< 131 | Halaman 132 | 133 >

[6] Al-Anam : 36 (إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ الَّذِينَ يَسْمَعُونَ وَالْمَوْتَىٰ يَبْعَثُهُمُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Hanya orang-orang yang menyimak (ayat-ayat Allah) sajalah yang mematuhi (seruan-Nya). Adapun orang-orang yang mati ) kelak akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepada-Nya mereka dikembalikan.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang memperkenankan (seruan Allah swt.) dengan sungguh-sungguh, sedangkan orang-orang yang mati akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian hanya kepada-Nya mereka akan dikembalikan.
HAMKA : Hanya saja yang mau menyahut ialah orang-orang yang mendengar. Sedang orang-orang yang mati itu akan dibangkitkan mereka oleh Allah. Kemudian itu kepada-Nyalah mereka akan dikembalikan.
3. Tafsir

إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ الَّذِينَ يَسْمَعُونَ ۘ وَالْمَوْتَىٰ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ ثُمَّ إِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

[6] Al-Anam : 37 (وَقَالُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka (orang-orang musyrik) berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Nabi Muhammad) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah, “Sesungguhnya Allah Maha Kuasa menurunkan suatu bukti (mukjizat), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
Prof. Quraish Shihab : Mereka (orang-orang musyrik) berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Nabi Muhammad saw.) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhan Pemeliharanya?" Katakanlah (Nabi Muhammad saw.), "Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu ayat (berupa mukjizat aral t selain itu), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui."
HAMKA : Dan mereka berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya satu ayat dari Tuhannya?” Katakanlah, “Sesungguhnya Allah berkuasa bahwa akan menurunkan satu ayat,” tetapi kebanyakan dari mereka tidaklah mengetahui.
3. Tafsir

وَقَالُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّهِ ۚ قُلْ إِنَّ اللَّهَ قَادِرٌ عَلَىٰ أَنْ يُنَزِّلَ آيَةً وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

[6] Al-Anam : 38 (وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak ada seekor hewan pun (yang berada) di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat (juga) seperti kamu. ) Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam kitab, ) kemudian kepada Tuhannya mereka dikumpulkan.
Prof. Quraish Shihab : Dan tidak ada makhluk melata di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umar-umat t juga) seperti kamu (manusia). Tidak Kami lupakan sesuatu pun dalam al-Kitab (al-Quran atau LAuh al-Mahfuzh), kemudian hanya kepada Tuhan Pemelihara merekalah, mereka dikumpulkan.
HAMKA : Dan tidak ada makhluk melata di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu (manusia). Tidak Kami lupakan sesuatu pun dalam al-Kitab (al-Qur’an atau Lauh al-Mahfuzh), kemudian hanya kepada Tuhan Pemelihara merekalah mereka dikumpulkan.
3. Tafsir

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

[6] Al-Anam : 39 (وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا صُمٌّ وَبُكْمٌ فِي الظُّلُمَاتِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (seperti orang yang) tuli dan bisu, serta berada dalam berbagai kegelapan. Siapa yang dikehendaki Allah (dalam kesesatan), niscaya disesatkan-Nya. Siapa yang dikehendaki Allah (dalam petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus. )
Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah tuli dan bisu, (sebagaimana halnya orang yang) berada dalam gelap gulita. Barang siapa dikehendaki Allah (untuk sesat karena kecenderungan hatinya untuk sesat), pasti disesatkannya. Dan barang siapa dikehendaki Allah (untuk diberi petunjuk karena menempuh jalan petunjuk), pasti Dia menjadikannya (berada) di atas jalan lebar yang lurus.
HAMKA : Dan orang-orang yang telah mendustakan ayat-ayat Kami itu adalah tuli dan bisu di dalam berbagai kegelapan. Barang siapa yang Allah kehendaki, niscaya akan Dia sesatkan dia dan barang siapa yang Dia kehendaki, akan Dia jadikan dia di atas jalan yang lurus.
3. Tafsir

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا صُمٌّ وَبُكْمٌ فِي الظُّلُمَاتِ ۗ مَنْ يَشَإِ اللَّهُ يُضْلِلْهُ وَمَنْ يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

[6] Al-Anam : 40 (قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ أَوْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku (bahwa) jika siksaan Allah sampai kepadamu (di dunia) atau hari Kiamat sampai kepadamu, apakah kamu (tetap) akan menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu (merasa) orang yang benar?”
Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (kepada para pendusta itu, wahai Nabi Muhammad saw.), "Beritahukanlah kepadaku (tentang keadaan diri kamu) jika datang siksa Allah kepada kamu, atau datang kepada kamu Hari Kiamat, apakah kamu menyeru selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar?"
HAMKA : Katakanlah: cobalah kabarkan kamu adzab Allah atau datang kepada kamu Kiamat, apakah kepada yang selain Allah kamu akan menyeru? Jika memang kamu orang-orang yang benar.
3. Tafsir

قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ أَوْ أَتَتْكُمُ السَّاعَةُ أَغَيْرَ اللَّهِ تَدْعُونَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

[6] Al-Anam : 41 (بَلْ إِيَّاهُ تَدْعُونَ فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidak! Hanya kepada-Nya kamu menyeru. Maka, jika Dia menghendaki, Dia hilangkan apa (bahaya dan siksa) yang (karenanya) kamu memohon kepada-Nya, dan (karena dahsyatnya keadaan) kamu tinggalkan apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).
Prof. Quraish Shihab : Tidak! Tetapi hanya Dia-lah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan apa (bahaya dan siksa) yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya jika Dia menghendaki. Dan (karena dahsyatnya bahaya dan mencekamnya keadaan) kamu lupakan apa (sembahan-sembahan) yang kamu sekutukan (dengan Allah swt.).
HAMKA : Bahkan, Dialah yang kamu seru maka Dialah yang akan melepaskan apa yang kamu mohonkan kepada-Nya itu, jika Dia kehendaki dan akan lupakan kamu kepada apa yang kamu persekutukan itu.
3. Tafsir

بَلْ إِيَّاهُ تَدْعُونَ فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ إِنْ شَاءَ وَتَنْسَوْنَ مَا تُشْرِكُونَ

[6] Al-Anam : 42 (وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelum engkau, (tetapi mereka membangkang,) kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan, agar tunduk merendahkan diri (kepada Allah).
Prof. Quraish Shihab : Dan demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah mengutus kepada umat-umat sebelum engkau (Nabi Muhammad saw.), tetapi mereka membangkang. Maka Kami siksa mereka dengan kesengsaraan dan kemelaratan supaya mereka tunduk merendahkan diri.
HAMKA : Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa) umat-umat sebelum engkau (Nabi Muhammad saw.), kemudian Kami timpakan kepada mereka kesengsaraan dan penderitaan agar mereka tunduk dengan merendahkan diri (kepada Allah).
3. Tafsir

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ

[6] Al-Anam : 43 (فَلَوْلَا إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَٰكِنْ قَسَتْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Akan tetapi, mengapa mereka tidak tunduk merendahkan diri (kepada Allah) ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
Prof. Quraish Shihab : Maka, mengapa mereka tidak tunduk merendahkan diri ketika datang siksa Kami kepada mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan setan (pun) memperindah bagi mereka apa yang (selalu) mereka kerjakan.
HAMKA : Mengapalah, tatkala telah datang kepada mereka bencana dan Kami, tidak mereka merendahkan diri. Akan tetapi, keraslah hati mereka dan disanjung-sanjungkan oleh setan kepada mereka segala yang telah mereka kerjakan itu.
3. Tafsir

فَلَوْلَا إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَٰكِنْ قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

[6] Al-Anam : 44 (فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan pintu-pintu segala sesuatu (kesenangan) untuk mereka, sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.
Prof. Quraish Shihab : Maka, ketika mereka mengabaikan apa yang diperingatkan kepada mereka dengannya, Kami membukakan pintu-pintu segala sesuatu (yang berkaitan dengan kesenangan duniawi) untuk mereka. Sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka seketika itu mereka terdiam berputus asa.
HAMKA : Maka tatkala mereka telah lupa apa yang telah diperingatkan kepada mereka, Kami bukakanlah untuk mereka pintu-pintu dari tiap-tiap sesuatu. Sehingga apabila mereka telah bergembira dengan apa yang diberikan kepada mereka itu, Kami siksa lah mereka dengan sekonyong-konyong. Tiba-tiba, mereka pun merasa kecewa.
3. Tafsir

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

< 131 | 132 | 133 >