Jilid : 13 Juz : 7 | Al-Maidah : 106
Al-Maidah 5 : 106
Mushaf Madinah | hal. 125 | Mushaf Kemenag RI

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِنْكُمْ أَوْ آخَرَانِ مِنْ غَيْرِكُمْ إِنْ أَنْتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَأَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةُ الْمَوْتِ ۚ تَحْبِسُونَهُمَا مِنْ بَعْدِ الصَّلَاةِ فَيُقْسِمَانِ بِاللَّهِ إِنِ ارْتَبْتُمْ لَا نَشْتَرِي بِهِ ثَمَنًا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۙ وَلَا نَكْتُمُ شَهَادَةَ اللَّهِ إِنَّا إِذًا لَمِنَ الْآثِمِينَ

Kemenag RI 2019: Wahai orang-orang yang beriman, persaksian di antara kamu, apabila telah datang kepada salah seorang (di antara) kamu (tanda-tanda) kematian, sedangkan dia akan berwasiat, adalah dua orang yang adil di antara kamu atau dua orang selain kamu (nonmuslim) jika kamu dalam perjalanan di bumi lalu kamu ditimpa musibah kematian. Jika kamu ragu (akan kesaksiannya), tahanlah kedua saksi itu setelah salat agar bersumpah dengan nama Allah, “Kami tidak akan mengambil keuntungan dengan sumpah ini walaupun dia karib kerabat dan kami tidak menyembunyikan kesaksian Allah. Sesungguhnya jika demikian, tentu kami termasuk orang-orang yang berdosa.”
Prof. Quraish Shihab: Hai orang-orang yang beriman! Persaksian di antara kamu apabila (tanda-tanda) kematian telah hadir kepada salah seorang dari kamu, sedangkan dia akan berwasiat, adalah oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang selain kamu jika kamu dalam perjalanan di bumi lalu kamu ditimpa musibah kematian. Kamu tahan (kedua saksi itu) sesudah shalat (untuk bersumpah), lalu keduanya bersumpah dengan (nama) Allah jika kamu ragu: “Kami tidak akan menukarnya dengan harga (yang sedikit) walaupun untuk kerabat, dan kami tidak (pula) menyembunyikan persaksian Allah. Sesungguhnya kalau kami demikian, tentulah kami termasuk para pendosa.”
Prof. HAMKA: Wahai orang-orang yang beriman! Kesaksian di antara kamu apabila seseorang di antara kamu hampir mati, waktu berwasiat, ialah dua orang yang adil di antara kamu atau dua orang yang bukan dari kamu, jika kamu di dalam perjalanan di bumi lalu bahaya maut menimpa kamu. Kamu tahan keduanya sesudah shalat, keduanya bersumpah dengan nama Allah, jika kamu ragu-ragu. "Kami tidak menjual dia dengan harta, walaupun dia keluarga yang dekat dan kami tidak akan menyembunyikan kesaksian Allah. Karena kalau begitu, sesungguhnya adalah kami dari orang-orang yang berdosa."

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا

شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ

حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِنْكُمْ

أَوْ آخَرَانِ مِنْ غَيْرِكُمْ

إِنْ أَنْتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ

فَأَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةُ الْمَوْتِ

تَحْبِسُونَهُمَا مِنْ بَعْدِ الصَّلَاةِ

فَيُقْسِمَانِ بِاللَّهِ

إِنِ ارْتَبْتُمْ لَا نَشْتَرِي بِهِ ثَمَنًا

وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ

وَلَا نَكْتُمُ شَهَادَةَ اللَّهِ

إِنَّا إِذًا لَمِنَ الْآثِمِين


🔐