< 122 | Halaman 123 | 124 >

[5] Al-Maidah : 90 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamr (segala yang memabukkan walau sedikit), judi, (berkurban untuk) berhala-berhala, dan panah-panah (yang digunakan untuk mengundi nasib) adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu memperoleh keberuntungan.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya, arak dan judi dan sembelihan untuk berhala dan undi-undi nasib adalah kotor dari pekerjaan setan. Maka hendaklah kamu jauhi ia, supaya kamu beroleh kejayaan.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

[5] Al-Maidah : 91 (إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui minuman keras dan judi serta (bermaksud) menghalangi kamu dari mengingat Allah dan (melaksanakan) salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui khamr dan judi, serta menghalangi kamu dari mengingat (dan menyebut-nyebut kebesaran dan kuasa) Allah dan (melaksanakan) shalat; maka apakah kamu akan berhenti?
HAMKA : Lain tidak, keinginan setan itu hanyalah hendak menimbulkan di antara kamu permusuhan dan berbenci-bencian pada arak dan judi itu, dan hendak memalingkan kamu dari mengingat Allah dan mengingat shalat. Oleh karena itu, tidakkah kamu mau berhenti?
3. Tafsir

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ ۖ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ

[5] Al-Maidah : 92 (وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَاحْذَرُوا فَإِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul serta berhati-hatilah! Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan (ajaran Allah) dengan jelas.
Prof. Quraish Shihab : Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, serta berhati-hatilah (untuk tidak melanggar ketentuan agama). Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa kewajiban Rasul Kami hanyalah penyampaian (tuntunan Allah swt.) yang terang.
HAMKA : Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul dan berhati-hatilah kamu. Maka jikalau kamu berpaling, ketahuilah kewajiban Rasul hanyalah menyampaikan dengan nyata.
3. Tafsir

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَاحْذَرُوا ۚ فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّمَا عَلَىٰ رَسُولِنَا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

[5] Al-Maidah : 93 (لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh menyangkut sesuatu yang telah mereka makan (dahulu sebelum turunnya aturan yang mengharamkan), apabila mereka bertakwa dan beriman, serta mengerjakan amal-amal saleh, kemudian mereka (tetap) bertakwa dan beriman, selanjutnya mereka (tetap juga) bertakwa dan berbuat kebajikan. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Prof. Quraish Shihab : Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh menyangkut apa yang telah mereka makan (sebelum adanya ketentuan dari Allah swt.), apabila mereka bertakwa dan beriman, serta mengerjakan amal-amal saleh, kemudian mereka (tetap) bertakwa dan beriman, kemudian mereka bertakwa dan berbuat ihsan (menempatkan orang lain dengan cara yang lebih baik dari perlakuan terhadap diri sendiri). Dan Allah menyukai orang-orang muhsin (orang-orang yang selalu berbuat yang lebih baik).
HAMKA : Tidak ada salahnya bagi orang-orang yang beriman dan beramal yang saleh pada apa-apa yang mereka makan, asalkan mereka bertakwa dan beriman dan beramal yang saleh-saleh. Kemudian itu, mereka pun bertakwa dan beriman, kemudian itu mereka pun bertakwa dan memperbaiki. Dan Allah suka kepada orang yang berbuat kebaikan.
3. Tafsir

لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا إِذَا مَا اتَّقَوْا وَآمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ثُمَّ اتَّقَوْا وَآمَنُوا ثُمَّ اتَّقَوْا وَأَحْسَنُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

[5] Al-Maidah : 94 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَيَبْلُوَنَّكُمُ اللَّهُ بِشَيْءٍ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, sungguh Allah pasti akan mengujimu dengan sesuatu dari hewan buruan yang (mudah) didapat oleh tangan dan tombakmu agar Allah mengetahui siapa yang takut kepada-Nya, meskipun Dia gaib. Siapa yang melanggar (batas) setelah itu, baginya azab yang pedih.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya Allah pasti akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang (mudah) didapat oleh tangan dan tombakmu, supaya Allah mengetahui siapa yang takut kepada-Nya, meskipun Dia gaib. Barang siapa melanggar (batas) sesudah itu, maka baginya azab yang sangat pedih.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya Allah akan memberi cobaan kepada kamu (melarang) sesuatu dari perburuan yang dapat dicapai oleh tangan kamu dan panah-panah kamu. Membutikanlah Allah, siapa yang takut kepada-Nya di tempat tersembunyi. Siapa yang melanggar sesudah itu, untuknya ada lah adzab yang pedih.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَيَبْلُوَنَّكُمُ اللَّهُ بِشَيْءٍ مِنَ الصَّيْدِ تَنَالُهُ أَيْدِيكُمْ وَرِمَاحُكُمْ لِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَخَافُهُ بِالْغَيْبِ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَلَهُ عَذَابٌ أَلِيمٌ

[5] Al-Maidah : 95 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْتُلُوا الصَّيْدَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh hewan buruan, ) ketika kamu sedang berihram (haji atau umrah). Siapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, dendanya (ialah menggantinya) dengan hewan ternak yang sepadan dengan (hewan buruan) yang dibunuhnya menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai hadyu (hewan kurban) yang (dibawa) sampai ke Ka‘bah ) atau (membayar) kafarat dengan memberi makan orang-orang miskin ) atau berpuasa, seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, ) agar dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan perbuatan yang telah lalu. ) Siapa kembali mengerjakannya, pasti Allah akan menyiksanya. Allah Maha Perkasa lagi Maha Memiliki (kekuasaan) untuk membalas.
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu membunuh binatang buruan, ketika kamu sedang berihram. Barang siapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya (sebagai hukuman penggantinya) dengan binatang ternak yang sepadan (nilai) hadyu (dilihat dari segi bentuknya) menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu, sebagai hadyu yang dibawa sampai ke Ka'bah; atau (membayar) kafarat dengan memberi makan orang-orang miskin, atau berpuasa. puasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, supaya dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah lalu. Dan barang siapa kembali mengerjakannya, pasti Allah akan menyiksanya. Allah Maha Perkasa, lagi memiliki (kekuasaan untuk) membalas.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu membunuh buruan sedang kamu dalam ihram. Karena, barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja maka dendanya ialah binatang-binatang ternak sebanding dengan yang dibunuh yang akan diputuskan oleh dua orang yang adil di antara kamu, sebagai kurban buat disampaikan ke Ka'bah atau denda memberi makan orang-orang miskin atau sebanding dengan itu puasa, supaya dia rasakan perbuatannya itu. Diberi maaf oleh Allah apa yang telah lalu. Tetapi barangsiapa yang mengulangi lagi maka Allah akan menyiksanya. Dan Allah adalah Mahagagah lagi Pembalas.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْتُلُوا الصَّيْدَ وَأَنْتُمْ حُرُمٌ ۚ وَمَنْ قَتَلَهُ مِنْكُمْ مُتَعَمِّدًا فَجَزَاءٌ مِثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهِ ذَوَا عَدْلٍ مِنْكُمْ هَدْيًا بَالِغَ الْكَعْبَةِ أَوْ كَفَّارَةٌ طَعَامُ مَسَاكِينَ أَوْ عَدْلُ ذَٰلِكَ صِيَامًا لِيَذُوقَ وَبَالَ أَمْرِهِ ۗ عَفَا اللَّهُ عَمَّا سَلَفَ ۚ وَمَنْ عَادَ فَيَنْتَقِمُ اللَّهُ مِنْهُ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ

< 122 | 123 | 124 >