barangsiapa yang menjadikan mereka pemimpin di antara kamu, maka sesungguhnya dia itu telah tergolong dari mereka. Sesungguhnya Allah tidaklah akan memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

[5] Al-Maidah : 52 (فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, kamu akan melihat orang-orang yang hatinya berpenyakit segera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani) seraya berkata, “Kami takut akan tertimpa mara bahaya.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya) atau suatu keputusan dari sisi-Nya sehingga mereka menyesali apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.
Prof. Quraish Shihab : Maka, engkau akan melihat orang- orang yang ada penyakit dalam hati mereka bersegera mendekati mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) seraya berkata: “Kami takut mendapat marabahaya.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan atau suatu ketetapan dari sisi-Nya. Karena itu, mereka menjadi orang-orang yang menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.
HAMKA : Maka akan engkau lihat orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, berlomba-lombalah bila mereka kepada mereka, berkata mereka, “Kami takut bahwa akan menimpa kepada kami kecelakaan.” Maka moga-mogalah Allah akan mendatangkan kemenangan atau suatu keadaan dari sisi-Nya. Maka jadilah mereka itu, atas apa yang mereka simpan-simpan dalam hati mereka, menjadi orang-orang yang menyesal.
3. Tafsir

فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَىٰ أَنْ تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ ۚ فَعَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِنْ عِنْدِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا أَسَرُّوا فِي أَنْفُسِهِمْ نَادِمِينَ

[5] Al-Maidah : 53 (وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمُوا بِاللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang beriman akan berkata, “Inikah orang yang bersumpah dengan (nama) Allah secara sungguh-sungguh bahwa mereka benar-benar beserta kamu?” Segala amal mereka menjadi sia-sia sehingga mereka menjadi orang-orang yang rugi.
Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang yang beriman berkata: “Mereka itukah yang bersumpah dengan (nama) Allah dengan segala kesungguhan bahwa mereka benar-benar bersama kamu?” Sia-sialah segala amal mereka, maka (dengan demikian) mereka menjadi orang-orang yang rugi.
HAMKA : Dan berkata orang-orang yang beriman, “Orang-orang inikah yang telah bersumpah dengan nama Allah dengan kesungguhan sumpah mereka, bahwa mereka adalah bersama kamu?” Telah gugurlah amal-amal mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang merugi.
3. Tafsir

وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ ۚ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَأَصْبَحُوا خَاسِرِينَ

[5] Al-Maidah : 54 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin dan bersikap tegas terhadap orang-orang kafir. Mereka berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu murtad dari agamanya, maka kelak Allah mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka (pun) mencintai-Nya. Lemah lembut terhadap orang-orang mukmin, tegas terhadap orang-orang kafir. Mereka berjihad di jalan Allah dan tidak takut kepada celaan pencela. Itulah karunia dianugerahkan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki (sesuai dengan kuasa dan kebijaksanaan-Nya), dan Allah Maha Luas (anugerah-Nya), lagi Maha Mengetahui.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, maka akan didatangkan oleh Allah suatu kaum yang dicintai-Nya, dan mereka pun mencintai-Nya, yang merendah diri kepada orang-orang yang beriman, gagah perkasa menghadapi orang-orang kafir, yang mereka berjihad pada jalan Allah, dan tidak mereka takut akan celaan orang yang mencela. Yang demikianlah karunia Allah, yang Dia berikan kepada barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan Allah adalah Mahaluas, lagi Mahatahu.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

[5] Al-Maidah : 55 (إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya penolongmu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman yang menegakkan salat dan menunaikan zakat seraya tunduk (kepada Allah).
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya Wali (Pelindung dan Penolong) kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman yang melaksanakan shalat secara berkesinambungan dan menunaikan zakat, seraya rukuk (tunduk kepada Allah swt. dan melaksanakan tuntunan-tuntunan- Nya).
HAMKA : Tidak ada pemimpin bagi kamu, kecuali Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat, dan mereka itu semuanya tunduk.
3. Tafsir

إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ

[5] Al-Maidah : 56 (وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا فَإِنَّ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Siapa yang menjadikan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, sesungguhnya para pengikut Allah itulah yang akan menjadi pemenang.
Prof. Quraish Shihab : Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi wali (penolong), maka sesungguhnya kelompok pengikut Allah itulah (yang akan menjadi) para pemenang.
HAMKA : Dan barangsiapa yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi pemimpin, maka sesungguhnya partai Allah, mereka itulah yang akan menang.
3. Tafsir

وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُونَ

[5] Al-Maidah : 57 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang yang menjadikan agamamu bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab suci sebelummu dan orang-orang kafir, sebagai teman setia(-mu). ) Bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang mukmin.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang- orang yang membuat agama kamu bahan olok-olokan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelum kamu dan orang-orang yang kafir, sebagai wali (teman dekat dan penolong). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang mukmin.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang yang telah menjadikan agamamu sebagai ejekan dan permainan—(yaitu) dari orang-orang yang telah diberi kitab sebelum kamu, dan orang-orang yang kafir—sebagai pemimpin-pemimpin. Bertakwalah kepada Allah jika memang kamu orang-orang yang beriman.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

< 116 | 117 | 118 >