| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya?” Katakanlah, “Allah. Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan itu aku mengingatkan kamu dan orang yang sampai (Al-Qur’an kepadanya). Apakah kamu benar-benar bersaksi bahwa ada tuhan-tuhan lain selain Allah?” Katakanlah, “Aku tidak bersaksi.” Katakanlah, “Sesungguhnya Dialah Tuhan Yang Maha Esa dan aku lepas tangan dari apa yang kamu persekutukan.” |
| Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Apakah sesuatu yang lebih besar persaksiannya?" Katakanlah: "Allah, Dia menjadi Saksi antara aku dan kamu. Dan al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepada kamu dan kepada orang-orang yang (al-Qur'an ini) sampai kepadanya. Apakah sesungguhnya kamu benar-benar menyaksikan bahwa ada sesembahan-sesembahan lain bersama Allah? Katakanlah: 'Aku tidak mengakui.' Katakanlah: 'Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sekutukan.' " |
| HAMKA : Katakanlah, “Apakah yang terlebih besar kesaksiannya?” Katakanlah, “Allah-lah Yang menjadi saksi di antara aku dan di antara kamu. Dan telah diwahyukan kepadaku Al-Qur'an ini untuk memberi ancaman kepada kamu dengan dia dan kepada barangsiapa yang telah sampai. Apakah kamu menyaksikan bahwa beserta Allah ada tuhan-tuhan yang lain?” Katakanlah, “Sesungguhnya aku tidaklah menyaksikan itu!” Katakanlah, “Sesungguhnya hanya Dialah Tuhan Yang Satu dan sesungguhnya aku berlepas diri daripada apa yang kamu persekutukan itu.” |
| 3. Tafsir قُلْ أَيُّ شَيْءٍ أَكْبَرُ شَهَادَةً ۖ قُلِ اللَّهُ ۖ شَهِيدٌ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۚ وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَٰذَا الْقُرْآنُ لِأُنْذِرَكُمْ بِهِ وَمَنْ بَلَغَ ۚ أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ اللَّهِ آلِهَةً أُخْرَىٰ ۚ قُلْ لَا أَشْهَدُ ۚ قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ وَإِنَّنِي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang telah Kami beri Kitab mengenalnya (Nabi Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan diri sendiri itu tidak beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang telah Kami anugerahkan kepada mereka al-Kitab (orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengenalnya (Nabi Muhammad saw.) seperti mereka mengenal anak-anak mereka. Orang-orang yang merugikan dirinya, maka mereka itu tidak beriman. |
| HAMKA : Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka, telah mengenalnya; sebagai- mana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Mereka itu telah merugikan diri mereka sendiri maka bukanlah mereka itu orang-orang yang beriman. |
| 3. Tafsir الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمُ ۘ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan besar terhadap Allah, atau mendustakan ayat-ayat (bukti-bukti keesaan dan kekuasaan) Nya dan (akan kebenaran al-Qur'an)? Sesungguhnya tidaklah beruntung orang-orang zalim. |
| HAMKA : Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan atas nama Allah akan kedustaan atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung. |
| 3. Tafsir وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ ۗ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) tatkala Kami kumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang mempersekutukan Kami, “Manakah sekutu-sekutumu yang kamu sangkakan?” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan (ingatlah kebohongan mereka terhadap Allah swt. di dunia ini) pada hari (ketika) Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang menyekutukan (Allah swt.): "Di manakah sembahan-sembahan kamu yang dahulu kamu anggap (sekutu-sekutu Kami)?" |
| HAMKA : Dan pada hari Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, "Di manakah sekutu-sekutu kamu yang dahulunya kamu duga?" |
| 3. Tafsir وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا أَيْنَ شُرَكَاؤُكُمُ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kemudian, mereka tidak punya jawaban atas kebohongan mereka, kecuali (terpaksa) mengatakan, “Demi Allah, Tuhan kami, kami bukanlah orang-orang musyrik.” |
| Prof. Quraish Shihab : Kemudian tidak ada fitnah (ucapan dan jawaban yang tidak berdasar) mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan Pemelihara kami, sekali-kali kami bukan orang-orang musyrik." |
| HAMKA : Kemudian, tidaklah ada fitnah bagi mereka melainkan bahwa mereka berkata, "Demi Allah Tuhan kami, tidaklah kami ini orang-orang yang mempersekutukan." |
| 3. Tafsir ثُمَّ لَمْ تَكُنْ فِتْنَتُهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا وَاللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Perhatikanlah (Nabi Muhammad) bagaimana mereka berdusta terhadap diri sendiri. Lenyaplah dari mereka apa (kebohongan) yang selalu mereka ada-adakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Lihatlah, bagaimana mereka telah berdusta terhadap diri mereka (sendiri) dan lenyaplah dari mereka apa (sembahan-sembahan) yang dahulu mereka ada-adakan. |
| HAMKA : Lihatlah bagaimana mereka telah berdusta atas nama diri mereka dan hilanglah dari mereka apa-apa yang dahulunya mereka ada-adakan. |
| 3. Tafsir انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ ۚ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Di antara mereka ada yang mendengarkan engkau (Nabi Muhammad membaca Al-Qur’an), padahal Kami menjadikan di hati mereka penutup, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami jadikan) pada telinga mereka penyumbat. Jika mereka melihat segala tanda kebenaran, mereka tetap tidak beriman padanya, sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata, “Ini (Al-Qur’an) tiada lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan di antara mereka (yang mendustakan kebenaran) ada orang yang mendengarkanmu (membaca al-Qur'an), padahal Kami telah meletakkan di atas hati mereka penutup-penutup (karena mereka pada dasarnya tidak mau) memahaminya, dan di telinga mereka ada penyumbat (sehingga mereka tidak mendengar dengan benar). Dan jika mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak (mau) beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang yang kafir berkata: "Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah dongeng-dongeng orang-orang terdahulu." |
| HAMKA : Dan di antara mereka ada yang mendengar kepadamu. Dan Kami jadikan atas hati mereka penutup sehingga mereka tidak mengerti dan atas telinga mereka ada pekak. Dan walaupun mereka melihat tiap-tiap tanda, mereka tidak akan beriman kepadanya sehingga tatkala mereka datang kepadamu, mereka berbantah-bantahan dengan kamu, berkatalah orang-orang yang kafir, "Tidak lain ini hanyalah dongeng orang-orang dahulu." |
| 3. Tafsir وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ ۖ وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۚ وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لَا يُؤْمِنُوا بِهَا ۚ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوكَ يُجَادِلُونَكَ يَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka melarang (orang lain) mendengarkannya (Al-Qur’an) dan mereka pun menjauhkan diri darinya. Mereka tidak membinasakan kecuali diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyadari. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka melarang (orang lain) mendengarkannya (al-Qur'an) dan mereka menjauhkan diri dari (tuntunan)-nya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedangkan mereka tidak menyadari. |
| HAMKA : Dan mereka mencegah orang darinya dan mereka menjauh darinya. Dan tidaklah mereka membinasakan melainkan diri mereka sendiri sedangkan mereka tidak menyadarinya. |
| 3. Tafsir وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ ۖ وَإِنْ يُهْلِكُونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Seandainya engkau (Nabi Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, mereka berkata, “Seandainya kami dikembalikan (ke dunia), tentu kami tidak akan mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, dan kami menjadi orang-orang mukmin.” |
| Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya engkau (Nabi Muhammad saw.) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, (tentulah engkau akan menyaksikan peristiwa dahsyat; dan ketika itu mereka menyadari dosa-dosa mereka) maka mereka berkata: "Aduhail Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan kami tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan Pemelihara kami, dan kami (akan) termasuk golongan orang-orang mukmin." |
| HAMKA : Dan alangkah hebat kalau engkau lihat tatkala mereka diberdirikan di pinggir neraka lalu mereka berkata, “Wahai kiranya, alangkah baiknya jika kami dikembalikan supaya kami tidak mendustakan (lagi) akan ayat-ayat Tuhan kami dan jadilah kami daripada orang-orang yang beriman.” |
| 3. Tafsir وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ |