< 132 | Halaman 133 | 134 >

[6] Al-Anam : 45 (فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا وَالْحَمْدُ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Maka, orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Prof. Quraish Shihab : Maka, dimusnahkanlah kaum yang zalim (itu) sampai ke akar-akarnya, dan segala puji hanya bagi Allah, Tuhan Pemelihara seluruh alam.
HAMKA : Lalu dipotong habislah bibit-bibit kaum yang zalim. Dan sekalian puji-pujian adalah untuk Allah, Tuhan serwa sekalian alam.
3. Tafsir

فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا ۚ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

[6] Al-Anam : 46 (قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصَارَكُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?” Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang (kepada mereka) tanda-tanda kekuasaan (Kami), tetapi mereka tetap berpaling.
Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.), "Terangkanlah kepadaku jika Allah mengambil pendengaran kamu dan penglihatan-penglihatan kamu serta mengunci mati hati kamu, siapakah Tuhan selain Allah (yang mengembalikannya kepada kamu)?" Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali menjelaskan tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan Kami), kemudian mereka (tetap) berpaling.
HAMKA : Katakanlah, “Bagaimana pikiran kamu jika dicabut Allah pendengaran kamu dan penglihatan kamu dan Dia materai hati kamu Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mengembalikannya kepada kamu?” Perhatikanlah, betapa Kami mengulang-ulang ayat-ayat itu. Kemudian itu, mereka pun berpaling juga.
3. Tafsir

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصَارَكُمْ وَخَتَمَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِهِ ۗ انْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ ثُمَّ هُمْ يَصْدِفُونَ

[6] Al-Anam : 47 (قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah sampai kepadamu secara tiba-tiba atau terang-terangan, adakah yang dibinasakan (Allah) selain orang-orang yang zalim?”
Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.), "Terangkanlah kepadaku jika datang siksa Allah kepada kamu dengan tiba-tiba atau terang-terangan, maka adakah yang dibinasakan selain kaum yang zalim?"
HAMKA : Katakanlah, “Kabarkanlah kepadaku jika datang kepada kamu azab Allah dengan tiba-tiba atau berterang-terang adakah yang dibinasakan selain dari kaum yang aniaya?”
3. Tafsir

قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَ

[6] Al-Anam : 48 (وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidaklah Kami utus para rasul melainkan untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
Prof. Quraish Shihab : Dan tidaklah Kami mengutus para rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Barang siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
HAMKA : Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul itu melainkan sebagai pembawa berita gembira dan berita ancaman. Maka barangsiapa yang beriman dan berbuat perbaikan, tiadalah ada ketakutan atas mereka dan tiadalah mereka berduka cita.
3. Tafsir

وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۖ فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

[6] Al-Anam : 49 (وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا يَمَسُّهُمُ الْعَذَابُ بِمَا كَانُوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami akan ditimpa azab karena mereka selalu berbuat fasik (berbuat dosa).
Prof. Quraish Shihab : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, siksa akan menimpa mereka karena mereka selalu berbuat fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.).
HAMKA : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami itu akan mengenailah kepada mereka azab dan sebab apa yang telah mereka fasikkan itu.
3. Tafsir

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا يَمَسُّهُمُ الْعَذَابُ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ

[6] Al-Anam : 50 (قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak mengatakan kepadamu bahwa perbendaharaan (rezeki) Allah ada padaku, aku (sendiri) tidak mengetahui yang gaib, dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah, “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkan(-nya)?”
Prof. Quraish Shihab : Katakanlah (Nabi Muhammad saw.), "Aku tidak mengatakan kepada kamu bahwa terdapat padaku gudang-gudang (rezeki dan kekayaan) Allah, dan aku tidak mengetahui yang gaib (tanpa bantuan dari Allah swt.), dan tidak (pula) aku mengatakan kepada kamu bahwa aku adalah malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku." Katakanlah, "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka tidakkah kamu berpikir?
HAMKA : Katakanlah, “Tidaklah aku akan berkata kepadamu bahwa di sisiku ada beberapa perbendaharaan Allah dan tidaklah aku mengetahui akan yang gaib dan tidaklah aku akan mengatakan kepada kamu bahwa aku ini adalah malaikat. Tidak lain yang aku ikuti hanyalah apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah, “Apakah bersamaan yang buta dengan yang nyalang? Apakah kamu tidak berpikir?”
3. Tafsir

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

[6] Al-Anam : 51 (وَأَنْذِرْ بِهِ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْ يُحْشَرُوا إِلَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Peringatkanlah dengannya (Al-Qur’an) orang-orang yang takut akan dikumpulkan menghadap Tuhannya (pada hari Kiamat). Tidak ada bagi mereka pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah, agar mereka bertakwa.
Prof. Quraish Shihab : Dan berilah peringatan dengannya (al-Qur’an) kepada orang-orang yang takut akan dikumpulkan kepada Tuhan Pemelihara mereka, sedangkan bagi mereka tidak ada pelindung dan tidak (pula) pemberi syafaat selain Allah, supaya mereka bertakwa.
HAMKA : Dan ancamkanlah dengan dia (Al-Qur’an) kepada orang-orang yang takut bahwa mereka dikumpulkan kepada Tuhan mereka. Tidak ada bagi mereka selain dari-Nya pelindung dan tidak pula yang akan menolong melepaskan. Mudah-mudahan mereka menjadi orang-orang yang bertakwa.
3. Tafsir

وَأَنْذِرْ بِهِ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْ يُحْشَرُوا إِلَىٰ رَبِّهِمْ ۙ لَيْسَ لَهُمْ مِنْ دُونِهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

[6] Al-Anam : 52 (وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah engkau (Nabi Muhammad) mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan petang hari, sedangkan mereka mengharapkan keridaan-Nya. Engkau tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka dan mereka (pun) tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, sehingga engkau (tidak berhak) mengusir mereka. (Jika dilakukan,) engkau termasuk orang-orang yang zalim. )
Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah engkau (Nabi Muhammad saw.) mengusir orang-orang (miskin) yang menyeru Tuhan Pemelihara mereka di pagi hari dan di petang hari, sedangkan mereka menghendaki keridaan-Nya. Engkau tidak memikul sedikit pun perhitungan (tanggung jawab) terhadap mereka, dan mereka tidak memikul sedikit pun perhitungan (tanggung jawab) terhadap engkau. Maka, (jika) engkau mengusir mereka, engkau termasuk orang-orang yang zalim.
HAMKA : Dan janganlah engkau usir orang-orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi hari dan petang yang menginginkan wajah Tuhannya. Tidaklah kewajiban engkau atas sesuatu dari perhitungan mereka. Dan tidak (pula) kewajiban mereka atas sesuatu dari perbuatan engkau. Maka bila engkau usir mereka, jadilah engkau dari orang-orang yang zalim.
3. Tafsir

وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِمْ مِنْ شَيْءٍ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِمْ مِنْ شَيْءٍ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ الظَّالِمِينَ

< 132 | 133 | 134 >