< 130 | Halaman 131 | 132 >

[6] Al-Anam : 28 (بَلْ بَدَا لَهُمْ مَا كَانُوا يُخْفُونَ مِنْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Namun, (sebenarnya) kejahatan yang mereka selalu sembunyikan dahulu telah tampak bagi mereka. Seandainya dikembalikan (ke dunia), tentu mereka akan mengulang kembali apa yang telah dilarang mengerjakannya. Sesungguhnya mereka benar-benar para pendusta.
Prof. Quraish Shihab : (Tidak demikian)! Bahkan sebenarnya telah nampak bagi mereka (azab yang tidak dapat mereka elakkan, sebagai akibat dari) apa yang dahulu selalu mereka sembunyikan. Dan jika seandainya mereka dikembalikan (ke dunia), tentulah mereka kembali kepada apa (kejahatan) yang mereka telah dilarang mengerjakannya, dan sesungguhnya mereka benar-benar para pembohong.
HAMKA : Bahkan telah nyatalah bagi mereka apa yang mereka sembunyikan dahulunya. Tetapi jika sekiranya mereka dikembalikan pun niscaya mereka akan kembali (pula) kepada apa yang mereka telah dilarang daripadanya itu. Karena sesungguhnya mereka itu adalah pendusta.
3. Tafsir

بَلْ بَدَا لَهُمْ مَا كَانُوا يُخْفُونَ مِنْ قَبْلُ ۖ وَلَوْ رُدُّوا لَعَادُوا لِمَا نُهُوا عَنْهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

[6] Al-Anam : 29 (وَقَالُوا إِنْ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka pun akan mengatakan, “Hidup hanyalah di dunia ini dan kita tidak akan dibangkitkan.”
Prof. Quraish Shihab : Dan mereka (pasti) mengatakan (pula): "Kehidupan ini hanyalah kehidupan kita di dunia saja dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan."
HAMKA : Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia saja. Dan tidakkah kita akan dibangkitkan.”
3. Tafsir

وَقَالُوا إِنْ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

[6] Al-Anam : 30 (وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Seandainya engkau (Nabi Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhannya (tentulah engkau melihat peristiwa yang luar biasa). Dia berfirman, “Bukankah (kebangkitan) ini benar?” Mereka menjawab, “Sungguh benar, demi Tuhan kami.” Dia berfirman, “Rasakanlah azab ini karena kamu selalu kufur (kepadanya).”
Prof. Quraish Shihab : Dan jika seandainya engkau (Nabi Muhammad saw.) melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhan Pemelihara mereka, (tentu engkau akan menyaksikan peristiwa yang tidak tergambarkan dengan kata-kata; dan ketika itu Allah swt.) berfirman: "Bukankah (kebangkitan) ini benar?" Mereka menjawab: "Sungguh benar, demi Tuhan Pemelihara Kami." (Dia) berfirman: "Karena itu rasakanlah azab ini, disebabkan kamu terus menerus mengingkari(-Nya)!"
HAMKA : Dan jikalau engkau lihat tatkala mereka didirikan atas api lalu mereka berkata, "Alangkah baiknya jika kami dikembalikan dan tidaklah kami mendustakan ayat-ayat Tuhan kami dan kami akan jadi dari golongan orang-orang yang beriman.”
3. Tafsir

وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْ ۚ قَالَ أَلَيْسَ هَٰذَا بِالْحَقِّ ۚ قَالُوا بَلَىٰ وَرَبِّنَا ۚ قَالَ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

[6] Al-Anam : 31 (قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِلِقَاءِ اللَّهِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh rugi orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah. Maka, apabila hari Kiamat datang kepada mereka secara tiba-tiba, mereka berkata, “Alangkah besarnya penyesalan kami atas kelalaian kami tentangnya (hari Kiamat),” sambil memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Alangkah buruknya apa yang mereka pikul itu.
Prof. Quraish Shihab : Sungguh, telah merugi orang-orang yang mendustakan Pertemuan dengan Allah sehingga apabila datang kepada mereka Kiamat secara tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah (besar) penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentangnya (Hari Kiamat), sedangkan mereka memikul dosa-dosa di atas punggung mereka. Sungguh, sangat buruk apa yang mereka pikul.
HAMKA : Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah sehingga apabila datang kepada mereka saat itu dengan sekonyong-konyong, berkatalah mereka, "Wahai menyesalnya kita atas apa yang telah kita abaikan di dalam (dunia)." Sedangkan mereka memikul dosa-dosa mereka di bahu mereka. Alangkah buruknya yang mereka pikul itu!
3. Tafsir

قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِلِقَاءِ اللَّهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً قَالُوا يَا حَسْرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْنَا فِيهَا وَهُمْ يَحْمِلُونَ أَوْزَارَهُمْ عَلَىٰ ظُهُورِهِمْ ۚ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ

[6] Al-Anam : 32 (وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Kehidupan dunia hanyalah permainan dan kelengahan, sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?
Prof. Quraish Shihab : Dan tidaklah kehidupan dunia kecuali permainan dan kelengahan, sedangkan negeri akhirat benar-benar lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu (hai orang-orang kafir) berpikir?
HAMKA : Dan tidaklah kehidupan dunia itu melainkan permainan dan kelalaian. Dan sesungguhnya, kampung akhiratlah yang sebaik-baiknya bagi orang-orang yang bertakwa. Maka, apakah kamu tidak mau berpikir?
3. Tafsir

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

[6] Al-Anam : 33 (قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُ لَيَحْزُنُكَ الَّذِي يَقُولُونَ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami mengetahui bahwa sesungguhnya apa yang mereka katakan itu betul-betul membuatmu (Nabi Muhammad) bersedih. (Bersabarlah) karena sebenarnya mereka tidak mendustakanmu, tetapi orang-orang zalim itu selalu mengingkari ayat-ayat Allah.
Prof. Quraish Shihab : Sungguh, Kami mengetahui sesungguhnya apa yang mereka katakan itu tentu menyedihkan hatimu (Nabi Muhammad saw.); (tetapi janganlah bersedih hati), karena sesungguhnya mereka bukan mendustakanmu, tetapi orang-orang yang zalim (itu) mengingkari ayat-ayat Allah.
HAMKA : Sesungguhnya, Kami tahu bahwa telah sangat mendukacitakan engkau apa yang mereka katakan. Sesungguhnya bukanlah mereka itu mendustakan engkau, tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.
3. Tafsir

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُ لَيَحْزُنُكَ الَّذِي يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ

[6] Al-Anam : 34 (وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ فَصَبَرُوا عَلَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh rasul-rasul sebelum engkau pun telah didustakan, lalu mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tidak ada yang dapat mengubah kalim?t Allah. ) Sungguh, telah datang kepadamu sebagian berita rasul-rasul itu.
Prof. Quraish Shihab : Dan demi (Allah)! Sungguh, telah didustakan (pula oleh kaum mereka) para rasul (yang diutus Allah swt.) sebelummu (Nabi Muhammad saw.), tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan gangguan terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Dan tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat (janji dan ketetapan-ketetapan) Allah. Dan demi (Allah)! Sungguh, telah datang kepadamu sebagian dari berita (penting yang dialami oleh) para rasul.
HAMKA : Sesungguhnya, telah didustakan beberapa rasul dari sebelum engkau, tetapi mereka adalah sabar atas apa yang didustakan mereka dan disakiti mereka. Sehingga datanglah kepada mereka pertolongan Kami. Karena tidaklah ada pengganti dari kalimat-kalimat Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepada engkau setengah dari berita utusan-utusan itu.
3. Tafsir

وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ فَصَبَرُوا عَلَىٰ مَا كُذِّبُوا وَأُوذُوا حَتَّىٰ أَتَاهُمْ نَصْرُنَا ۚ وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ۚ وَلَقَدْ جَاءَكَ مِنْ نَبَإِ الْمُرْسَلِينَ

[6] Al-Anam : 35 (وَإِنْ كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Jika keberpalingan mereka terasa berat bagimu (Nabi Muhammad), andaikan engkau dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu engkau dapat mendatangkan bukti (mukjizat) kepada mereka, (maka buatlah). Seandainya Allah menghendaki, tentu Dia akan menjadikan mereka semua mengikuti petunjuk. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang bodoh.
Prof. Quraish Shihab : Dan jika keberpalingan mereka terasa sangat berat bagimu (Nabi Muhammad saw.), maka jika engkau dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu engkau dapat mendatangkan bukti (mukjizat) kepada mereka. (maka buatlah). Jika seandainya Allah menghendaki, pasti Dia mengumpulkan mereka semua dalam petunjuk, sebab itu janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang jahil.
HAMKA : Dan jika amat besar bagimu perpaligan mereka maka jika engkau sanggup membuat suatu lubang di bumi atau suatu jenjang ke langit lalu engkau bawakan kepada mereka satu ayat! Karena kalau Allah menghendaki, niscaya Dia kumpulkan mereka atas petunjuk itu. Maka, janganlah engkau jadi dari orang-orang yang bodoh.
3. Tafsir

وَإِنْ كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَبْتَغِيَ نَفَقًا فِي الْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِي السَّمَاءِ فَتَأْتِيَهُمْ بِآيَةٍ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى الْهُدَىٰ ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْجَاهِلِينَ

< 130 | 131 | 132 >