< 136 | Halaman 137 | 138 >

[6] Al-Anam : 74 (وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ آزَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya, ) Azar, “Apakah (pantas) engkau menjadikan berhala-berhala itu sebagai tuhan? Sesungguhnya aku melihat engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”
Prof. Quraish Shihab : Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya, Azar, “Pantaskah engkau menjadikan berhala-berhala sebagai sesembahan? Sesungguhnya aku melihat engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”
HAMKA : Dan (ingatlah) tatkala berkata Ibrahim kepada ayahnya Azar, "Adakah patut engkau anggap berhala-berhala itu sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku lihat engkau dan kaum engkau adalah dalam kesesatan yang nyata."
3. Tafsir

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ آزَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا آلِهَةً ۖ إِنِّي أَرَاكَ وَقَوْمَكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

[6] Al-Anam : 75 (وَكَذَٰلِكَ نُرِي إِبْرَاهِيمَ مَلَكُوتَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلِيَكُونَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin.
Prof. Quraish Shihab : Dan demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kerajaan (Kami yang terdapat di) langit dan bumi, agar dia termasuk orang-orang yang mantap keyakinannya.
HAMKA : Dan demikian pula Kami perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan semua langit dan bumi dan supaya jadilah dia dari orang-orang yang sebenar benar yakin.
3. Tafsir

وَكَذَٰلِكَ نُرِي إِبْرَاهِيمَ مَلَكُوتَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلِيَكُونَ مِنَ الْمُوقِنِينَ

[6] Al-Anam : 76 (فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَىٰ كَوْكَبًا )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, “Inilah Tuhanku.” Maka, ketika bintang itu terbenam dia berkata, “Aku tidak suka kepada yang terbenam.” )
Prof. Quraish Shihab : Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang, lalu berkata, “Inilah Tuhanku.” Tetapi ketika bintang itu tenggelam, dia berkata, “Aku tidak suka kepada sesuatu yang tenggelam.”
HAMKA : Maka tatkala telah gelap baginya malam, melihatlah dia akan sebuah bintang. Dia pun berkata, "Inikah Tuhanku?" Maka sesudah bintang itu hilang, dia pun berkata, "Aku tidak suka kepada segala yang hilang."
3. Tafsir

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَىٰ كَوْكَبًا ۖ قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَا أُحِبُّ الْآفِلِينَ

[6] Al-Anam : 77 (فَلَمَّا رَأَى الْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَٰذَا رَبِّي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kemudian, ketika dia melihat bulan terbit dia berkata (kepada kaumnya), “Inilah Tuhanku.” Akan tetapi, ketika bulan itu terbenam dia berkata, “Sungguh, jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk kaum yang sesat.”
Prof. Quraish Shihab : Kemudian ketika dia melihat bulan terbit, dia berkata, “Inilah Tuhanku.” Tetapi ketika bulan itu terbenam, dia berkata, “Jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk kaum yang sesat.”
HAMKA : Maka tatkala dia melihat bulan terbit, berkatalah dia, "Inikah Tuhanku?" Sesudah bulan itu hilang dia berkata, "Jika tidaklah aku ditunjuki oleh Tuhanku, niscaya jadilah aku dari kaum yang tersesat!"
3. Tafsir

فَلَمَّا رَأَى الْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَئِنْ لَمْ يَهْدِنِي رَبِّي لَأَكُونَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّالِّينَ

[6] Al-Anam : 78 (فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kemudian, ketika dia melihat matahari terbit dia berkata (lagi kepada kaumnya), “Inilah Tuhanku. Ini lebih besar.” Akan tetapi, ketika matahari terbenam dia berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari yang kamu persekutukan.”
Prof. Quraish Shihab : Kemudian ketika dia melihat matahari terbit, dia berkata, “Inilah Tuhanku, ini lebih besar.” Tetapi ketika matahari itu terbenam, dia berkata, “Wahai kaumku! Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sekutukan (dengan Allah).”
HAMKA : Maka tatkala dia melihat matahari terbit, berkatalah dia, "Inikah Tuhanku? Ini lebih besar!" Maka tatkala dia telah terbenam, berkatalah dia, "Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan."
3. Tafsir

فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَا أَكْبَرُ ۖ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ

[6] Al-Anam : 79 (إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku (hanya) kepada Yang menciptakan langit dan bumi dengan (mengikuti) agama yang lurus dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.
HAMKA : "Sesungguhnya aku hadapkanlah wajahku kepada yang menjadikan semua langit dan bumi dengan ikhlas dan tidaklah aku daripada orang-orang yang mempersekutukan."
3. Tafsir

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا ۖ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

[6] Al-Anam : 80 (وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kaumnya membantah. Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada yang kamu persekutukan dengan-Nya, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran?”
Prof. Quraish Shihab : Dan dia (Ibrahim) dibantah oleh kaumnya. Dia berkata, “Apakah kamu memperdebatkan dengan aku tentang Allah, padahal Dia telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada apa yang kamu sekutukan dengan-Nya, kecuali jika Tuhanku menghendaki sesuatu (atas diriku). Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka tidakkah kamu mengingat?”
HAMKA : Dan membantahlah kaumnya kepadanya. Dia pun berkata, "Apakah akan kamu bantah aku perihal Allah? Padahal Dia telah memberi petunjuk kepadaku dan tidaklah aku takut apa yang kamu persekutukan dengan Dia itu kecuali sesuatu yang dikehendaki Allah, Tuhanku. Meliputi ilmu Tuhanku akan tiap-tiap sesuatu. Apakah kamu tidak mau ingat?
3. Tafsir

وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ ۚ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ وَقَدْ هَدَانِ ۚ وَلَا أَخَافُ مَا تُشْرِكُونَ بِهِ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ رَبِّي شَيْئًا ۗ وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۗ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

[6] Al-Anam : 81 (وَكَيْفَ أَخَافُ مَا أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Bagaimana mungkin aku takut kepada yang kamu sekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut menyekutukan sesuatu dengan Allah yang Dia (sendiri) tidak pernah menurunkan kepadamu alasan apa pun. Maka, golongan yang manakah dari keduanya yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka) jika kamu mengetahui?” )
Prof. Quraish Shihab : Bagaimana aku takut kepada apa yang kamu sekutukan, padahal kamu tidak takut menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak menurunkan alasan (pembenaran) kepadamu tentangnya? Maka, manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari siksa dan malapetaka), jika kamu mengetahui?
HAMKA : Dan betapa aku akan takut kepada apa yang kamu persekutukan itu padahal kamu tidak takut bahwa kamu telah mempersekutukan dengan Allah barang yang tidak diturunkannya kepada kamu suatu keterangan pun tentang itu? Maka yang manakah di antara kedua golongan itu yang lebih patut mendapat keamanan? Jika adalah kamu mengetahui?
3. Tafsir

وَكَيْفَ أَخَافُ مَا أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُمْ بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا ۚ فَأَيُّ الْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِالْأَمْنِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

< 136 | 137 | 138 >