| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Isa putra Maryam berdoa, “Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki. Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.” |
| Prof. Quraish Shihab : ‘Isa putra Maryam berdoa: “Allahumna, (Ya Allah), Tuhan Pemelihara kami, turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit yang akan menjadi hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi bukti dari-Mu (tentang kekuasaan- Mu); anugerahkanlah rezeki untuk kami, dan Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki.” |
| HAMKA : Berkata Isa anak Maryam, “Ya Allah, ya Tuhan kami! Turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit, supaya dia menjadi hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang permulaan kami dan yang di akhir kami, dan sebagai suatu tanda dari Engkau, dan berilah rezeki akan kami, karena Engkaulah adalah yang sebaik-baik pemberi rezeki.” |
| 3. Tafsir قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ ۖ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku akan menurunkannya (hidangan itu) kepadamu. Siapa yang kufur di antaramu setelah (turun hidangan) itu, sesungguhnya Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara (manusia) seluruh alam.” |
| Prof. Quraish Shihab : Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkannya (hidangan) itu kepada kamu; maka barang siapa kafir di antara kamu sesudah (turun- nya hidangan) itu, maka sesungguh- nya Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.” |
| HAMKA : Berkata-lah Allah, “Sesungguhnya, Aku akan menurunkannya kepada kamu. Barang siapa yang kufur sesudah itu dari antara kamu maka sesungguhnya akan Aku adzab ia dengan suatu adzab yang belum pernah Aku adzabkan kepada seseorang pun daripada isi alam.” |
| 3. Tafsir قَالَ اللَّهُ إِنِّي مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْ ۖ فَمَنْ يَكْفُرْ بَعْدُ مِنْكُمْ فَإِنِّي أُعَذِّبُهُ عَذَابًا لَا أُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Allah berfirman, “Wahai Isa putra Maryam, apakah engkau mengatakan kepada orang-orang, ‘Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?’” Dia (Isa) menjawab, “Maha Suci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa pun yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa pun yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa pun yang ada pada diri-Mu. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan (ingatlah), ketika Allah berfirman: “Wahai ‘Isa putra Maryam! Adakah engkau telah mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua tuhan selain Allah?’” Dia (Nabi ‘Isa as.) menjawab: “Mahasuci Engkau, tidaklah (mungkin dan tidak ada wujudnya) bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya, maka sungguh Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri-Mu. Sesungguhnya Engkau, (dan hanya) Engkau-lah Yang Maha Mengetahui perkara-perkara yang gaib. |
| HAMKA : “Dan (ingatlah) tatkala berfirman Allah, ‘Wahai Isa anak Maryam, adakah engkau pernah berkata kepada manusia, ‘Jadikanlah aku dan ibuku sebagai Tuhan selain Allah?’ Dia menjawab, ‘Mahasuci Engkau! Tidaklah patut bagiku bahwa akan mengatakan apa yang tidak hakku. Jika ada aku mengatakannya, niscaya Engkau telah mengetahuinya (sebab) Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku, sedangkan aku tidaklah mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya, Engkaulah yang lebih mengetahui akan hal yang gaib-gaib.’” |
| 3. Tafsir وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَٰهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ ۚ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ ۚ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Aku tidak (pernah) mengatakan kepada mereka kecuali sesuatu yang Engkau perintahkan kepadaku, (yaitu) “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.” Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Engkau Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. |
| Prof. Quraish Shihab : Aku tidak (pernah) mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku untuk (mengatakan)-nya, (yaitu): ‘Sembahlah Allah, Tuhan Pemeliharaku dan Tuhan Pemelihara kamu,’ dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau- lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۚ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ ۖ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنْتَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Jika Engkau menyiksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu. Jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” |
| Prof. Quraish Shihab : Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah para hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." |
| HAMKA : Jika hendak Engkau adzab mereka itu maka sesungguhnya mereka itu adalah hamba Engkau. Dan jika Engkau beri ampun mereka maka sesungguhnya Engkaulah adalah Mahagagah lagi Bijaksana.” |
| 3. Tafsir إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah berfirman, “Ini adalah hari yang kebenaran orang-orang yang benar bermanfaat bagi mereka. Bagi merekalah surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung.” |
| Prof. Quraish Shihab : Allah berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi ash-shiddiqin (orang-orang yang selalu benar dan jujur, atas) kebenaran dan kejujuran mereka. Bagi mereka surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha pada mereka dan mereka (pun) ridha pada-Nya. Itulah keberuntungan yang sangat besar." |
| HAMKA : Berfirman Allah, “Inilah hari yang akan memberi manfaat kepada orang-orang yang benar, kebenaran mereka. Untuk mereka adalah surga-surga yang mengalir dari bawahnya sungai-sungai, hal keadaan kekal mereka di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Yang demikian itulah kemenangan yang besar.” |
| 3. Tafsir قَالَ اللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ ۚ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi serta apa pun yang ada di dalamnya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
| Prof. Quraish Shihab : Milik Allah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya (yakni di dalam dan permukaan langit dan bumi); dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
| HAMKA : Bagi Allah-lah kerajaan semua langit dan bumi dan apa jua pun yang ada pada semuanya. Dan Dia, atas segala sesuatu adalah Mahakuasa. |
| 3. Tafsir لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا فِيهِنَّ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ |