| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apabila kamu menyeru untuk (melaksanakan) salat, mereka menjadikannya bahan ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka orang-orang yang tidak mengerti. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (melaksanakan) shalat, mereka menjadikannya bahan olok- olokan dan permainan. Itu adalah karena sesungguhnya mereka kaum yang tidak mau berpikir. |
| HAMKA : Dan apabila kamu menyeru mereka kepada shalat, mereka menjadikannya sebagai ejekan dan permainan. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak berakal. |
| 3. Tafsir وَإِذَا نَادَيْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ اتَّخَذُوهَا هُزُوًا وَلَعِبًا ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْقِلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah, “Wahai Ahlulkitab, apakah kamu memandang kami salah hanya karena kami beriman kepada Allah, pada apa yang diturunkan kepada kami (Al-Qur’an), pada apa yang diturunkan sebelumnya, dan (kami yakin bahwa) sesungguhnya kebanyakan kamu adalah orang-orang fasik?” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Hai Ahl al-Kitab! Apakah kamu memandang kami salah, hanya karena kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, dan bahwa kebanyakan di antara kamu adalah orang-orang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.)? ’ |
| HAMKA : Katakanlah, "Wahai Ahlul Kitab! Bukankah kebencian kalian kepada kami itu hanyalah karena kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami, dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya? Dan bahwasanya kebanyakan dari kalian adalah orang-orang yang fasik." |
| 3. Tafsir قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنْقِمُونَ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang sesuatu yang lebih buruk pembalasannya daripada itu ) di sisi Allah? (Yaitu balasan) orang yang dilaknat dan dimurkai Allah (yang) di antara mereka Dia jadikan kera dan babi. ) (Di antara mereka ada pula yang) menyembah Tagut.” Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Apakah akan aku beritahukan kepada kamu tentang (orang-orang) yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah? Yaitu, orang-orang yang dilaknat dan dimurkai Allah. Di antara mereka ada yang Dia jadikan kera-kera dan babi- babi; dan (orang) yang menyembah thaghnt?l5b Mereka itu lebih buruk kedudukan-(nya) dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. |
| HAMKA : Katakanlah, "Maukah aku beritakan kepada kalian sesuatu yang lebih buruk balasannya di sisi Allah daripada yang demikian itu?" Yaitu orang-orang yang telah dilaknat oleh Allah, yang dimurkai-Nya, dan yang Dia jadikan kera-kera serta babi-babi, serta penyembah thagut. Mereka itulah orang-orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat dari jalan yang lurus. |
| 3. Tafsir قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ ۚ أُولَٰئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apabila (Ahlulkitab yang munafik) datang kepadamu, mereka berkata, “Kami telah beriman,” padahal mereka datang dengan kekufuran dan mereka pergi (juga) dengannya (kekufuran). Allah lebih mengetahui apa yang selalu mereka sembunyikan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan apabila orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepada kamu, mereka berkata: “Kami telah beriman,” padahal sungguh mereka telah datang (kepada kamu) dengan kekufiiran dan sungguh mereka pergi dengannya (pula), dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. |
| HAMKA : Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka berkata, "Kami telah beriman!" Padahal sesungguhnya mereka masuk dengan kekafiran dan keluar pun dengan itu juga. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. |
| 3. Tafsir وَإِذَا جَاءُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَقَدْ دَخَلُوا بِالْكُفْرِ وَهُمْ قَدْ خَرَجُوا بِهِ ۚ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا يَكْتُمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kamu akan melihat banyak di antara mereka (Ahlulkitab) berlomba-lomba dalam perbuatan dosa, permusuhan, dan memakan (makanan) yang haram. Sungguh, itulah seburuk-buruk apa yang selalu mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan engkau akan melihat banyak dari mereka bersegera dalam dosa, permusuhan dan makan yang haram. Benar-benar sangat buruk apa yang telah mereka kerjakan. |
| HAMKA : Dan engkau akan melihat kebanyakan dari mereka berlomba-lomba dalam dosa, permusuhan, dan memakan yang haram. Sungguh buruk apa yang mereka kerjakan. |
| 3. Tafsir وَتَرَىٰ كَثِيرًا مِنْهُمْ يُسَارِعُونَ فِي الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mengapa para ulama dan pendeta tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan (makanan) yang haram? Sungguh, itulah seburuk- buruk apa yang selalu mereka perbuat. |
| Prof. Quraish Shihab : Mengapa rabbdniyyim dan para pendeta (mereka) tidak menghalangi mereka dari perkataan mereka yang dosa dan makanan mereka yang haram? Benar-benar sangat buruk apa yang telah mereka perbuat. |
| HAMKA : Mengapa para pendeta dan ulama mereka tidak melarang mereka dari perkataan dosa dan memakan yang haram? Sungguh buruk apa yang telah mereka perbuat. |
| 3. Tafsir لَوْلَا يَنْهَاهُمُ الرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ عَنْ قَوْلِهِمُ الْإِثْمَ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَصْنَعُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah terbelenggu (kikir).” Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu. Mereka dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan. Sebaliknya, kedua tangan-Nya terbuka (Maha Pemurah). Dia memberi rezeki sebagaimana Dia kehendaki. (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu pasti akan menambah kedurhakaan dan kekufuran bagi kebanyakan mereka. Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Mereka berusaha (menimbulkan) kerusakan di bumi. Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu (kikir).” Tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan. (Tidak demikian), tetapi kedua tangan-Nya terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan apa yang diturunkan kepadamu (berupa tuntunan, di antaranya adalah wahyu al-Qur’an) dari Tuhan Pemelihara kamu, pasti akan menambah pelampauan batas dan kekufuran bagi banyak (orang) di antara mereka. Dan Kami campakkan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga Hari Kiamat. Setiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di bumi, dan Allah tidak menyukai para pembuat kerusakan. |
| HAMKA : Dan orang-orang Yahudi berkata, "Tangan Allah terbelenggu!" Padahal yang terbelenggu adalah tangan mereka sendiri, dan mereka dikutuk karena apa yang mereka katakan itu. Bahkan kedua tangan-Nya terbuka, Dia memberi rezeki sebagaimana yang Dia kehendaki. Dan apa yang telah diturunkan oleh Tuhanmu kepadamu itu akan semakin menambah kedurhakaan dan kekufuran bagi kebanyakan dari mereka. Dan Kami akan timpakan di antara mereka permusuhan dan kebencian hingga hari Kiamat. Setiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Mereka terus berusaha membuat kerusakan di bumi, padahal Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. |
| 3. Tafsir وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ ۚ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا ۘ بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ طُغْيَانًا وَكُفْرًا ۚ وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۚ كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ ۚ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا ۚ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ |