Rumah Fiqih Indonesia
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Ayat 1
الم
Kemenag RI 2019
Alif Laam Miim. (Ref)
Quraish Shihab
Alif Laam Miim.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Alif Laam Miim.
Ayat 2
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Kemenag RI 2019
Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya) secara terus-menerus. (Ref)
Quraish Shihab
Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yamg Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Hidup, Yang Berdiri Sendiri-Nya.
Ayat 3
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ
Kemenag RI 2019
Dia menurunkan kepadamu (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) dengan hak, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, serta telah menurunkan Taurat dan Injil (Ref)
Quraish Shihab
Dia telah menurunkan kepadamu al-Kitab dengan haq, membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dia telah menurunkan kepada engkau sebuah kitab dengan kebenaran menyetujui (isi kitab) yang ada di hadapannya, dan Dia telah menurunkan Taurat dan lnjil.
Ayat 4
مِنْ قَبْلُ هُدًى لِلنَّاسِ وَأَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ۗ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ
Kemenag RI 2019
sebelum (turunnya Al-Qur’an) sebagai petunjuk bagi manusia, dan menurunkan Al-Furq?n (pembeda yang hak dan yang batil). Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, bagi mereka azab yang sangat keras. Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). (Ref)
Quraish Shihab
(sebelum al-Qur'an), untuk menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah bagi mereka siksa yang berat; dan Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Terlebih dahulu; petunjuk bagi manusia, dan Dia turunkan al-Furqan. Sesungguhnya, orang-orang yang tidak mau percaya kepada ayat-ayat Allah, bagi mereka adalah adzab yang sangat. Dan, Allah adalah Mahagagah, mempunyai siksaan.
Ayat 5
إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak pula di langit. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, Allah itu, tidak ada yang tersembunyi atas-Nya sesuatu jua pun di langit dan dibumi.
Ayat 6
هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Kemenag RI 2019
Dialah (Allah) yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana yang Dia kehendaki. ) Tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ref)
Quraish Shihab
Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan (Yang Kuasa dan berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dialah yang memberimu rupa di dalam kandungan-kandungan sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Gagah Perkasa, Yang Bijaksana.
Ayat 7
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ ۗ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
Kemenag RI 2019
Dialah (Allah) yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad). Di antara ayat-ayatnya ada yang muhkamat, ) itulah pokok-pokok isi Kitab (Al-Qur’an) dan yang lain mutasyabihat. ) Adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecenderungan pada kesesatan, mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah (kekacauan dan keraguan) dan untuk mencari-cari takwilnya. Padahal, tidak ada yang mengetahui takwilnya, kecuali Allah. Orang-orang yang ilmunya mendalam berkata, “Kami beriman kepadanya (Al-Qur’an), semuanya dari Tuhan kami.” Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali ululalbab. (Ref)
Quraish Shihab
Dia Yang menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad saw.). Di antara ayat-ayat-(nya) ada yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi al-Qur’an, dan yang lain mutasydbihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecenderungan kepada kesesatan, maka mereka mengikuti dengan sungguh-sungguh apa (ayat-ayat) yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah (kekacauan dan kerancuan berpikir serta keraguan di kalangan orang-orang beriman) dan untuk mencari-cari tawil-nya (yang sesuai dengan keratan mereka), padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang orang yang mendalam ilmunya berkata : "Kami beriman dengannya (al-Qur’an), semua dari sisi Tuhan Pemelihara kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya) melainkan Ulil Albab (orang-orang yang berakal bersih, murni dan cerah).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dia yang telah menurunkan kepada engkau sebuah kitab, sebagian darinya adalah ayat-ayat yang muhkam, yaitulah ibu dari Kitab, dan yang lain adalah (ayat-ayat) yang mutasyabih. Adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada kesesatan maka mereka cari-carilah yang mutasyabih darinya itu, karena hendak membuat fitnah dan karena hendak menakwil. Padahal tidaklah mengetahui akan takwilnya itu melainkan Allah. Dan, orang-orang yang telah mendalam kepadanya ilmu, berkata mereka, "Kami percaya kepadanya, semuanya itu adalah dari sisi Tuhan kami." Dan tidaklah akan mengerti kecuali orang-orang yang mempunyai isi pikiran juga.
Ayat 8
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Kemenag RI 2019
(Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. (Ref)
Quraish Shihab
Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling, sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (anugerah).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai, Tuhan kami! Janganlah Engkau sesatkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kiranya kepada kami rahmat langsung dari Engkau. Sesungguhnya, Engkau adalah pemberi karunia.
Ayat 9
رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Kemenag RI 2019
Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya.” Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (Ref)
Quraish Shihab
Wahai, Tuhan kami! Sesungguhnya, Engkaulah yang akan mengumpulkan manusia pada hari yang tidak diragukan lagi padanya." Sesungguhnya, Allah tidaklah menyalahi janji.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tidak ada keraguan padanya. Sesungguhanya Engkau tidak menyalahi janji.
Ayat 10
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمْ وَقُودُ النَّارِ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun harta benda dan anak-anak mereka (untuk menyelamatkan diri) dari (azab) Allah. Mereka itulah bahan bakar api neraka. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, sekali-kali tidak akan berguna bagi mereka harta benda mereka, tidak juga anak-anak mereka, terhadap {siksa) Allah sedikit pun. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, orang-orang yang kafir itu tidaklah akan dapat melepaskan mereka, harta benda mereka dan tidak pula anak-anak mereka dari Allah sesuatu jua pun. Dan, mereka itu semuanya adalah bakaran neraka.
Ayat 11
كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Kemenag RI 2019
(Keadaan mereka) seperti keadaan pengikut Fir‘aun dan orang-orang sebelum mereka. Mereka mendustakan ayat-ayat Kami. Oleh sebab itu, Allah menyiksa mereka karena dosa-dosanya. Allah sangat keras hukuman-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
Mereka seperti kebiasaan kaum Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka, mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah telah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras pembalasan-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sebagaimana halnya dengan keluarga Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka telah mendustakan ayat-ayat Kami. Maka, Allah akan menyiksa mereka dengan dosa mereka. Dan, Allah adalah sangat pedih siksaan-Nya.
Ayat 12
قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad) kepada orang-orang yang kufur, “Kamu (pasti) akan dikalahkan dan digiring ke dalam (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal.” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah kepada orang-orang yang kafir, "Kamu pasti akan dikalahkan dan akan digiring ke ]ahannam. Dan itulah ayunan (tempat) yang seburuk-buruknya"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu, "Kamu akan dikalahkan dan akan dikumpulkan kepada Jahannam, (yaitu) seburuk-buruk tempat persediaan."
Ayat 13
قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا ۖ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُمْ مِثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ ۚ وَاللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِأُولِي الْأَبْصَارِ
Kemenag RI 2019
Sungguh, telah ada tanda (bukti) bagimu pada dua golongan yang bertemu (dalam pertempuran. ) Satu golongan berperang di jalan Allah dan (golongan) yang lain kafir yang melihat dengan mata kepala bahwa mereka (golongan muslim) dua kali lipat jumlahnya. Allah menguatkan siapa yang Dia kehendaki dengan pertolongan-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati). (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya telah ada bukti bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan bertemu (berperang) di jalan Allah dan {segolongan) yang lain kafir. Mereka melihat mereka dengan penglihatan mata (sebanyak) dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pandangan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, telah ada bagi kamu suatu tanda pada dua golongan yang bertemu. Yang satu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain adalah kafir. Mereka (yang berperang karena Allah) melihat kepada mereka (yang kafir) dengan penglihatan mata, dua kali sebanyak mereka. Padahal Allah menyokong dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya, pada yang demikian itu adalah suatu ibarat bagi orang yang mempunyai pikiran.
Ayat 14
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Kemenag RI 2019
Dijadikan indah bagi manusia kecintaan pada aneka kesenangan yang berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertimbun tak terhingga berupa emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik. (Ref)
Quraish Shihab
'Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada aneka syahwat, yaitu wanita-wanita, anak-anak lelaki, harta yang tidak terbilang lagi berlipat ganda dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Diperhiaskan bagi manusia kesukaan kepada barang yang diingin, (yaitu) dari hal perempuan dan anak laki-laki dan berpikul-pikul emas dan perak, dan kuda kendaraan yang diasuh, dan binatang-binatang temak dan sawah ladang. Yang demikian itulah perhiasan hidup di dunia. Namun, di sisi Allah ada (lagi) sebaik tempat kembali.
Ayat 15
قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَٰلِكُمْ ۚ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
Kemenag RI 2019
Katakanlah, “Maukah aku beri tahukan kepadamu sesuatu yang lebih baik daripada yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa, di sisi Tuhan mereka ada surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan (untuk mereka) pasangan yang disucikan serta rida Allah. Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah,"Inginkah kuberitahukan kepada kamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa, pada sisi Tuhan mereka, ada surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dianugerahi) pasangan-pasangan yang disucikan serta keridhaan yang sangat besar bersumber dari Allah. Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Sukakah kamu ceritakan kepada kamu apa yang lebih baik daripada yang demikian, di sisi Tuhan mereka, bagi orang-orang yang bertakwa?" lalah surga-surga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan istri-istri yang suci, dan keridhaan dari Allah. Dan, Allah adalah melihat akan hamba-hamba-Nya.
Ayat 16
الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Kemenag RI 2019
(Yaitu) orang-orang yang berdoa, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami benar-benar telah beriman. Maka, ampunilah dosa-dosa kami dan selamatkanlah kami dari azab neraka.” (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang yang berdoa, "Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
{Yaitu) orang-orang yang berkata, "Ya, Tuhan kami! Sesungguhnya, kami telah beriman. Oleh karena itu, ampunilah bagi kami dosadosa kami dan peliharakanlah kami dari siksaan neraka."
Ayat 17
الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
Kemenag RI 2019
(Juga) orang-orang yang sabar, benar, taat, dan berinfak, serta memohon ampunan pada akhir malam. (Ref)
Quraish Shihab
yakni orang-orang yang sabar, benar, taat, bernafkah, dan yang beristighfar di waktu sahur".
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Yaitu) orang-orang yang sabar dan orang-orang yang jujur dan orang-orang yang sungguh-sungguh taat dan orang-orang yang membelanjakan harta dan orang-orang yang memohon ampun di ujung malam.
Ayat 18
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Kemenag RI 2019
Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia, (Allah) yang menegakkan keadilan. (Demikian pula) para malaikat dan orang berilmu. Tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ref)
Quraish Shihab
Allah menyaksikan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Dia, para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyaksikan yang demikian). Dia Yang menegakkan keadilan (yang memuaskan semua pihak). Tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Allah telah menjelaskan bahwa tiada Tuhan selain Dia. Demikianpun Malaikat dan orang-orang berilmu; bahwa Dia berdiri dengan keadilan. Tidaklah ada Tuhan selain Dia. Mahagagah lagi Bijaksana.
Ayat 19
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah ialah Islam. Orang-orang yang telah diberi kitab tidak berselisih, kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka karena kedengkian di antara mereka. Siapa yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan(-Nya). (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya agama (yang disyariatkan) di sisi Allah adalah Islam. Tidak berselisih orang-orang yang telah diberi al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, yang agama di sisi Allah ialah Islam. Akan tetapi, tidaklah berselisih orang-orang yang diberi Kitab itu melainkan sesudah didatangkan kepada mereka ilmu, lantaran pelanggaran batas di antara mereka. Dan, barangsiapa yang kufur terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah adalah amat cepat perhitungan-Nya.
Ayat 20
فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ ۗ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ ۚ فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
Kemenag RI 2019
Jika mereka mendebat engkau (Nabi Muhammad) katakanlah, “Aku berserah diri kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” Katakanlah kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah diberi Kitab (Taurat dan Injil) dan kepada orang-orang yang umi, ) “Sudahkah kamu masuk Islam?” Jika mereka telah masuk Islam, sungguh mereka telah mendapat petunjuk. Akan tetapi, jika mereka berpaling, sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
Maka, jika mereka mendebatmu (Nabi Muhammad saw.), maka katakanlah:    “Aku menyerahkan wajahku (diriku) kepada Allah dan (demikian pula) siapa yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) dan kepada orang-orang ummi (mereka yang tidak mendapat kitab suci): “Apakah kamu telah menyerahkan diri kamu (memeluk Islam)?” Jika mereka telah menyerahkan diri, maka sungguh mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka sesungguhnya (kewajiban)-mu hanyalah penyampaian (ayat-ayat Allah swt.). Dan Allah Maha Melihat para hamba-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, jika mereka membantah engkau, katakanlah, "Aku telah menyerah diri kepada Allah, demikian juga orang-orang yang mengikutiku." Dan tanyakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Kitab itu dan kepada orangorang yang ummi, "Sudahkah kamu menyerah din?" Maka jika mereka telah menyerah diri maka sesungguhnya telah mendapat petunjuklah mereka. Dan, jika mereka berpaling maka tidak lain kewajiban engkau hanyalah menyampaikan; dan Allah adalah amat memandang kepada hamba-Nya.
Ayat 21
إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan membunuh manusia yang memerintahkan keadilan, sampaikanlah kepada mereka kabar ‘gembira’ tentang azab yang pedih. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan, dan membunuh orang-orang yang menyuruh berbuat adil dari (kelompok) manusia, maka gembirakanlah mereka dengan azab yang sangat pedih.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, orang-orang yang kufur pada perintah-perintah Allah dan membunuh nabi-nabi dengan tidak benar dan membunuh orang-orang yang menyuruhkan keadilan kepada manusia maka beri ancamanlah mereka dengan siksa yang pedih.
Ayat 22
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka itulah orang-orang yang amalnya sia-sia di dunia dan di akhirat dan tidak ada bagi mereka satu penolong pun. (Ref)
Quraish Shihab
Mereka itu adalah orang-orang yang sia-sia amal-amal mereka di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh (satu) penolong (pun).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
ltulah orang-orang yang telah percuma amal-amal mereka di dunia dan di akhirat, dan tidak ada bagi mereka orang-orang yang akan menolong.
Ayat 23
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُدْعَوْنَ إِلَىٰ كِتَابِ اللَّهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ يَتَوَلَّىٰ فَرِيقٌ مِنْهُمْ وَهُمْ مُعْرِضُونَ
Kemenag RI 2019
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memerhatikan orang-orang (Yahudi) yang telah diberi bagian (pengetahuan) kitab (Taurat)? Mereka diajak (berpegang) pada kitab Allah untuk memutuskan (perkara) di antara mereka, kemudian segolongan dari mereka berpaling dan menolak (kebenaran). (Ref)
Quraish Shihab
Tidakkah engkau mengetahui orang-orang (Yahudi) yang telah diberi bagian dari al-Kitab (Taurat), mereka diseru kepada Kitab Allah supaya (Kitab itu) menetapkan hukum di antara mereka; kemudian sebagian dari mereka meninggalkan (seruan itu), dan mereka dalam keadaan berpaling (dari kebenaran).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah engkau perhatikan orang-orang yang telah diberi sebagian dari Kitab, (ketika) diajak mereka pada Kitab Allah, supaya memutuskan di antara mereka? Kemudian berpaling sebagian dari mereka, padahal mereka membelakang? 
Ayat 24
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۖ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Kemenag RI 2019
Demikian itu disebabkan bahwa mereka berkata, “Api neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali beberapa hitungan hari saja.” Mereka teperdaya dalam agamanya oleh apa yang selalu mereka ada-adakan. (Ref)
Quraish Shihab
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka berkata: “Neraka tidak akan menyentuh kami kecuali beberapa hari yang dapat dihitung.” Dan apa yang dahulu mereka ada-adakan telah memperdaya mereka dalam agama mereka.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Yang demikian karena mereka berkata, "Sekali-kali kami tidak akan disentuh oleh apl neraka, melainkan beberapa hari saja. Karena mereka telah dltipu dalam hal agama mereka, oleh karangan-karangan (pemimpin-pemimpin) mereka.
Ayat 25
فَكَيْفَ إِذَا جَمَعْنَاهُمْ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Bagaimanakah (nanti) jika mereka Kami kumpulkan pada hari (Kiamat) yang tidak ada keraguan padanya dan setiap jiwa diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya tanpa dizalimi? (Ref)
Quraish Shihab
Bagaimanakah apabila mereka Kami kumpulkan pada hari (Kiamat) yang tidak ada keraguan padanya? Dan setiap diri akan diberi (pahalanya) dengan cukup atas apa yang telah diusahakan(nya), sedangkan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya (dirugikan).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bagaimanalah hal mereka (kelak) apabila kami kumpulkan mereka pada hari yang tidak diragu-ragukan lagi padanya, dan disempumakan bagi tiap-tiap seorang apa yang mereka usahakan, padahal mereka tidak akan dianiaya?
Ayat 26
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ref)
Quraish Shihab
 Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Allah Pemilik kerajaan, Engkau berikan kerajaan (kekuasaan) kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan (kekuasaan) dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Hanya di tangan-Mu segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Ya, Tuhan yang memiliki segala kekuasaan. Engkau berikan kekuasaan kepada barang siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari barangsiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau muliakan barangsiapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan barangsiapa yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan. Sesungguhnya, Engkau atas tiap-tiap sesuatu adalah Mahakuasa.
Ayat 27
تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Kemenag RI 2019
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.” (Ref)
Quraish Shihab
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau mas ulekan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau (terus-menerus) menganugerahkan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa batas.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Engkau masukkan malam kepada siang dan Engkau masukkan siang kepada malam, dan Engkau keluarkan hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan, Engkau memberi rezeki siapa yang Engkau kehendaki dengan tidak berkira.
Ayat 28
لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
Kemenag RI 2019
Janganlah orang-orang mukmin menjadikan orang kafir sebagai para wali ) dengan mengesampingkan orang-orang mukmin. Siapa yang melakukan itu, hal itu sama sekali bukan dari (ajaran) Allah, kecuali untuk menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Allah memperingatkan kamu tentang diri-Nya (siksa-Nya). Hanya kepada Allah tempat kembali. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat seperti itu niscaya dia tidak dengan Allah sedikit pun, kecuali menghindar dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri {siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah tempat kembali (segala sesuatu).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Janganlah mengambil orang-orang yang Mukminin orang-orang yang kafir jadi pemimpin lebih dari orang-orang yang beriman. Dan, barangsiapa yang berbuat demikian itu maka tidaklah ada dari Allah sesuatu jua pun. Kecuali bahwa kamu berawas diri dari mereka itu sebenar awas. Dan, Allah memperingatkan kamu benar-benar akan diri-Nya. Dan, kepada Allah-lah tujuan kamu.
Ayat 29
قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu menampakkannya, Allah pasti mengetahuinya.” Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah, "jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui. "Allah mengetahui apa yang di langit dan apa yang di bumi. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam dada kamu ataupun kamu tampakkannya, tetapi Allah mengetahuinya juga." Dan Dia pun mengetahui apa yang ada di semua langlt dan apa yang di bumi. Dan, Allah atas tiap-tiap sesuatu Mahakuasa.
Ayat 30
يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakannya dihadirkan, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap seandainya ada jarak yang jauh antara dia dan hari itu. Allah memperingatkan kamu akan (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
Pada hari ketika setiap jiwa menemukan segala apa yang telah dikerjakannya dari sedikit kebaikan pun dihadirkan (di hadapannya), dan apa yang telah dikerjakannya dari kejahatan; dia ingin kalau kiranya antara dia dengan kejahatan itu ada jarak yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(lngatlah) akan hari yang tiap-tiap orang akan menerima ganjaran amal baik yang telah tersedia. Dan, amalan-amalan yang buruk pun, inginlah dia (kiranya) di antara balasan amal buruknya ltu dengan dirinya diantarai oleh masa yang jauh. Dan, Allah memperingatkan kamu benar-benar akan diri-Nya. Dan, Allah amatlah sayang kepada hamba-hamba-Nya.
Ayat 31
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: 'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. "Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Jika memang kamu cinta kepada Allah maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu." Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Penyayang.
Ayat 32
قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Taatilah Allah dan Rasul(-Nya). Jika kamu berpaling, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: "Taatlah kepada Allah dan Rasul; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir."
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Hendaklah kamu taat · kepada Allah dan Rasul. Akan tetapi, jika kamu berpaling maka sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang kafir."
Ayat 33
إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran atas seluruh alam (manusia pada zamannya masing-masing). (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran atas umat-umat (di masa mereka masing-masing),
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, Allah telah telah memilih Adam dan Nuh dan keluarga Ibrahim dan keluarga lmran atas sekalian bangsa-bangsa.
Ayat 34
ذُرِّيَّةً بَعْضُهَا مِنْ بَعْضٍ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
(Mereka adalah) satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Ref)
Quraish Shihab
(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(lalah) keturunan, yang sebagiannya adalah dari yang sebagian. Dan, Allah Maha Mendengar, lagi Mengetahui.
Ayat 35
إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika istri Imran ) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu apa yang ada di dalam kandunganku murni untuk-Mu (berkhidmat di Baitulmaqdis). Maka, terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Ref)
Quraish Shihab
(Ingatlah), ketika istri 'Imran berkata: "Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu, apa (anak) yang dalam kandunganku kiranya menjadi seorangyang dibebaskan ( dari segala ikatan dengan makhluk). Karena itu, terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(lngatlah) tatkala bermohon istri lmran, "Ya, Tuhanku! Sesungguhnya, aku telah bernadzar (anak) yang dalam perutku ini akan diperhambakan kepada Engkau. Sebab itu, terimalah dariku. Sesungguhnya, Engkau adalah Maha Pendengar, lagi Mengetahui."
Ayat 36
فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Kemenag RI 2019
Ketika melahirkannya, dia berkata, “Wahai Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal, Allah lebih tahu apa yang dia (istri Imran) lahirkan. “Laki-laki tidak sama dengan perempuan. Aku memberinya nama Maryam serta memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk.” (Ref)
Quraish Shihab
"Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: "Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan-dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta keturunannya kepada-Mu dari (gangguan) setan yang terkutuk."
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, tatkala telah dilahirkannya, dia pun berkata, "Tuhanku, sesungguhnya aku telah melahirkannya perempuan." Padahal Allah terlebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu. Dan, tidaklah laki-laki seperti perempuan. "Dan aku telah menamainya Maryam, dan sesungguhnya aku memperlindungkannya dan keturunannya kepada Engkau, dari setan terkutuk."
Ayat 37
فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Kemenag RI 2019
Dia (Allah) menerimanya (Maryam) dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik, dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemui di mihrabnya, dia mendapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam, dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan. (Ref)
Quraish Shihab
Maka Tuhan Pemeliharanya menerimanya dengan penerimaan yang baik, dan menumbuhkembangkannya (mendidiknya) dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariyya pemeliharanya. Setiap Zakariyya masuk untuk menemuinya di mihrab, dia mendapati rezeki di sisinya. Zakariyya bertanya: "Wahai Maryam, dari mana engkau memeroleh (rezeki) ini?" Dia menjawab: '1a dari sisi Allah, sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, diterimalah (permohonannya itu) oleh Tuhannya dengan penerimaan yang baik, dan Dia pertumbuhkan dia dengan pertumbuhan yang baik, dan mengasuh akan dia Zakaria. Tiaptiap masuk Zakaria ke tempatnya di mihrab, didapatinya ada makanan disisinya, berkata dia, "Wahai, Maryam! Dari mana engkau dapat ini?" Dia menjawab, "Dia adalah dari Allah. Karena, sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dengan tidak berkira."
Ayat 38
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Kemenag RI 2019
Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (Ref)
Quraish Shihab
Di sanalah Zakariyya berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: ''Tuhanku, anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang berkualitas. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Pada waktu itu berdoalah Zakaria kepada Tuhannya, katanya, "Ya, Tuhanku! berilah kepadaku dart sisi Engkau keturunan yang baik. Sesungguhnya, Engkau adalah Pendengar permohonan.
Ayat 39
فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ
Kemenag RI 2019
Lalu, Malaikat (Jibril) memanggilnya ketika dia berdiri melaksanakan salat di mihrab, “Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) Yahya yang membenarkan kalimat dari Allah, ) (menjadi) anutan, menahan diri (dari hawa nafsu), dan seorang nabi di antara orang-orang saleh.” (Ref)
Quraish Shihab
"Maka para malaikat memanggilnya ketika dia sedang berdiri melakukan shalat di mihrab. (Katanya): ''Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran Yab_ya, Pembenar kalimat Allah, panutan, berkemampuan menahan diri, dan seorang nabi yang termasuk kelompok orang-orang saleh. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, menyerulah kepadanya Malaikat, sedang dia sembahyang di mihrab, "Sesungguhnya, Allah menggembirakan engkau dengan Yahya, yang akan membenarkan kalimat dart allah dan akan menjadi pemimpin dan akan terpelihara dan seorang nabi dari kaum yang saleh."
Ayat 40
قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي عَاقِرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ اللَّهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ
Kemenag RI 2019
Dia (Zakaria) berkata, “Wahai Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak, sedangkan aku sudah sangat tua dan istriku pun mandul?” (Allah) berfirman, “Demikianlah, Allah melakukan apa yang Dia kehendaki.” (Ref)
Quraish Shihab
Dia berkata: "Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedangusia lanjut telah mencapaiku dan istriku pun seorang wanita mandul?" Allah beifi.rman: ''Demikianlah, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. " 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dia berkata, "Ya, Tuhanku! Adakanlah untukku suatu tanda." Dia berfirman, "Tanda engkau ialah bahwa engkau tidak akan bercakap-cakap dengan manusia tiga hari, kecuali dengan isyarat, dan ingatlah Tuhan engkau sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah petang dan pagi."
Ayat 41
قَالَ رَبِّ اجْعَلْ لِي آيَةً ۖ قَالَ آيَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمْزًا ۗ وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
Kemenag RI 2019
Dia (Zakaria) berkata, “Wahai Tuhanku, berilah aku suatu tanda (kehamilan istriku).” Allah berfirman, “Tandanya bagimu adalah engkau tidak (dapat) berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah pada waktu petang dan pagi hari.” (Ref)
Quraish Shihab
Dia berkata, "Tuhanku, berilah aku suatu tanda. "Allah berfirman: "Tandanya bagimu adalah engkau tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan (ingatlah) tatkala berkata Malaikat, ''Wahai, Maryam! Sesungguhnya, Allah telah memilih engkau dan membersihkan engkau dan telah memuliakan engkau atas sekalian perempuan di alam."
Ayat 42
وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata, “Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas seluruh perempuan di semesta alam (pada masa itu). (Ref)
Quraish Shihab
Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata: "Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan memilihmu atas segala wanita di dunia. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Demikianlah dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepada engkau dan tidaklah engkau beserta mereka ketika mereka membuang undi tentang siapa di antara mereka yang akan mengasuh Maryam, dan tidak ada engkau di dekat mereka ketika mereka berbantah.
Ayat 43
يَا مَرْيَمُ اقْنُتِي لِرَبِّكِ وَاسْجُدِي وَارْكَعِي مَعَ الرَّاكِعِينَ
Kemenag RI 2019
Wahai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujudlah, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.” (Ref)
Quraish Shihab
Wahai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu serta sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
''Wahai, Maryann! Tunduklah kepada Tuhan engkau dan sujudlah dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku' ."
Ayat 44
ذَٰلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُونَ أَقْلَامَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ
Kemenag RI 2019
Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad). Padahal, engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena ) mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam dan engkau tidak bersama mereka ketika mereka bersengketa. (Ref)
Quraish Shihab
'1tulah (sebagi,an) dari berita-berita (penting) yanggaib yang Kami wahyukan kepadamu padahal engkau tidak berada di sisi mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengimdi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau tidak berada di sisi mereka ketika mereka bersengketa. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Demikianlah dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepada engkau dan tidaklah engkau beserta mereka ketika mereka membuang undi tentang siapa di antara mereka yang akan mengasuh Maryam, dan tidak ada engkau di dekat mereka ketika mereka berbantah.
Ayat 45
إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata, “Wahai Maryam, sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang (kelahiran anak yang diciptakan) dengan kalimat dari-Nya, namanya Isa Almasih putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat serta termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (Ref)
Quraish Shihab
(Ingatlah) ketika para malaikat berkata: "Wahai Maryam, sesungguhnyaA!lah menggembirakan engkau dengan kalimat (yang datang) dari-Nya, namanya al-Maszb_ 1sa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(lngatlah) tatkala berkata Malaikat, "Wahai, Maryam! Sesungguhnya, Allah memberitakan kepada engkau bahwa engkau akan dapat satu kalimah dari-Nya, namanya al-Masih Isa anak Maryam, yang termulia di dunia dan di akhirat, dan seorang dari mereka yang dihampirkan."
Ayat 46
وَيُكَلِّمُ النَّاسَ فِي الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَمِنَ الصَّالِحِينَ
Kemenag RI 2019
Dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa serta termasuk orang-orang saleh.” (Ref)
Quraish Shihab
Dia berbicara dengan manusia ketika dia masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia termasuk di antara orang-orang yang saleh. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan akan bercakap dengan manusia di dalam buaian dan di masa tua dan dari orangorang yang saleh."
Ayat 47
قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ اللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ إِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Kemenag RI 2019
Dia (Maryam) berkata, “Wahai Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?” Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah, Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki.” Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata padanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu. (Ref)
Quraish Shihab
Maryam berkata: 'Tuhanku, bagaimana bisa aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun. " Allah berfirman: ''Demikianlah, Allah mencipta apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Dia menetapkan suatu urusan, maka Dia berfirman kepadanya: Jadilah!' Maka terjadilah ia. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dia berkata, "Ya, Tuhanku! Bagaimana jalannya aku akan beranak, padahal aku belum pemah disentuh manusia?" Dia berkata, "Demikianlah Allah menjadikan apa yang Dia kehendaki. Apabila Dia telah menentukan sesuatu, Dia berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka dia pun jadi."
Ayat 48
وَيُعَلِّمُهُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ
Kemenag RI 2019
Dia (Allah) mengajarkan kepadanya (Isa) kitab, ) hikmah, ) Taurat, dan Injil. (Ref)
Quraish Shihab
Dan Dia (Allah) akan mengajarkan kepadanya al-Kitab, hikmah, Taurat, dan Injil.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan Dia akan mengajarinya Kitab dan hikmah dan Taurat dan lnjil.
Ayat 49
وَرَسُولًا إِلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنِّي قَدْ جِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُمْ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنْفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللَّهِ ۖ وَأُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَىٰ بِإِذْنِ اللَّهِ ۖ وَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
(Allah akan menjadikannya) sebagai seorang rasul kepada Bani Israil. (Isa berkata,) “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, sesungguhnya aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah yang berbentuk seperti burung. Lalu, aku meniupnya sehingga menjadi seekor burung dengan izin Allah. Aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahir dan orang yang berpenyakit buras (belang) serta menghidupkan orang-orang mati dengan izin Allah. Aku beri tahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kerasulanku) bagimu jika kamu orang-orang mukmin. (Ref)
Quraish Shihab
serta Rasul kepada Bani Isra'il (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepada kamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjiZllt) dari Tuhan kamu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah (sesuatu yang) berbentuk seperti burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; serta aku beritahukan kepada kamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagi kamu jika kamu orang-orang mukmin. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan rasul kepada Bani lsrail, "Sesungguhnya, aku telah datang kepada kamu dengan ayat dari Tuhan kamu. Sesungguhnya, aku dapat membuat untuk kamu dari tanah seperti bentuk burung, lalu aku embuskan padanya maka jadilah dia burung dengan izin Allah. Dan, aku dapat menyembuhkan orang buta dan orang disupak {balak) dan menghidupkan orang yang telah mati dengan izin Allah. Dan, aku dapat menceritakan kepada kamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di dalam rumah-rumah kamu. Sesungguhnya, pada yang demikian itu adalah satu tanda bagimu, jika memang kamu beriman." 
Ayat 50
وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَلِأُحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ ۚ وَجِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Kemenag RI 2019
(Aku diutus untuk) membenarkan Taurat yang (diturunkan) sebelumku dan untuk menghalalkan bagi kamu sebagian perkara yang telah diharamkan untukmu. Aku datang kepadamu dengan membawa tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (Ref)
Quraish Shihab
"Dan (aku diutus kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagi kamu sebagian yang telah diharamkan untuk kamu, dan aku datang kepada kamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan membenarkan apa yang di hadapanku dari Taurat dan untuk menghalalkan bagi kamu apa yang pemah diharamkan atas kamu, dan aku datang kepada kamu dengan ayat dari Tuhan kamu. Maka, takwalah kepada Allah dan taatilah aku."
Ayat 51
إِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۗ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu. Oleh karena itu, sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.” (Ref)
Quraish Shihab
"Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan lebar yang lurus. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kamu, sebab itu sembahlah Dia. lnilah jalan yang lurus."
Ayat 52
فَلَمَّا أَحَسَّ عِيسَىٰ مِنْهُمُ الْكُفْرَ قَالَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ ۖ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ آمَنَّا بِاللَّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Ketika Isa merasakan kekufuran mereka (Bani Israil), dia berkata, “Siapakah yang akan menjadi penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawari (sahabat setianya) menjawab, “Kamilah penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah dan saksikanlah sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim. (Ref)
Quraish Shihab
Maka, tatkala 1sa merasakan dari sebagian mereka keingkaran, berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku menuju kepada Allah?" Para b.awariyyun menjawab: ''Kamilah penolong-penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim (yang berserah diri). "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, tatkala terasa oleh Isa kekafiran mereka, berkatalah dia, "Siapakah yang akan menolongku pada Allah?" Menjawablah Hawariyun, "Kamilah penolong-penolong Allah dan kami naik saksi bahwa kami ini adalah menyerahkan diri.
Ayat 53
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Kemenag RI 2019
Wahai Tuhan kami, kami telah beriman pada apa yang Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rasul. Oleh karena itu, tetapkanlah kami bersama orang-orang yang memberikan kesaksian.” (Ref)
Quraish Shihab
"Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan kami telah mengikuti rasul karena itu tetapkanlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi."
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
"Ya, Tuhan kami! Kami telah percaya kepada apa yang telah Engkau turunkan dan kami pun telah mengikut Rasul itu. Sebab itu, tuliskanlah kiranya kami bersama-sama orang-orang yang telah menyaksikan."
Ayat 54
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya dan Allah pun membalas tipu daya (mereka). Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (Ref)
Quraish Shihab
''Mereka melakukan tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan mereka telah mernbuat tipu daya, tetapi Allah pun telah menipu daya pula, dan Allah adalah sepandai-pandai (pembalas) tipu daya.
Ayat 55
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika Allah berfirman, “Wahai Isa, sesungguhnya Aku mengambilmu, mengangkatmu kepada-Ku, menyucikanmu dari orang-orang yang kufur, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu lebih unggul daripada orang-orang yang kufur hingga hari Kiamat. Kemudian, kepada-Kulah kamu kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang selalu kamu perselisihkan. (Ref)
Quraish Shihab
(Ingatlah) ketika Allah berfirman: "Wahai 1sa, sesungguhnya Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkatmu kepada-Ku serta membersihkanmu dari orang-orang yang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir sampai pada Hari Kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah pengembalian kamu, lalu Aku memutuskan di antara kamu tentang hal-hal yang kamu berselisih padanya. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(lngatlah) tatkala Allah berkata, "Wahai, Isa! Sesungguhnya, Aku akan rnewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepada-Ku dan membersihkan engkau dari orang-orang yang kafir, dan akan menjadikan orang-orang yang rnengikut engkau lebih atas dari orang-orang yang kafir itu sampai Hari Kiamat. Maka, kepada Akulah tempat kamu kembali rnaka akan Aku putuskan nanti di antara kamu dan hal apa-apa yang telah kamu perselisihkan padanya itu."
Ayat 56
فَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَأُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Kemenag RI 2019
Adapun orang-orang yang kufur akan Aku azab mereka dengan azab yang sangat keras di dunia dan di akhirat dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka.” (Ref)
Quraish Shihab
"Maka, adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memeroleh penolong. " 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, adapun orang-orang yang kafir itu maka akan Aku siksalah rnereka dengan siksaan yang sangat di dunia dan di akhirat. Dan, tidaklah ada bagi mereka orang-orang yang akan menolong.
Ayat 57
وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Kemenag RI 2019
Sementara itu, orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan Dia berikan pahala mereka dengan sempurna. Allah tidak menyukai orang-orang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Sedang orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka Dia akan memberi mereka dengan sempurna pahala amal-amal mereka; Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, makaAllah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amal-amal mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan adapun orang-orang yang beriman dan rnengamalkan perbuatan-perbuatan yang saleh maka akan Dia sempumakan ganjaran-ganjaran mereka. Dan, Allah tidaklah suka kepada orangorang yang aniaya.
Ayat 58
ذَٰلِكَ نَتْلُوهُ عَلَيْكَ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ
Kemenag RI 2019
Itulah (kisah Isa) yang Kami bacakan kepadamu (Nabi Muhammad) sebagian bukti-bukti (kebenaranmu sebagai rasul) dan peringatan yang penuh hikmah (Al-Qur’an). (Ref)
Quraish Shihab
Demikianlah Kami membacakannya kepadamu sebagian dari bukti-bukti dan adz-dzikir yang penuh hikmah. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Demikianlah, telah Kami bacakan dia kepada engkau, sebagian dari ayat-ayat dan peringatan yang amat bijaksana.
Ayat 59
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya misal 'lsa di sisi Allah adalah semisal Adam. Allah menciptakannya dari tanah, kemudian beifirman kepadanya: 'Jadilah!" Maka terjadilah ia."
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, perbandingan Isa di sisi Allah, adalah seumpama Adam jua. Dijadikan-Nya dia dari tanah, kemudian Dia berkata, "Jadilah!" maka dia pun jadi. 
Ayat 60
الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
Kemenag RI 2019
Kebenaran itu dari Tuhanmu. Oleh karena itu, janganlah engkau (Nabi Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu. (Ref)
Quraish Shihab
''Kebenaran mutlak datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah engkau termasu k orang-orang yang ragu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kebenaran adalah dan Tuhan engkau maka janganlah engkau termasuk orang yang ragu-ragu. 
Ayat 61
فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ
Kemenag RI 2019
Siapa yang membantahmu dalam hal ini setelah datang ilmu kepadamu, maka katakanlah (Nabi Muhammad), “Marilah kita panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu, kemudian marilah kita bermubahalah ) agar laknat Allah ditimpakan kepada para pendusta.” (Ref)
Quraish Shihab
Siapa yang membantahmu dalam ha! ini sesudah datang kepadamu ilmu maka katakanlah (kepadanya): "Mari/ah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada para pembohong. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, barangsiapa yang membantah Engkau dart hal itu, sesudah datang kepada engkau pengetahuan maka katakanlah, "Martlah kemari! Kita ajak anak-anak kami dan anak-anak kamu dan istri-istri kami dan istri-istri kamu, dan diri-diri kami dan diri-diri kamu, kemudian itu kita adakan mubahalah, dan kita jadikan kiranya laknat Allah atas orang-orang yang berdusta. 
Ayat 62
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْقَصَصُ الْحَقُّ ۚ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya ini benar-benar kisah yang hak. Tidak ada tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Allahlah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ref)
Quraish Shihab
"Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar. Tidak ada Tuhan selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, ini adalah suatu kisah yang benar, dan tidaklah ada dari satu Tuhan pun selain Allah, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang Gagah, lagi Bijaksana.
Ayat 63
فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِالْمُفْسِدِينَ
Kemenag RI 2019
Jika mereka berpaling, (ketahuilah) bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan. (Ref)
Quraish Shihab
Maka jika mereka berkeras berpaling (dari kebenaran), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan."
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka, jika mereka berpaling, sesungguhnya Allah Mahatahu siapa orang-orang yang merusak.
Ayat 64
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, marilah (kita) menuju pada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, (yakni) kita tidak menyembah selain Allah, kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling, katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim.” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: "Wahai Ahl al-Kitab, marilah menuju kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah. ]ika mereka berpaling maka katakanlah: "Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang muslim yang berserah diri (kepada Allah). "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Wahai, Ahlul Kitab! Marilah kemari kepada kalimat yang sama di antara kami dan di antara kamu, yaitu bahwa janganlah kita menyembah melainkan kepada Allah, dan jangan kita menyekutukan sesuatu dengan Dia, dan jangan menjadikan sebagian dari kita akan sebagian menjadi Tuhan-Tuhan selain dari Allah." Maka jika mereka berpaling, hendaklah kamu katakan, "Saksikanlah olehmu bahwasanya kami ini adalah orang-orang yang Islam."
Ayat 65
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تُحَاجُّونَ فِي إِبْرَاهِيمَ وَمَا أُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ إِلَّا مِنْ بَعْدِهِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu berbantah-bantahan ) tentang Ibrahim? Padahal, Taurat dan Injil tidak diturunkan, kecuali setelah dia (Ibrahim). Apakah kamu tidak mengerti? (Ref)
Quraish Shihab
"Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang ha! Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak menggunakan akal kalian?"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahal, Ahlul Kitab! Mengapa kamu bersilang sengketa tentang Ibrahim? Padahal tidaklah diturunkan Taurat dan lnjil melainkan sesudah dia? Apakah kamu tidak berpiklr?  
Ayat 66
هَا أَنْتُمْ هَٰؤُلَاءِ حَاجَجْتُمْ فِيمَا لَكُمْ بِهِ عِلْمٌ فَلِمَ تُحَاجُّونَ فِيمَا لَيْسَ لَكُمْ بِهِ عِلْمٌ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Begitulah kamu. Kamu berbantah-bantahan tentang apa yang kamu ketahui, ) tetapi mengapa kamu berbantah-bantahan (juga) tentang apa yang tidak kamu ketahui? ) Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui. (Ref)
Quraish Shihab
''Beginilah kamu. Kamu ini bantah-membantah menyangkut apa yang kamu miliki dari sedikit pengetahuan; maka kenapa kamu bantah-membantah  tentang hal yang tidak kamu ketahui sedikit pun? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
lngatlah! Kamu ini adalah orang-orang yang pemah berbantah-bantahan dari hal yang ada  pengetahuan kamu padanya, tetapi (sekarang) mengapa kamu berbantah-bantahan dalam hal yang tidak ada pengetahuan kamu padanya? Dan Allah itu mengetahui, sedangkan kamu tidaklah mengetahui.
Ayat 67
مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Kemenag RI 2019
Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, melainkan dia adalah seorang yang hanif ) lagi berserah diri (muslim). Dia bukan pula termasuk (golongan) orang-orang musyrik. (Ref)
Quraish Shihab
'1brahfm bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi. berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bukanlah Ibrahim itu seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, akan tetapi adalah seorang yang bersih dari kesesatan lagi Muslim, dan tidaklah dia dari seorang yang mempersekutukan.
Ayat 68
إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَٰذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آمَنُوا ۗ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang yang paling dekat dengan Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya, Nabi ini (Nabi Muhammad), dan orang-orang yang beriman. Allah adalah pelindung orang-orang mukmin. (Ref)
Quraish Shihab
'Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang bersungguh-sungguh mengikutinya dan Nabi ini serta orang-orang yang beriman, dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang mukmin. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, manusia yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang menurutkan dia dan Nabi ini dan orang-orang yang beriman. Dan, Allah adalah pembela dari orang-orang yang beriman.
Ayat 69
وَدَّتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
Kemenag RI 2019
Segolongan Ahlulkitab ingin menyesatkan kamu. Padahal, mereka tidak menyesatkan (siapa pun), kecuali diri mereka sendiri. Akan tetapi, mereka tidak sadar. (Ref)
Quraish Shihab
''Segolongan dari kelompok Ahl al-Kitab ingi,n seandainya mereka menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan diri mereka sendiri, dan mereka tidak menyadari. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
lngin sekali segolongan dari Ahlul Kitab itu kalau dapat menyesatkan kamu. Akan tetapi, tidaklah akan mereka sesatkan kecuali diri mereka sendiri, sedang mereka tidaklah merasa.  
Ayat 70
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأَنْتُمْ تَشْهَدُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, ) padahal kamu mengetahui (kebenarannya)? (Ref)
Quraish Shihab
"Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu terus-menerus mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu menyaksikan (kebenarannya)? 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai, Ahlul Kitab! Mengapa kamu tidak mau percaya kepada ayat-ayat Allah, padahal kamu menyaksikan?  
Ayat 71
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu mencampuradukkan yang hak dengan yang batil ) dan kamu menyembunyikan kebenaran, ) padahal kamu mengetahui? (Ref)
Quraish Shihab
Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu mencampuradukkan yang b.aq dengan yang batih dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai, Ahlul-kitab! Mengapa kamu campur aduk kebenaran itu dengan kepalsuan dan kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya. 
Ayat 72
وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنْزِلَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Kemenag RI 2019
Segolongan Ahlulkitab berkata (kepada sesamanya), “Berimanlah kamu pada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman pada awal siang dan ingkarlah pada akhir (siang) agar mereka kembali (pada kekufuran). (Ref)
Quraish Shihab
Segolongan dari Ahl al-Kitab berkata: ''Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orangyang beriman pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya supaya mereka kembali (kepada kekufaran). "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan berkata segolongan dari Ahlul Kitab itu, "Berimanlah kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman itu di siang hari dan kufurlah kepadanya di waktu petang, supaya mereka kembali." 
Ayat 73
وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَىٰ هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَىٰ أَحَدٌ مِثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ ۗ قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Janganlah kamu percaya selain kepada orang yang mengikuti agamamu.” ) Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya petunjuk (yang sempurna) itu hanyalah petunjuk Allah. (Janganlah kamu percaya) bahwa seseorang akan diberi seperti apa yang diberikan kepada kamu atau mereka akan menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu.” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah. Dia menganugerahkannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (Ref)
Quraish Shihab
Dan janganlah kamu percaya kecuali kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk yang sempurna ialah petunjuk Allah, dan bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepada kamu, dan bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu. " Katakanlah: "Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
 "Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang-orang yang menuruti agama kamu." Katakanlah, "Sesungguhnya, yang petunjuk ialah petunjuk Allah, bahwa akan diberikan kepada seseorang sebagaimana pemberian yang diberikan kepada kamu, atau akan ada orang yang menempelak kamu di sisi Tuhan kamu." Katakanlah, "Sesungguhnya, karunia itu adalah di tangan Allah, diberikan-Nya akan dia kepada barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan, Allah itu adalah Mahaluas, lagi Mengetahui."  
Ayat 74
يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Kemenag RI 2019
Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki karunia yang besar. (Ref)
Quraish Shihab
"Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dia menentukan rahmat-Nya kepada barang siapa yang Dia kehendaki dan Allah adalah mempunyai karunia yang besar. 
Ayat 75
وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Di antara Ahlulkitab ada orang yang jika engkau percayakan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Akan tetapi, ada (pula) di antara mereka orang yang jika engkau percayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka berkata, “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang umi.” ) Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui. (Ref)
Quraish Shihab
Di antara Ahli al-Kitab ada orang yang jika engkau mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika engkau mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya padamu, kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan karena mereka mengatakan: "Tidak ada dosa bagj kami terhadap orang-orang ummi. "Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan setengah dari Ahlul Kitab itu ada yang kalau engkau percayai dia satu pikul, dia akan menunaikannya kepada engkau. Dan, setengah mereka, ada yang kalau engkau percayai dengan satu dinar, tidak ditunaikannya dia kepada engkau kecuali kalau tetap engkau mendesaknya. Menjadi demikian karena mereka berkata, "Tidak ada dosa atas kita terhadap orang-orang yang bodoh itu." Dan mereka katakan kedustaan atas Allah, padahal mereka mengetahui.
Ayat 76
بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
Kemenag RI 2019
Bukan begitu! Siapa yang menepati janji dan bertakwa, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa. (Ref)
Quraish Shihab
Bukan demikian, sebenarnya siapa yang menepati janjinya dan bertakwa, maak sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertakwa
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bahkan! Barangsiapa yang menyempumakan janji-Nya dan dia pun bertakwa maka sesungguhnya Allah adalah amat suka kepada orang-orang yang bertakwa.
Ayat 77
إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَٰئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. (Ref)
Quraish Shihab
"Sesungguhnya orang-orang yang membeli janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bagian di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka, tidak akan melihat kepada mereka pada Hari Kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Dan bagi mereka siksa yang pedih. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, orang-orang yang membeli dengan mempergunakan janji Allah dan sumpahsumpah mereka akan harga yang sedikit, itulah orang-orang yang tidak akan ada bagian bagi mereka di akhirat, dan tidaklah Allah akan bercakap-cakap dengan mereka dan tidaklah Dia akan memandang kepada mereka di Hari Kiamat, dan tidaklah Allah akan membersihkan mereka. Dan, bagi mereka siksa yang pedih.
Ayat 78
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya di antara mereka (Bani Israil) ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya (ketika membaca) Alkitab agar kamu menyangka (yang mereka baca) itu sebagian dari Alkitab. Padahal, itu bukan dari Alkitab. Mereka berkata, “Itu dari Allah.” Padahal, itu bukan dari Allah. Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, sedangkan mereka mengetahui. (Ref)
Quraish Shihab
''Sesungguhnya di antara mereka ada segokmgan yang memutar-mutar lidahnya membaca al-Kitab supaya kamu mengira yang dibacanya itu sebagian dari alKitab, padahal ia bukan dari al-Kitab dan mereka mengatakan secara terusmenerus: Ia dari sisi Allah: padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan sesungguhnya di antara mereka ada sebagian yang memutar-mutar lidah mereka pada Kitab, supaya kamu sangka dia memang darl Kitab, padahal tidaklah dia darl Kitab, dan mereka katakan bahwa dia itu dari sisi Allah, padahal tidaklah dia dari sisi Allah, dan mereka katakan atas nama Allah suatu kedustaan, padahal mereka mengetahui.
Ayat 79
مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَنْ يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِي مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ
Kemenag RI 2019
Tidak sepatutnya seseorang diberi Alkitab, hukum, dan kenabian oleh Allah, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kamu para penyembahku, bukan (penyembah) Allah,” tetapi (hendaknya dia berkata), “Jadilah kamu para pengabdi Allah karena kamu selalu mengajarkan kitab dan mempelajarinya!” (Ref)
Quraish Shihab
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya al-Kitdb, hukum dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah. "Akan tetapi ( dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani karena kamu selalu mengajarkan al-Kitdb dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah layak bagi kalangan manusia yang diberikan Allah kepadanya Kitab dan hukum dan nubuwwat, kemudian dia berkata kepada manusia, "Hendaklah kamu menjadi hamba-hamba bagiku, bukan hamba Allah." Tetapi ( dia berkata), "Jadilah kamu orang-orang ketuhanan, dari sebab kamu mengajakan Kitab itu dan dari sebab kamu membacanya."
Ayat 80
وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَنْ تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا ۗ أَيَأْمُرُكُمْ بِالْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Tidak (sepatutnya) pula dia menyuruh kamu menjadikan para malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruh kamu (berbuat) kekufuran setelah kamu menjadi muslim? (Ref)
Quraish Shihab
''Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruh kamu menjadikan malaikatmalaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di saat kamu telah menjadi orang yang berserah diri {orangorang muslim)?"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan tidaklah Dia menyuruh kamu mengambil Malaikat dan nabi-nabi menjadi tuhan-tuhan. Apakah (mungkin) kamu kufur sesudah kamu menjadi orang yang berserah diri?
Ayat 81
وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُمْ مِنْ كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنْصُرُنَّهُ ۚ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَىٰ ذَٰلِكُمْ إِصْرِي ۖ قَالُوا أَقْرَرْنَا ۚ قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu, lalu datang kepada kamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” ) Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami mengakui.” Allah berfirman, “Kalau begitu, bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.” (Ref)
Quraish Shihab
(Ingatlah) ketikaAllah mengambil perjanjian dari para nabi: ''Sungguh, apa saja yang Aku anugerahkan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya. " Allah ber.firman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" Mereka menjawab: ''Kami mengakui. "Allah berfirman: ''Kalau begitu saksikanlah ( wahai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan (ingatlah) tatkala Allah mengadakan perjanjian dengan nabi-nabi, "Jika datang kepada kamu kitab dan hikmat, kemudian datang pula kepada kamu seorang Rasul, yang membenarkan apa yang ada pada kamu, bahwa kamu akan sungguh-sungguh percaya kepadanya dan sungguh-sungguh akan membelanya.11 Dia bertanya, "Sudahkan kamu bertkrar dan kamu terima perjanjian-Ku itu? Mereka menjawab, "Kami telah bertkrar. Berfirmanlah Dia, "Maka saksikanlah olehmu dan aku pun bersama-sama dengan kamu dari golongan yang menyaksikan.
Ayat 82
فَمَنْ تَوَلَّىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Kemenag RI 2019
Siapa yang berpaling setelah itu, mereka itulah orang-orang fasik. (Ref)
Quraish Shihab
Barang siapa berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka barangsiapa yang berpaling sesudah yang demikian itu maka itulah mereka-mereka yang fasik.
Ayat 83
أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ
Kemenag RI 2019
Mengapa mereka mencari agama selain agama Allah? Padahal, hanya kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi berserah diri, baik dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan. (Ref)
Quraish Shihab
''Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah-Lah mereka dikembalikan. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Apakah yang lain dart agama Allah yang mereka kehendaki? Padahal kepada-Nyalah menyerah apa-apa yang ada di semua langit dan bumi, dengan suka sendirt, atau dengan terpaksa? Dan kepada-Nyalah mereka akan dikembalikan.
Ayat 84
قُلْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَالنَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Kami beriman kepada Allah dan pada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya‘qub beserta anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa, serta para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri.” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: ''Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan atas kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail dan Ishaq serta Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah, "Kami percaya kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim dan Ismail, dan lshaq dan Ya'kub dan anak-cucu, dan apa yang dibertkan kepada Musa dan Isa dan nabi-nabi dari Tuhan mereka. Tidaklah kami memperbedabedakan di antara seorang pun dart mereka itu, dan kami, kepada-Nyalah kami menyerah.
Ayat 85
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Kemenag RI 2019
Siapa yang mencari agama selain Islam, sekali-kali (agamanya) tidak akan diterima darinya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi. (Ref)
Quraish Shihab
"Barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan barangsiapa yang menginginkan selain dari Islam menjadi agama maka sekali-kali tidaklah akan diterima dartnya. Dan, dia pada hart akhirat adalah seorang dari orang-orang yang rugi.
Ayat 86
كَيْفَ يَهْدِي اللَّهُ قَوْمًا كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ وَشَهِدُوا أَنَّ الرَّسُولَ حَقٌّ وَجَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Kemenag RI 2019
Bagaimana (mungkin) Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kufur setelah mereka beriman dan mengakui bahwa Rasul (Muhammad) itu benar dan bukti-bukti yang jelas telah sampai kepada mereka? Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Bagaimana Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul dan keterangan-keterangan pun telah datang kepada mereka? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orangyang zalim. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bagaimanakah Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kufur sesudah mereka beriman, dan telah pemah mengaku bahwa Rasul itu benar? Dan telah datang kepada mereka keterangan-keterangan? Dan Allah tidaklah akan memberi hidayah kepada kaum yang aniaya. 
Ayat 87
أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُمْ أَنَّ عَلَيْهِمْ لَعْنَةَ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka itu, balasannya adalah ditimpa laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya. (Ref)
Quraish Shihab
''Mereka itu, balasannya ialah: laknat Allah ditimpakan atas mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya,
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka itu, balasan mereka ialah bahwa atas mereka laknat Allah dan Malaikat dan manusia sekalian.
Ayat 88
خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ
Kemenag RI 2019
Mereka kekal di dalamnya (laknat). Tidak akan diringankan azab dari mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan, (Ref)
Quraish Shihab
mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kekal mereka di dalamnya. Tidak akan diringankan atas mereka itu siksaan, dan tidaklah mereka akan diberi kesempatan.
Ayat 89
إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Kemenag RI 2019
kecuali orang-orang yang bertobat setelah itu dan memperbaiki (dirinya). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ref)
Quraish Shihab
"Kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu, dan mengadakan perbaikan. Maka sesunggu,hnya Allah Maha Pengampun lagi, Maha Penyayang. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kecuali orang-orang yang tobat sesudah demikian dan memperbaiki; maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun, lagi Penyayang. 
Ayat 90
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الضَّالُّونَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang kufur setelah beriman, kemudian bertambah kekufurannya, tidak akan diterima tobatnya dan mereka itulah orang-orang sesat. (Ref)
Quraish Shihab
''Sesunggu,hnya orang-orang yang kafir sesudah keimanan mereka, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, orang-orang yang kafir sesudah mereka beriman, kemudian bertambah-tambah kufur mereka, sekali-kali tidaklah akan diterima tobat mereka. Dan, mereka itulah orang-orang yang telah sesat.
Ayat 91
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِ ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati sebagai orang-orang kafir tidak akan diterima (tebusan) dari seseorang di antara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak ada penolong bagi mereka. (Ref)
Quraish Shihab
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka  emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengannya. Bagi mereka itulah siksa yangpedih dan sekali-kali mereka tidak memeroleh sedikit penolongpun. "
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya, orang-orang yang kafir lalu mati, sedang mereka tetap dalam kafir, sekali-kali tidaklah akan diterima dari mereka, sekalipun emas sepenuh bumi, untuk menebus diri dengan dia. Mereka itu, bagi mereka adalah siksaan yang pedih, dan tidaklah mereka akan mendapat orang-orang yang akan membantu .
Ayat 92
لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya. (Ref)
Quraish Shihab
Kamu sekali-kali tidak akan meraih kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian dari apa yang kamu sukai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentang hal itu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sekali-kali tidaklah kamu akan mencapai kebaikan, sebelum kamu mendermakan sebagian dari harta yang kamu sayangi. Dan apa jua pun dari sesuatu yang kamu dermakan itu sesungguhnya Allah Mengetahui.
Ayat 93
كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَىٰ نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ ۗ قُلْ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Kemenag RI 2019
Semua makanan halal bagi Bani Israil, kecuali makanan yang diharamkan oleh Israil (Ya‘qub) atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. ) Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bawalah Taurat lalu bacalah, jika kamu orang-orang yang benar.” (Ref)
Quraish Shihab
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan (makanan) yang diharamkan oleh Israil (Nabi Ya‘qub as.) atas dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah ia jika kamu orang-orang yang benar.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Segala makanan dahulunya adalah halal bagi Bani Israil kecuali yang diharamkan oleh Israil atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah : Kalau begitu bawalah Taurat itu dan bacalah, kalau memang kamu orang-orang yang benar.
Ayat 94
فَمَنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Kemenag RI 2019
Maka, siapa yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ) setelah itu, mereka itulah orang-orang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Maka, barang siapa mengada-adakan kebohongan besar terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah orang-orang zalim.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka barangsiapa yang mengarang-ngarang dusta atas Allah sesudah demikian itu, maka mereka itulah orang-orang zalim.
Ayat 95
قُلْ صَدَقَ اللَّهُ ۗ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Maha Benar Allah (dalam firman-Nya).” Maka, ikutilah agama Ibrahim yang hanif dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik. (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Mahabenar Allah.” Maka, ikutilah agama Ibrahim yang (lurus, tidak cenderung kepada kebatilan dan jauh dari kepercayaan sesat), dan bukan-lah dia (Nabi Ibrahim as.) termasuk (golongan) orang-orang musyrik.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah: Benarlah Allah! Lantaran itu turutlah agama Ibrahim, yang lurus; dan bukanlah dia dari orang-orang yang musyrikin.
Ayat 96
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) ) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah bagi) manusia, ialah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya rumah yang pertama sekali didirikan untuk manusia ialah yang di Bakkah itu, sebagai (rumah) yang diberi berkat dan petunjuk bagi isi alam.
Ayat 97
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Kemenag RI 2019
Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. ) Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu ) mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam. (Ref)
Quraish Shihab
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) Maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah), menjadi amanlah dia; mengerjakan haji menuju Baitullah adalah kewajiban manusia terhadap Allah, (yaitu bagi) yang mampu mengadakan perjalanan ke sana; barang siapa kafir, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (dan tidak butuh) pada seluruh alam.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Disana ada tanda-tanda yang nyata, tempat berdiri Ibrahim; dan barang siapa yang masuk ke nya, amanlah dia. Dan karena Allah wajib atas manusia pergi haji ke rumah itu, yaitu siapa yang sanggup menuju ke sana. Dan barang siapa yang kugur, maka sesungguhnya Allah adalah Mahakaya dari sekalian makhluk.
Ayat 98
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ شَهِيدٌ عَلَىٰ مَا تَعْمَلُونَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu terus-menerus mengingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan apa yang kamu kerjakan?” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: "Wahai Ahlal-Kitab, mengapa kamu terus-menerus mengingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan?"
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah: Wahai Ahlul Kitab! Mengapa kamu tidak peraya kepada ayat-ayat Allah itu, padahal Allah menyaksikan apa-apa yang kamu kerjakan?
Ayat 99
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ آمَنَ تَبْغُونَهَا عِوَجًا وَأَنْتُمْ شُهَدَاءُ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Kemenag RI 2019
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, mengapa kamu terus-menerus menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah? Kamu (memang) menghendakinya (jalan Allah itu) menjadi bengkok, sedangkan kamu menyaksikan. ) Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Ref)
Quraish Shihab
Katakanlah: Wahai Ahl al-Kitab, mengapa kamu terus-menerus menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan?" Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Katakanlah: Wahai Ahlul Kitab! Mengapa kamu palingkan orang-orang yang telah beriman dari jalan Allah, karena keinginan kamu agar dia bengkok? Padahal kamu menyaksikan? Dan tidaklah Allah lengah dari yang kamu kerjakan.
Ayat 100
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti segolongan dari orang yang diberi Alkitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang-orang kafir setelah beriman. (Ref)
Quraish Shihab
"Wahai orang-orang yang beriman, seanda,inya kamu mengi,kuti sebagian dari orang-orang yang diberi al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Jikalau kamu ikuti (kehendak) segolongan dari orang-orang yang keturunan kitab itu, niscsya akan mereka kembalikan kamu menjadi kafir, sesudah kamu beriman.
Ayat 101
وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ ۗ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Kemenag RI 2019
Bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Siapa yang berpegang teguh pada (agama) Allah, sungguh dia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus. (Ref)
Quraish Shihab
Bagaimana kamu menjadi kafir, padahal dibacakan (disampaikan) kepada kamu ayat-ayat Allah, dan Rasul-Nya pun berada di tengahtengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh dia telah diberi petunjuk kepada jalan lebar yang lurus. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan bagaimana kamu akan kufur, padahal telah dibacakan kepada kamu ayat-ayat Allah, dan di antara kamu ada Rasul-Nya? Dan barangsiapa yang berpegang teguh dengan Allah, maka sesungguhnya telah diberi petunjuk dia kepada jalan yang lurus. 
Ayat 102
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Muslim (tunduk patuh dan berserah diri kepada Allah swt.). 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Takwalah kamu kepada Allah sebenar-benar takwa; dan janganlah kamu mati melainkan di dalam keadaan Muslimin
Ayat 103
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Kemenag RI 2019
Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk. (Ref)
Quraish Shihab
Dan berpegang teguhlah kamu semua kepada tali (agama) Allah (yakni al-Qur’an), dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu dahulu (pada masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Dia mempersatukan hati kamu, lalu menjadilah kamu karena nikmat-Nya, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang api (neraka), lalu Dia menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya kamu mendapat petunjuk. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah dan janganlah kamu bercerai-berai; dan ingatlah olehmu nikmat Allah atas kamu; seketika kamu sedang bermusuh-musuhan telah dijinakkan-Nya antara hati kamu masing-masing, sehingga dengan nikmat Allah kamu jadi bersaudara. Padahal dahulunya kamu telah di pinggir lubang neraka, tetapi kamu telah diselamatkan-Nya daripadanya. Demikianlah Allah menyatakan tanda-tanda-Nya kepada kamu, supaya kamu mendapat petunjuk.
Ayat 104
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Kemenag RI 2019
Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. ) Mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Ref)
Quraish Shihab
Dan hendaklah ada di antara kamu (segolongan) umat yang mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma‘ruf dan mencegah yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Hendaklah ada antara kamu satu golongan yang mengajak kepada kebaikan menyuruh berbuat yang ma’ruf dan melarang perbuatan mungkar. Dan mereka itu, ialah orang-orang yang beroleh kemenangan.
Ayat 105
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Kemenag RI 2019
Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang sangat berat. (Ref)
Quraish Shihab
Dan janganlah kamu menjadi serupa dengan orang-orang yang berkelompok-kelompok dan berselisih sesudah datang keterangan-keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang sangat besar. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang telah berpecah-belah dan berselisih sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan. Dan bagi mereka itulah siksaan yang besar.
Ayat 106
يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ
Kemenag RI 2019
(Azab itu terjadi) pada hari ketika ada wajah yang putih berseri dan ada pula wajah yang hitam kusam. Adapun orang-orang yang berwajah hitam kusam (kepada mereka dikatakan), “Mengapa kamu kafir setelah beriman? Oleh karena itu, rasakanlah azab yang disebabkan kekafiranmu.” (Ref)
Quraish Shihab
Pada hari (yang di waktu itu) ada wajah-wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah-wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram wajah-wajah mereka, (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu, rasakanlah azab disebabkan kekafiran kamu.” 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Pada hari yang wajah-wajah menjadi putih dan wajah-wajah (yang lain) menjadi hitam; maka adapun kepada orang-orang yang menjadi hitam muka itu dikatakan: Bukankah kamu telah kufur sesudah kamu beriman? Maka rasailah adzab, sebab kamu telah kufur itu.
Ayat 107
وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِي رَحْمَةِ اللَّهِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Kemenag RI 2019
Adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga). Mereka kekal di dalamnya. (Ref)
Quraish Shihab
Dan adapun orang-orang yang putih berseri wajah-wajah mereka, maka mereka berada dalam rahmat Allah; mereka kekal di dalamnya. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan adapun orang-orang yang putih muka itu, maka di rahmat Allah-lah mereka itu akan kekal.
Ayat 108
تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۗ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِلْعَالَمِينَ
Kemenag RI 2019
Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan benar dan tidaklah Allah berkehendak melakukan kezaliman pada semesta alam. (Ref)
Quraish Shihab
Itulah ayat-ayat Allah, Kami membacakannya (mewahyukannya) kepadamu (Nabi Muhammad saw.) dengan haq (benar); dan tidaklah Allah berkehendak menganiaya (siapa pun) di seluruh alam.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Demikian itulah tanda-tanda dari Allah, Kami bacakan kepadamu dengan sebenarnya. Dan tidaklah Allah bermaksud zalim kepada makhluk
Ayat 109
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ
Kemenag RI 2019
Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan. (Ref)
Quraish Shihab
Dan milik Allah apa yang di langit dan apa yang di bumi; dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kepunyaan Allah-lah apa-apa yang ada di langit dan yang di bumi. Dan kepada Allah-lah akan dikembalikan segala urusan.
Ayat 110
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Kemenag RI 2019
Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia (selama) kamu menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Seandainya Ahlulkitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. (Ref)
Quraish Shihab
Kamu (kaum Muslim) adalah umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah yang munkar, dan beriman kepada Allah. Dan jika seandainya Ahl al-Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada orang-orang mukmin (yang mantap imannya), dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kamu adalah sebaik-baik umat yang telah dikeluarkan antara manusia; (karena) kamu menyuruh berbuat yang ma’ruf dan melarang perbuatan yang mungkar serta percaya kepada Allah. Dan kalau sekiranya berimanlah Ahlul Kitab sesungguhnya itulah yang baik bagi mereka (tetapi) antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.
Ayat 111
لَنْ يَضُرُّوكُمْ إِلَّا أَذًى ۖ وَإِنْ يُقَاتِلُوكُمْ يُوَلُّوكُمُ الْأَدْبَارَ ثُمَّ لَا يُنْصَرُونَ
Kemenag RI 2019
Mereka tidak akan membahayakanmu, kecuali gangguan-gangguan kecil saja. Jika mereka memerangi kamu, niscaya mereka berbalik ke belakang (kalah), kemudian mereka tidak mendapat pertolongan. (Ref)
Quraish Shihab
Sekali-kali mereka (orang-orang fasik) tidak akan dapat mendatangkan mudharat (bencana atau musibah) kepada kamu, tetapi (hanya) gangguan-gangguan (saja). Dan jika mereka berperang melawan kamu, mereka berbalik dari kamu (melarikan diri) ke belakang, kemudian mereka tidak akan mendapat pertolongan. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah mereka akan membahayakan kamu, kecuali mengganggu (sedikit); dan jika mereka memerangi kamu, mereka akan berbalik punggung kepada kamu (kalah), sesudah itu mereka tidak akan dimenangkan
Ayat 112
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ
Kemenag RI 2019
Kehinaan ditimpakan kepada mereka di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka pasti mendapat murka dari Allah dan kesengsaraan ditimpakan kepada mereka. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas. (Ref)
Quraish Shihab
Ditimpakanlah atas mereka kenistaan di mana saja mereka berada, kecuali (jika mereka berpegang) kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka ditimpa kerendahan. Yang demikian itu karena mereka mengkufuri ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa (alasan) yang memang tidak dibenarkan. Yang demikian itu disebabkan mereka selalu durhaka dan melampaui batas. 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka itu ditimpa kehinaan dimana saja mereka berada, kecuali (jika mereka berpegang) pada tali Allah dan tali manusia. Sepantasnya mereka kena murka Allah dan ditimpa kehinaan (kemiskinan) Yang demikian itu ialah karena sesungguhnya mereka telah kufur kepada ayat-ayat Allah dan mereka bunuh nabi-nabi dengan tiada kebenaran. Demikianlah, karena mereka telah durhaka dan melanggar peraturan.
Ayat 113
لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ
Kemenag RI 2019
Mereka tidak sama. Di antara Ahlulkitab ada golongan yang lurus. ) Mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam hari dalam keadaan bersujud (salat). (Ref)
Quraish Shihab
Mereka (Ahl al-Kitab) itu tidak sama; di antara mereka ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah di waktu-waktu malam, sedangkan mereka bersujud.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah mereka itu sama. Antara Ahlul Kitab itu ada yang lurus; mereka baca ayat-ayat Allah di tengah malam dan mereka pun merendah diri
Ayat 114
يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang saleh. (Ref)
Quraish Shihab
Mereka beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah yang munkar dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang saleh.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka pun percaya kepada Allah dan hari Kemudian, dan mereka pun menyuruh berbuat yang ma’ruf (baik) dan melarang perbuatan yang mungkar dan mereka pun berlomba-lomba di dalam kebaikan. Mereka itu adalah golongan orang-orang saleh.
Ayat 115
وَمَا يَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ يُكْفَرُوهُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ
Kemenag RI 2019
Kebaikan apa pun yang mereka kerjakan, mereka tidak akan dihalangi dari (pahala)-nya. Allah Maha Mengetahui orang-orang bertakwa. (Ref)
Quraish Shihab
Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dikufuri (senantiasa disyukuri dan diberi ganjaran); dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kebaikan apa pun yang mereka kerjakan, sekali-kali tidaklah akan dihilangkan pahalanya dari mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.
Ayat 116
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, baik harta maupun anak-anaknya, sedikit pun tidak dapat menolak (azab) Allah. Mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, sekali-kali tidaklah akan bermanfaat bagi mereka harta mereka, tidak (juga) anak-anak mereka, dalam menolak (azab) Allah sedikit pun. Dan mereka adalah para penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya orang-orang kufur itu, tidaklah harta benda dan anak-anak mereka akan menolak sebarang siksa pun dari Allah; dan mereka itu adalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.
Ayat 117
مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Kemenag RI 2019
Perumpamaan harta yang mereka infakkan di dalam kehidupan dunia ini adalah ibarat angin yang mengandung hawa sangat dingin yang menimpa tanaman (milik) suatu kaum yang menzalimi diri sendiri, lalu (angin itu) merusaknya. Allah tidak menzalimi mereka, tetapi mereka yang menzalimi diri sendiri. (Ref)
Quraish Shihab
Perumpamaan apa yang mereka nafkahkan di kehidupan dunia ini, adalah seperti angin yang mengandung hawa sangat dingin yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri mereka (sendiri), lalu (angin itu) merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka (sendiri).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Perumpamaan bagi apa yang mereka belanjakan di dunia ini, adalah laksana angin yang di dalamnya ada udara yang sangat sejuk, yang menimpa tanam-tanaman kaum yang telah menganiaya diri mereka sendiri, lalu angin itu membinasakannya. Dan bukanlah Allah yang menganiaya mereka, melainkan terhadap diri mereka sendirilah mereka aniaya.
Ayat 118
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil teman kepercayaan dari orang-orang di luar kalangan (agama)-mu (karena) mereka tidak henti-hentinya (mendatangkan) kemudaratan bagimu. Mereka menginginkan apa yang menyusahkanmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang mereka sembunyikan dalam hati lebih besar. Sungguh, Kami telah menerangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu berpikir. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orangorang yang di luar kalangan kamu" menjadi teman kepercayaan kamu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagi kamu. Mereka menginginkan apa yang menyusahkan kamu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar. Sungguh, Kami telah menjelaskan kepada kamu tanda-tanda (yang membedakan kawan dari lawan), jika kamu berpikir.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan sebagai kawan rapat lain dari golongan kamu; tidaklah mereka henti-hentinya menarik kecelakaan untuk kamu, mereka sukanian apa-apa yang akan menyulitkan kamu. Sesungguhnya kebencian telah jelas (keluar) dari mulut mereka, tetapi apa yang disembunyikan oleh dada mereka adalah lebih besar. Sungguh telah Kami nyatakan kepada kamu tanda-tanda itu, jika kamu mau berpikir
Ayat 119
هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Kemenag RI 2019
Begitulah kamu. Kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman pada semua kitab. Apabila mereka berjumpa denganmu, mereka berkata, “Kami beriman.” Apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena murka kepadamu. Katakanlah, “Matilah kamu karena kemurkaanmu itu!” Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (Ref)
Quraish Shihab
Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, sedangkan kamu beriman kepada semua kitab. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: “Kami telah beriman” dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari sebab marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah: “Matilah kamu karena kemarahan dan kebencianmu (itu).” Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Inilah kamu! Kamu kasih kepada mereka, padahal mereka tidak kasih kepada kamu, dan kamu beriman kepada (isi) kitab semuanya. Padahal apabila mereka bertemu dengan kamu, mereka berkata, Kami telah beriman! Tetapi apabila mereka telah berpisah, mereka menggigit jari karena sangat geram dan benci. Katakanlah: Matilah kamu dalam gerammu! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang ada di dalam setiap dada.
Ayat 120
إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ
Kemenag RI 2019
Jika kamu memperoleh kebaikan, (niscaya) mereka bersedih hati. Adapun jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tidaklah tipu daya mereka akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sesungguhnya Allah Maha Meliputi segala yang mereka kerjakan. (Ref)
Quraish Shihab
Jika kamu disentuh (mendapat walau sedikit) kebaikan, niscaya mereka tidak senang, tetapi jika kamu ditimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepada kamu Sesungguhnya Allah Maha Meliputi segala yang mereka kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Jika kamu beroleh kebaikan, mereka pun susah. Dan jika kamu ditimpa oleh kesusahan, mereka pun gembira. Akan tetapi, jika kamu, semua bersabar dan bertakwa, tidaklah akan mencelakakan kamu sedikit jua pun tipu daya mereka. Sesungguhnya Allah mengepung apa pun yang mereka kerjakan
Ayat 121
وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad) berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu untuk mengatur orang-orang mukmin pada pos-pos pertempuran. ) Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Ref)
Quraish Shihab
Dan (ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad saw.) berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu dan menempatkan orang-orang mukmin di beberapa tempat untuk berperang. Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan (ingatlah) tatkala engkau keluar dari ahlimu pagi-pagi, menyiapkan tempat-tempat kedudukan untuk berperang bagi orang-orang beriman. Allah Mendengar lagi Mengetahui.
Ayat 122
إِذْ هَمَّتْ طَائِفَتَانِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَا وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا ۗ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika dua golongan dari pihak kamu ) ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong mereka. Oleh karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal. (Ref)
Quraish Shihab
Ketikaduagolongan dari i pasukan1 Icanm terbetik daluni pikirannya keinginan untuk menggagalkan (niatnya berperang karena takut mati), padahal Allah adalah Penolong bagi keduanya (golongan ini). (Karena itu), hendaklah Kepada Allah saja
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Ingatlah) tatkala dua golongan antara kamu hampir saja lemah, Allah menjadi pelindung mereka keduanya. Dan kepada Allah-lah bertawakal orang-orang yang beriman.
Ayat 123
وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, Allah benar-benar telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu (pada saat itu) adalah orang-orang lemah. ) Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah agar kamu bersyukur. (Ref)
Quraish Shihab
Dan demi (Allah)! Sungguh, Allah telah menolong kamu dalam perang Badar, sedangkan kamu (ketika itu) adalah orang-orang yang lemah Karena ini, bertakwalah kepada Allah, supaya k.imu mensyukuri-(Nya)
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya Allah telah menolong kamu di Badar, padahal kamu (waktu itu) lemah. Dan takwalah kepada Allah, supaya kamu berterima kasih.
Ayat 124
إِذْ تَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ أَلَنْ يَكْفِيَكُمْ أَنْ يُمِدَّكُمْ رَبُّكُمْ بِثَلَاثَةِ آلَافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُنْزَلِينَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad) mengatakan kepada orang-orang mukmin, “Apakah tidak cukup bagimu bahwa Tuhanmu membantumu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?” (Ref)
Quraish Shihab
(Ingadali), ketika engkau (Nabi Muhammad saw.) mengatakan kepada orang orang mukmin: Apakah tidak akan cukup bagi kamu bahwa Tuhan Pemelihara kamu membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan?”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Ingatlah) tatkala engkau berkata kepada orang-orang yang beriman itu: Tidakkah cukup bagi kamu bahwa Tuhan kamu akan membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yangditurunkan?
Ayat 125
بَلَىٰ ۚ إِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُمْ مِنْ فَوْرِهِمْ هَٰذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ آلَافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُسَوِّمِينَ
Kemenag RI 2019
“Ya (cukup).” Jika kamu bersabar dan bertakwa, lalu mereka datang menyerang kamu dengan tiba-tiba, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda. (Ref)
Quraish Shihab
Ya (cukup), jika kamti bersabar dan bertakwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika iru juga, pasti Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sungguh! Jika kamu bersabar dan bertakwa, walaupun mereka itu datang kepada kamu segera sekarang ini juga, Tuhan kamu akan membantu kamu dengan lima ribu malaikat dalam keadaan menyerbu
Ayat 126
وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُمْ بِهِ ۗ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ
Kemenag RI 2019
Allah tidak menjadikannya (pertolongan itu) kecuali hanya sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)-mu dan agar hatimu tenang karenanya. Tidak ada kemenangan selain dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ref)
Quraish Shihab
Allah ridak menjadikannya (pemberian bala-bantuan itu) melainkan sebagai kabar gembira bagi kamu, dan supaya tenteram hati kamu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah Yang Maha Perkasa, lagi Malta Bijaksana.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah Allah menjadikan yang demikian itu, melainkan sebagai berita gembira bagi kamu supaya tenteramlah hati kamu karenanya. Dan tidaklah ada kemenangan, melainkan dari sisi Allah, Yang Mahagagah, lagi Bijaksana.
Ayat 127
لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْقَلِبُوا خَائِبِينَ
Kemenag RI 2019
(Hal itu dilakukan) untuk membinasakan segolongan orang yang kufur ) atau untuk menjadikan mereka hina sehingga mereka kembali tanpa memperoleh apa pun. (Ref)
Quraish Shihab
(Allah swt. melakukan hal demikian itu) supaya Dia membinasakan sekelompok kecil dari orang-orang kafir, atau menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dalam keadaan kecewa.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Karena Dia hendak memotong sebagian dari orang-orang yang kafir itu dan hendak mendukacitakan mereka, maka pulanglah mereka dalam keadaan hampa.
Ayat 128
لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ
Kemenag RI 2019
Hal itu sama sekali bukan menjadi urusanmu (Nabi Muhammad), ) apakah Allah menerima tobat mereka atau mengazabnya karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Tidak ada sedikit pun (campur tangan) darimu (Nabi Muhammad sawj) dalam urusan (mereka), atau Dia menerima taubat mereka (kaum musyrik), arau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang zalim.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah suatu jua pun hak bagimu; apakah Allah menerima tobat mereka ataupun Dia hendak mengadzab mereka. Lantaran mereka itu adalah orang-orang yang zalim
Ayat 129
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Kemenag RI 2019
Milik Allahlah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ref)
Quraish Shihab
Dan milik Allah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang Dia kehendaki I berdasarkan kemauan dan kecenderungan masingmasing); dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di seluruh langit dan bumi. Dia ampuni siapa yang Dia kehendaki dan Dia siksa siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Penyayang.
Ayat 130
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda ) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang orang yang beriman! { anganlah kamu memakan riba dengan icrljpai ganda dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba berlipat ganda. Dan takwalah kepada Allah, supaya kamu beroleh kemenangan
Ayat 131
وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
Kemenag RI 2019
Lindungilah dirimu dari api neraka yang disediakan bagi orang-orang kafir. (Ref)
Quraish Shihab
Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang kafir.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan kendaklah kamu takut kepada api neraka yang telah disediakan untuk orang-orang kafir.
Ayat 132
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Kemenag RI 2019
Taatilah Allah dan Rasul (Nabi Muhammad) agar kamu diberi rahmat. (Ref)
Quraish Shihab
Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Taatlah kepada Allah dan Rasul supaya kamu diberi rahmat
Ayat 133
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Kemenag RI 2019
Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (Ref)
Quraish Shihab
Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhan Pemelihara kamu dan surga yang lebarnya (selebar) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Berlomba-lombalah kamu sekalian kepada ampunan Tuhan kamu dan surga yang (luasnya) seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.
Ayat 134
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Kemenag RI 2019
(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang yang nmiiulkuhleuii (hartanya), di waktu lapang maupun sempit, dan orangorang yang (mampu) menahan anutali dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang orang muhsin (orang yang selalu berbuat yang lebih baik).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Yaitu) orang-orang yang menderma dalam waktu senang dan susah, dan orang-orang yang menahan marah dan memberi maaf manusia. Dan Allah adalah sangat kasih kepada orang-orang yang berbuat baik.
Ayat 135
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Demikian (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, ) mereka (segera) mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya. Siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan apa yang mereka kerjakan (perbuatan dosa itu) sedangkan mereka mengetahui(-nya). (Ref)
Quraish Shihab
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri (dengan berbuat dosa), mereka mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa dosa mereka. Dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa selain? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan (keji) itu, sedangkan mereka mengetahui.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan orang-orang yang apabila pernah berbuat keji atau menganiaya diri mereka sendiri; lalu mereka ingat akan Allah, dan mereka pun memohon ampun dosa-dosa mereka. Padahal siapakah lagi yang akan mengampuni dosa-dosa kalau bukan Allah? Dan tidak mereka berketerusan atas apa yang pernah mereka kerjakan itu, padahal mereka mengetahui.
Ayat 136
أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. (Itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang mengerjakan (amal-amal saleh). (Ref)
Quraish Shihab
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan Pemelihara mereka dan surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik ganjaran (yang dianugerahkan Allah swt. bagi) orang-orang yang menger
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Balasan bagi mereka itu adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya. Dan alangkah eloknya balasan bagi orang-orang yang beramal
Ayat 137
قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ سُنَنٌ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunah-sunah (Allah). ) Oleh karena itu, berjalanlah di (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan para pendusta (rasul-rasul). (Ref)
Quraish Shihab
Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah karena itu berjalanlah di bumi, dan perhatikanlah bagaimana kesudahan para pendusta.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya beberapa contoh telah lalu sebelum kamu. Maka, mengembaralah kamu di bumi lalu tengoklah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan agama
Ayat 138
هَٰذَا بَيَانٌ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِلْمُتَّقِينَ
Kemenag RI 2019
Inilah (Al-Qur’an) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, petunjuk, dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. (Ref)
Quraish Shihab
Ini (al-Qur‘aji) adalah penjelasan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta peringatan bagi orang-orang yang bertakwa.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Ini adalah penjelasan bagi manusia, petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa
Ayat 139
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah laniu melemali, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamu adalah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika Kuntu orang-orang mukmin.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan janganlah kamu merasa lemah dan berduka cita. Karena kamu adalah paling tinggi, jika kamu (benar-benar) orang-orang beriman.
Ayat 140
إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Kemenag RI 2019
Jika kamu (pada Perang Uhud) mendapat luka, maka mereka pun (pada Perang Badar) mendapat luka yang serupa. Masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) dan Allah mengetahui orang-orang beriman (yang sejati) dan sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Allah tidak menyukai orang-orang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Jika kamu mendapat luka (pada perang Uhud), maka sungguh kaum (kafir) itu pun mendapat luka yang serupa (pada perang Badar). Dan hari-hari (masa kemenangan dan kegagalan) itu. Kami pcrgilirkan di antara manusia dan supaya Allah mengetahui orang-orang yang beriman dan supaya sebagian kamu di|.tdiknn-Nya syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zalim;
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Jika kamu mendapat keparahan, sesungguhnya kaum itu pun telah mendapat keparahan seumpama itu pula, karena demikianlah hari-hari itu Kami pergilirkan antara manusia. Dan lagi karena Allah hendak membuktikan (siapa) mereka yang beriman dan karena hendak mengambil dari antara kamu penyaksi-penyaksi. Dan Allah tidaklah suka kepada orang-orang yang zalim
Ayat 141
وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ
Kemenag RI 2019
(Pergiliran tersebut juga) agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir. (Ref)
Quraish Shihab
dan supaya Allah membersihkan orang-orang yang beriman dan membinasakan orang-orang kafir.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan oleh karena Allah hendak menyaring orang-orang yang beriman dan hendak menyapu habis orang-orang yang kafir.
Ayat 142
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
Kemenag RI 2019
Apakah kamu mengira akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad ) di antara kamu dan belum nyata pula orang-orang yang sabar. (Ref)
Quraish Shihab
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan mengetahui (bersama itu pula) orang-orang yang sabar.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Atau apakah kamu menyangka bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum dibuktikan Allah (siapa) orang-orang yang berjuang sungguh-sungguh dari antara kamu dan dibuktikan-Nya pula orang-orang yang sabar.
Ayat 143
وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, kamu benar-benar mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya (peperangan). Maka, (sekarang) kamu sungguh telah melihat (peperangan itu) dan menyaksikan (kematian). (Ref)
Quraish Shihab
Demi (Allah)! Sungguh, kamu mengharapkan kematian (mati syahid) sebelum kamu menghadapinya (peperangan itu); lalu sungguh kamu telah melihatnya, sedangkan kamu menyaksikan-(nya).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya kamu pernah mengharapharapkan mati sebelum kamu berhadapan dengan dia. Maka, sekarang, sesungguhnya telah kamu lihat dia dan kamu sedang memandanginya.
Ayat 144
وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ ۚ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ ۚ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا ۗ وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ
Kemenag RI 2019
(Nabi) Muhammad hanyalah seorang rasul. Sebelumnya telah berlalu beberapa rasul. ) Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Ref)
Quraish Shihab
Muhammad, tidak lain hanyalah seorang rasul. Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad). Barang siapa berbalik ke belakang, maka dia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikit pun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidak lain Muhammad itu, hanyalah seorang Rasul dan telah lalu beberapa Rasul sebelumnya. Apakah apabila dia mati atau terbunuh, kamu akan berpaling di atas kedua tumit kamu? Barangsiapa yang berpaling atas kedua tumitnya, maka sekali-kali tidaklah dia akan membahayakan bagi Allah sedikit pun. Allah akan memberikan ganjaran bagi siapa-siapa yang bersyukur
Ayat 145
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
Kemenag RI 2019
Setiap yang bernyawa tidak akan mati, kecuali dengan izin Allah sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Siapa yang menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu dan siapa yang menghendaki pahala akhirat, niscaya Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu. Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (Ref)
Quraish Shihab
Tidak ada satu jiwa pun akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya sebagian darinya (pahala dunia itu), dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya sebagian darinya (pahala akhirat). Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidak ada satu jiwa pun akan mati, melainkan dengan izin Allah. Suratan telah dijanjikan Barangsiapa yang menghendaki upah dunia, niscaya akan Kami berikan daripadanya dan barang-siapa yang menghendaki pahala akhirat, Kami berikan juga. Dan akan Kami beri pahala orang orang yang bersyukur.
Ayat 146
وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ
Kemenag RI 2019
Betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(-nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah mencintai orang-orang yang sabar. (Ref)
Quraish Shihab
Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama mereka, sejumlah besar dari pengikut-(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena (bencana) yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak menyerah; dan Allah menyukai orang-orang yang sabar
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Berapa banyaklah Nabi, yang telah berperang bersama orang-orang yang bersandaran Tuhan; amat banyaknya. Tidaklah mereka merasa lemah lantaran musibah yang menimpa mereka pada jalan Allah, tidaklah mereka merasa lesu, dan tidaklah mereka pernah mundur. Sedang Allah adalah bersama-sama orang-orang yang sabar
Ayat 147
وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Kemenag RI 2019
Tidak lain ucapan mereka kecuali doa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, ) tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Ref)
Quraish Shihab
Tidak ada ucapan mereka selain ucapan (doa); “Tuhan Pemelihara kami, ampunilah dosa-dosa kami dan (tindakan-tindakan) kami yang berlebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan menangkanlah kami atas kaum kafir.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidak lain ucapan mereka, selain, 'Ya Tuhan kami! Ampunilah kiranya dosa-dosa kami, pelanggaran-pelanggaran kami dalam hal-ihwal kami; tetapkanlah langkah kami dan tolonglah kami atas kaum yang kafir.’
Ayat 148
فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Kemenag RI 2019
Maka, Allah menganugerahi mereka balasan (di) dunia ) dan pahala yang baik (di) akhirat. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Ref)
Quraish Shihab
Karena itu, Allah menganugerahi mereka pahala (di) dunia dan pahala yang baik (di) akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang muhsin (orang yang selalu berbuat yang lebih baik)
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka Allah pun memberikan ganjaran dunia kepada mereka dan sebaik-baik ganjaran akhirat. Allah amat suka kepada orang-orang yang berbuat baik.
Ayat 149
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا الَّذِينَ كَفَرُوا يَرُدُّوكُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ فَتَنْقَلِبُوا خَاسِرِينَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menaati orang-orang yang kufur, niscaya mereka akan mengembalikan kamu ke belakang (murtad). Akibatnya, kamu akan kembali dalam keadaan merugi. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu menaati orang-orang yang kafir, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (murtad), maka jadilah kamu orang-orang yang rugi.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Jikalau kamu ikuti orang orang yang kafir itu, niscaya mereka akan memutarkan kamu atas tumit kamu. Maka, akan terpalinglah kamu dalam keadaan rugi.
Ayat 150
بَلِ اللَّهُ مَوْلَاكُمْ ۖ وَهُوَ خَيْرُ النَّاصِرِينَ
Kemenag RI 2019
Namun, (hanya) Allahlah pelindungmu dan Dia penolong yang terbaik. (Ref)
Quraish Shihab
Tetapi (taatilah Allah swt.), Allah adalah Pelindung kamu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bahkan Allah-lah Pelindung kamu dan Dialah yang sebaik-baik Penolong
Ayat 151
سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ بِمَا أَشْرَكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا ۖ وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۚ وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ
Kemenag RI 2019
Kami akan memasukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang yang kufur karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentangnya. Tempat kembali mereka adalah neraka. (Itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, sebab mereka menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan (itulah) seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang zalim.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Akan Kami letakkan rasa takut ke dalam hati orang-orang yang kafir itu, karena mereka telah mempersekutukan Allah dengan barang yang tidak diturunkan keterangan untuknya. Tempat kembali mereka ialah neraka dan seburuk-buruknyalah tempat kembali orang-orang yang zalim itu
Ayat 152
وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ ۚ مِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الْآخِرَةَ ۚ ثُمَّ صَرَفَكُمْ عَنْهُمْ لِيَبْتَلِيَكُمْ ۖ وَلَقَدْ عَفَا عَنْكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, Allah benar-benar telah memenuhi janji-Nya kepadamu ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu (dalam keadaan) lemah, berselisih dalam urusan itu, ) dan mengabaikan (perintah Rasul) setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. ) Di antara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada (pula) orang yang menghendaki akhirat. Kemudian, Allah memalingkan kamu dari mereka ) untuk mengujimu. Sungguh, Dia benar-benar telah memaafkan kamu. Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin. (Ref)
Quraish Shihab
Dan demi (Allah)! Sungguh, Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu (pada perang Badar dan perang Uhud), ketika kamu membunuh mereka (kaum musyrikin) dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan (itu) dan kamu durhaka (melanggar perintah Nabi Muhammad saw.) sesudah Dia memperlihatkan kepada kamu apa yang kamu sukai. Di antara kamu ada yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada yang menghendaki akhirat. Kemudian Dia memalingkan kamu dari mereka (yakni menggagalkan kemenangan kamu atas mereka) untuk menguji kamu. Dan demi (Allah)! Sungguh, Dia telah memaafkan kamu. Dan Allah memiliki karunia atas orang-orang mukmin.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya Allah telah memenuhi janjiNya kepada kamu, ketika kamu sirnakan mereka dengan sungguh-sungguh dengan izin-Nya, hingga apabila kamu telah jadi lemah hati dan berbantahan dalam hal itu serta mendurhaka sesudah diperlihatkan-Nya kepadamu apa yang kamu sukai. Antara kamu memang ada yang menghendaki dunia dan ada yang menghendaki akhirat. Kemudian, Dia palingkan kamu dari mereka, sebagai percobaan kepadamu. Akan tetapi, sesungguhnya telah dimaafkan-Nya kamu. Karena Allah mempunyai kurnia atas orang-orang yang beriman
Ayat 153
إِذْ تُصْعِدُونَ وَلَا تَلْوُونَ عَلَىٰ أَحَدٍ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ فِي أُخْرَاكُمْ فَأَثَابَكُمْ غَمًّا بِغَمٍّ لِكَيْلَا تَحْزَنُوا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا مَا أَصَابَكُمْ ۗ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedangkan Rasul (Muhammad) memanggilmu dari belakang. Oleh karena itu, Allah menimpakan kepadamu kesedihan demi kesedihan ) agar kamu tidak bersedih hati (lagi) terhadap apa yang luput dari kamu dan terhadap apa yang menimpamu. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Ref)
Quraish Shihab
(Ingatlah), ketika kamu lari (meninggalkan medan pertempuran) dan tidak menoleh kepada seorang (pun), sedangkan Rasul (Nabi Muhammad saw.) memanggil (kelompok) kamu yang lain (yang melarikan diri), karena itu Aliah mengganjar kamu kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu (yaitu kemenangan dan harta rampasan) dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Ingatlah) tatkala kamu lari dan tidak berpaling kepada seorang jua pun, padahal Rasul telah menghimbaumu dari belakangmu. Lalu Dia timpakan kepadamu satu kesusahan hati dengan sebab satu kesusahan hati. Agar kamu tidak berduka cita atas (keuntungan) yang telah luput dari kamu dan tidak pula atas bahaya yang menimpa kamu. Allah amat mengetahui apa jua pun yang kamu kerjakan.
Ayat 154
ثُمَّ أَنْزَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ بَعْدِ الْغَمِّ أَمَنَةً نُعَاسًا يَغْشَىٰ طَائِفَةً مِنْكُمْ ۖ وَطَائِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنْفُسُهُمْ يَظُنُّونَ بِاللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ ظَنَّ الْجَاهِلِيَّةِ ۖ يَقُولُونَ هَلْ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ مِنْ شَيْءٍ ۗ قُلْ إِنَّ الْأَمْرَ كُلَّهُ لِلَّهِ ۗ يُخْفُونَ فِي أَنْفُسِهِمْ مَا لَا يُبْدُونَ لَكَ ۖ يَقُولُونَ لَوْ كَانَ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ مَا قُتِلْنَا هَاهُنَا ۗ قُلْ لَوْ كُنْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمْ ۖ وَلِيَبْتَلِيَ اللَّهُ مَا فِي صُدُورِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Kemenag RI 2019
Setelah kamu ditimpa kesedihan, kemudian Dia menurunkan rasa aman kepadamu (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari kamu, ) sedangkan segolongan lagi ) telah mencemaskan diri mereka sendiri. Mereka berprasangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliah. ) Mereka berkata, “Adakah sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini?” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya segala urusan itu di tangan Allah.” Mereka menyembunyikan dalam hatinya apa yang tidak mereka terangkan kepadamu. Mereka berkata, “Seandainya ada sesuatu yang dapat kami perbuat dalam urusan ini, niscaya kami tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini.” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Seandainya kamu ada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh.” Allah (berbuat demikian) untuk menguji yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (Ref)
Quraish Shihab
Kemudian Dia menurunkan kepada kamu ketenteraman (berupa) kantuk sejenak setelah kesedihan yang meliputi segolongan kamu, sedangkan segolongan (lagi) sungguh telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah (seperti) sangkaan Jahiliyah." Mereka berkata: “Apakah ada bagi kita sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?” Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sesungguhnya segala urusan di tangan Allah.” Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka tampakkan kepadamu; mereka berkata: “Jika seandainya ada bagi kita sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini.” Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Jika seandainya kamu berada di rumah-rumah kamu, niscaya orangorang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh (itu), akan keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh.” Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dada kamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hati kamu. Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kemudian diturunkan-Nyalah suatu rasa keamanan kepadamu, sesudah kesusahan itu, yaitu mengantuk yang mengenai segolongan antara kamu dan segolongan (lagi) telah mementingkan diri sendiri; mereka menyangka-nyangka hal yang tidak benar atas Allah, yaitu persangkaan jahiliyyah. Mereka berkata, “Apakah ada kekuasaan kita agak sedikit pun dalam hal ini?” Katakanlah, “Sesungguhnya hal ini semuanya adalah kepunyaan Allah.” Mereka sembunyikan dalam diri mereka hal yang mereka nyatakan kepadamu. Mereka berkata, "Kalau ada pikiran kita dalam hal ini tentu tidak terbunuh kita di sini.” Katakanlah, “Walaupun kamu sedang berada dalam rumah kamu, niscaya akan keluarlah orang-orang yang telah tertulis atasnya kematian itu menuju tempat mereka terbaring (terbunuh) Akan tetapi, Allah hendak menguji apa yang ada dalam dadamu masing-masing. Dan Allah mengetahui apa yang ada dalam dada-dada itu.”
Ayat 155
إِنَّ الَّذِينَ تَوَلَّوْا مِنْكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ إِنَّمَا اسْتَزَلَّهُمُ الشَّيْطَانُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُوا ۖ وَلَقَدْ عَفَا اللَّهُ عَنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antara kamu pada hari ketika dua pasukan bertemu, ) sesungguhnya mereka hanyalah digelincirkan oleh setan disebabkan sebagian kesalahan (dosa) yang telah mereka perbuat. Allah benar-benar telah memaafkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling (enggan berperang atau lari dari medan perang) di antara kamu pada hari bertemu dua pasukan (mereka tidak melakukan hal itu kecuali) hanya (karena mereka dirayu) sehingga digelincirkan oleh setan, disebabkan sebagian apa (kesalahan) yang telah mereka perbuat. Dan demi (Allah)! Sungguh, Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyantun.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling antara kamu pada hari pertempuran dua angkatan itu, lain tidak, mereka telah digelincirkan oleh setan, sebab sebagian dari yang mereka usahakan sendiri. Akan tetapi, sesungguhnya Allah telah memaafkan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi sangat sabar
Ayat 156
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ كَفَرُوا وَقَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ إِذَا ضَرَبُوا فِي الْأَرْضِ أَوْ كَانُوا غُزًّى لَوْ كَانُوا عِنْدَنَا مَا مَاتُوا وَمَا قُتِلُوا لِيَجْعَلَ اللَّهُ ذَٰلِكَ حَسْرَةً فِي قُلُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah seperti orang-orang yang kufur dan berbicara tentang saudara-saudaranya, apabila mereka mengadakan perjalanan di bumi atau berperang, “Seandainya mereka tetap bersama kami, tentulah mereka tidak mati dan tidak terbunuh.” (Allah membiarkan mereka bersikap demikian) karena Allah hendak menjadikan itu (kelak) sebagai penyesalan di hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang-orang yang beriman! langanlah kamit menjadi seperti onuig-urang yang kafir (yakni orangorang munafik I yangmengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di bumi atau mereka berperang: “Jika seandainya mereka tetap bersama-sama kira, tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh." (Akibatnya) yang demikian itu, Allah menjadikan rasa penyesalan yang besar di dalam had mereka. Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadi sebagai orang-orang yang kafir yang berkata kepada saudara-saudaranya, apabila mereka itu bepergian di bumi atau mereka jadi tentara, “Kalau mereka tinggal bersama kita,tentu mereka tidakakan mati dan tidak terbunuh.” Karena Allah hendak menjadikan yang demikian suatu penyesalan di hati mereka. Padahal Allah-lah yang menghidupkan dan yang mematikan. Dan Allah ada melihat yang kamu kerjakan.
Ayat 157
وَلَئِنْ قُتِلْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ مُتُّمْ لَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَحْمَةٌ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, jika kamu gugur di jalan Allah atau mati, ) pastilah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) daripada apa (harta rampasan) yang mereka kumpulkan. (Ref)
Quraish Shihab
Dan jika kamu benar-benar terbunuh (gugur) di jalan Allah atau meninggal (dengan cara apapun yang ditetapkan-Nya), tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagi kamu) dari apa yang mereka kumpulkan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya jika kamu terbunuh pada jalan Allah ataupun mati, maka ampunan dan rahmat dari Allah, lebih baik dari yang mereka kumpulkan.
Ayat 158
وَلَئِنْ مُتُّمْ أَوْ قُتِلْتُمْ لَإِلَى اللَّهِ تُحْشَرُونَ
Kemenag RI 2019
Sungguh, jika kamu mati atau gugur, pastilah kepada Allah kamu dikumpulkan. (Ref)
Quraish Shihab
Dan jika kamu benar-benar meninggal atau gugur, pasti kepada Allah saja kamu akan dikumpulkan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan sesungguhnya jika kamu mati ataupun terbunuh, kepada Allah-lah kamu akan dikumpulkan.
Ayat 159
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Kemenag RI 2019
Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. (Ref)
Quraish Shihab
Maka, disebabkan rahmat dari Allah-lah, engkau (Nabi Muhammad saw.) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Jika seandainya engkau berlaku keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang bertawakkal (kepadaNya)
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka dengan rahmat dari Allah, engkau telah berlaku lemah lembut kepada mereka. Karena sekiranya engkau bertindak kasar, berkeras hati, niscaya berserak-seraklah mereka dari kelilingmu. Maka, maafkanlah mereka dan  mohonkanlah ampun untuk mereka, ajaklah mereka bermusyawarah dalam urusan itu. Apabila telah bulat hatimu, maka tawakallah kepada Allah; sesungguhnya Allah amat suka kepada orang-orang yang bertawaka.
Ayat 160
إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ ۗ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Kemenag RI 2019
Jika Allah menolongmu, tidak ada yang (dapat) mengalahkanmu dan jika Dia membiarkanmu (tidak memberimu pertolongan), siapa yang (dapat) menolongmu setelah itu? Oleh karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal. (Ref)
Quraish Shihab
Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu sesudah-Nya? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orangorang mukmin bertawakkal.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Jika Allah hendak menolongmu, maka tidak siapa pun dapat mengalahkan kamu; dan jika Dia hendak mengalahkan kamu, siapakah lagi yang akan menolongmu sesudah Dia? Dan kepada Allah-lah hendaknya bertawakal orang-orang yang beriman
Ayat 161
وَمَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَغُلَّ ۚ وَمَنْ يَغْلُلْ يَأْتِ بِمَا غَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Kemenag RI 2019
Tidak layak seorang nabi menyelewengkan (harta rampasan perang). Siapa yang menyelewengkan (-nya), niscaya pada hari Kiamat dia akan datang membawa apa yang diselewengkannya itu. Kemudian, setiap orang akan diberi balasan secara sempurna sesuai apa yang mereka lakukan dan mereka tidak dizalimi. (Ref)
Quraish Shihab
Tidak mungkin (dan tidak ada wujudnya) bagi seorang nabi berkhianat. Barang siapa berkhianat, pasti pada Hari Kiamat dia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu; kemudian setiap diri akan diberi (pahalanya) dengan cukup atas apa yang telah diusahakan(nya), sedangkan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya (dirugikan)
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah ada seorang Nabi pun berlaku curang. Dan barangsiapa yang berlaku curang, maka akan datanglah dia dengan barang yang dicuranginya itu pada hari Kiamat. Kemudian, akan dibayar penuh untuk tiap-tiap diri apa yang dianiaya.
Ayat 162
أَفَمَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَ اللَّهِ كَمَنْ بَاءَ بِسَخَطٍ مِنَ اللَّهِ وَمَأْوَاهُ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Kemenag RI 2019
Apakah orang yang mengikuti (jalan) rida Allah sama dengan orang yang kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah dan tempatnya adalah (neraka) Jahanam? Itulah seburuk-buruk tempat kembali. (Ref)
Quraish Shihab
Apakah orang yang mengikuti (dengan sungguh-sungguh) keridhaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan dari Allah dan tempatnya adalah (neraka) Jahannam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Apakah orang yang menuruti keridhaan Allah akan serupa dengan orang yang pulang dengan kemurkaan Allah? Dan tempat mereka kembali ialah neraka Jahannam; itulah seburuk-buruk tempat kembali. 
Ayat 163
هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Kemenag RI 2019
Mereka bertingkat-tingkat di sisi Allah. Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. (Ref)
Quraish Shihab
(Kedudukan) mereka (penghuni surga) itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka itu (terbagi ke dalam) beberapa derajat di sisi Allah. Dan Allah memandang apa pun yang mereka kerjakan.
Ayat 164
لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Kemenag RI 2019
Sungguh, Allah benar-benar telah memberi karunia kepada orang-orang mukmin ketika (Dia) mengutus di tengah-tengah mereka seorang Rasul (Muhammad) dari kalangan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab Suci (Al-Qur’an) dan hikmah. Sesungguhnya mereka sebelum itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Ref)
Quraish Shihab
Demi (Allah)! Sungguh, Allah telah menganugerahkan karunia kepada orang-orang mukmin ketika (Allah swt.) mengutus di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang (terus-menerus) membacakan (menyampaikan) kepada mereka ayat-ayat Allah, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (al-Qur’an) dan Hikmah (asSunnah). Dan sungguh, keadaan mereka sebelum itu, adalah benarbenar dalam kesesatan yang nyata.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya Allah telah berkenan kepada orang-orang yang beriman, tatkala Dia bangkitkan seorang Rasul dari antara mereka yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya dan membersihkan mereka serta mengajari mereka kitab dan hikmat, meski pun mereka sebelum itu di dalam kesesatan yang nyata.
Ayat 165
أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُمْ مِثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّىٰ هَٰذَا ۖ قُلْ هُوَ مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Kemenag RI 2019
Apakah ketika kamu ditimpa musibah (kekalahan pada Perang Uhud), padahal kamu telah memperoleh (kenikmatan) dua kali lipatnya (pada Perang Badar), kamu berkata, “Dari mana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah, “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.” Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ref)
Quraish Shihab
Dan apakah ketika (kamu melakukan kesalahan dan meninggalkan tuntunan Rasul saw. sehingga) kamu ditimpa musibah (berupa kekalahan pada perang Uhud), (padahal) kamu sungguh telah menimpakan kekalahan dua kali lipat (atas musuh-musuh kamu pada perang Badar), kamu berkata: “Dari mana (datangnya kegagalan) ini?” Katakanlah: “Itu dari (kesalahan) diri kamu (sendiri).” Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Apakah pada waktu kamu ditimpa suatu malapetaka  -padahal kamu telah menang dua kali- kamu berkata,"Dari mana ini?". Katakanlah,"Dia adalah dari diri kamu sendiri". Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. 
Ayat 166
وَمَا أَصَابَكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيَعْلَمَ الْمُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Apa yang menimpa kamu pada hari ketika dua pasukan bertemu terjadi atas izin Allah dan agar Dia mengetahui siapa orang (yang benar-benar) beriman (Ref)
Quraish Shihab
Apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan (dalam pertempuran), maka itu adalah dengan izin Allah, dan supaya (Dia) mengetahui (dalam kenyataan) siapa orang-orang mukmin,
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan apa pun yang menimpa kamu pada hari bertemu dua angkatan, itu adalah dengan izin Allah, supaya Dia membuktikan (siapa) orang-orang yang beriman.
Ayat 167
وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ نَافَقُوا ۚ وَقِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا قَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوِ ادْفَعُوا ۖ قَالُوا لَوْ نَعْلَمُ قِتَالًا لَاتَّبَعْنَاكُمْ ۗ هُمْ لِلْكُفْرِ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنْهُمْ لِلْإِيمَانِ ۚ يَقُولُونَ بِأَفْوَاهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَ
Kemenag RI 2019
dan mengetahui orang-orang yang munafik. Dikatakan kepada mereka, “Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu).” Mereka menjawab, “Seandainya kami mengetahui (bagaimana cara) berperang, tentulah kami mengikutimu.” Mereka pada hari itu lebih dekat pada kekufuran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya sesuatu yang tidak ada dalam hatinya. Allah lebih mengetahui segala sesuatu yang mereka sembunyikan. (Ref)
Quraish Shihab
dan supaya Dia mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: “Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (diri, keluarga dan negeri kamu).’’ Mereka (orang-orang yang munafik) berkata: “Jika seandainya kami mengetahui (akan terjadi) peperangan, tentulah kami mengikuti kamu.” Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulut mereka apa yang tidak terkandung dalam hati mereka. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan supaya dibuktikan-Nya pula orang-orang yang munafik. Dikatakan orang kepada mereka, "Marilah berperang pada jalan Allah, atau pertahankanlah!” Mereka menjawab, “Kalau kami tahu berperang, niscaya kami telah menurutkan kamu.” Pada hari itu mereka itu terlebih dekat kepada kufur daripada kepada imam. Mereka katakan apa yangtidakada dalam hati mereka. Dan Allah lebih tahu apa yang mereka sembunyikan.
Ayat 168
الَّذِينَ قَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ وَقَعَدُوا لَوْ أَطَاعُونَا مَا قُتِلُوا ۗ قُلْ فَادْرَءُوا عَنْ أَنْفُسِكُمُ الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Kemenag RI 2019
(Mereka itu adalah) orang-orang yang berbicara tentang saudara-saudaranya (yang ikut berperang dan terbunuh), sedangkan mereka sendiri tidak turut berperang, “Seandainya mereka mengikuti kami, tentulah mereka tidak terbunuh.” Katakanlah, “Cegahlah kematian itu dari dirimu jika kamu orang-orang benar.” (Ref)
Quraish Shihab
Orang-orang yang mengatakan tentang saudara-saudara mereka (yang telah gugur), padahal mereka tidak membantu (berperang): “Jika seandainya mereka mengikuti kita (kembali ke Madinah dan tidak ikut berperang), tentulah mereka tidak terbunuh.” Katakanlah: “Tolaklah kematian (itu) dari diri kamu, jika kamu orang-orang yang benar.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Yaitu) mereka berkata kepada kawan-kawannya sambil mundur. “Kalau mereka itu menuruti kita, tidaklah mereka akan terbunuh.” Katakanlah, “Kalau begitu cobalah tolak maut itu dari diri kamu, jika memang kamu orang-orang yang benar.”
Ayat 169
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
Kemenag RI 2019
Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Sebenarnya, mereka itu hidup dan dianugerahi rezeki di sisi Tuhannya. ) (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah sekali-kali engkau (siapapun engkau) mengira (bahwa) orang-orang yang gugur di jalan Allah adalah orang-orang mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhan Pemelihara mereka dengan dianugerahi rezeki
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sekali-kali janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang terbunuh pada jalan Allah itu mati, bahkan mereka hidup. Di sisi Tuhan, mereka diberi rezeki.
Ayat 170
فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلَّا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Kemenag RI 2019
Mereka bergembira dengan karunia yang Allah anugerahkan kepadanya dan bergirang hati atas (keadaan) orang-orang yang berada di belakang yang belum menyusul mereka, ) yaitu bahwa tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Ref)
Quraish Shihab
Mereka bergembira disebabkan karunia Allah yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka. Dan mereka benar-benar bergirang hati terhadap orang-orang yang (masih) tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada rasa takut menimpa mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka bersuka cita dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari kurnia-Nya, dan mereka pun girang akan orang-orang yang di belakang mereka, karena tidak ada ketakutan atas mereka, dan tidak pula mereka akan merasa duka cita.
Ayat 171
يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah dan bahwa sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang mukmin, (Ref)
Quraish Shihab
Mereka benar-benar bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang mukmin
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan kumia Allah. Bahwasanya Allah tidaklah menyia-nyiakan ganjaran orang-orang yang beriman
Ayat 172
الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ
Kemenag RI 2019
(yaitu) orang-orang yang memenuhi (seruan) Allah dan Rasul setelah mereka menderita luka-luka (dalam Perang Uhud). Orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka akan mendapat pahala yang sangat besar, (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang yang memenuhi (seruan) Allah dan Rasul (Nabi Muhammad saw.) dengan sepenuh hati, sesudah mereka mendapat luka berat. Bagi orang-orang yang berbuat kebajikan di antara mereka lagi bertakwa ada pahala yang sangat besar.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Orang-orang yang menyambut ajakan Allah dan Rasul sesudah mereka ditimpa keparahan. Untuk orang-orang yang berbuat baik dan bertakwa antara mereka suatu pahala yang besar.
Ayat 173
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Kemenag RI 2019
(yaitu) mereka yang (ketika ada) orang-orang mengatakan kepadanya, “Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan (pasukan) untuk (menyerang) kamu. Oleh karena itu, takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.” (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah swt. dan Rasul saw.) yang kepada mereka (ada) orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia (kaum musyrik) sungguh telah mengumpulkan (kekuatan) menghadapi kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” maka (perkataan itu) menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah bagi kami Allah dan Dia adalah sebaik-baik Wakil''
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Manusia telah berkata kepada mereka, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan (tentara) untuk (memerangi) kamu, takutlah kamu kepada mereka.” Maka (kata-kata) itu telah membawa iman mereka, dan mereka berkata, “Allah cukup bagi kami dan Dialah sebaik-baik penjaga.”
Ayat 174
فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ
Kemenag RI 2019
Mereka kembali dengan nikmat dan karunia dari Allah. Mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti (jalan) rida Allah. Allah mempunyai karunia yang besar. (Ref)
Quraish Shihab
Maka, mereka kembali dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah. Keburukan tidak menyentuh mereka dan mereka mengikuti (dengan sungguh-sungguh) keridhaan Allah. Dan Allah Pemilik karunia yang sangat besar
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka kembalilah mereka dengan nikmat dan kurnia dari Allah, dalam keadaan tidak satu pun bahaya menyinggung mereka. Mereka ikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai kurnia yang besar.
Ayat 175
إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya. ) Oleh karena itu, janganlah takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang mukmin. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya itu (yang menyampaikan berita musuh telah mengumpulkan kekuatan) tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti kawan-kawannya (orang-orang munafik), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang mukmin.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Yang demikian itu tidak lain hanyalah setan yang hendak mempertakut-takuti pengikut pengikutnya. Lantaran itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika memang kamu orang-orang yang beriman.
Ayat 176
وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ ۚ إِنَّهُمْ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا ۗ يُرِيدُ اللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Kemenag RI 2019
Janganlah engkau (Nabi Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan cepat melakukan kekufuran. Sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat dan mereka akan mendapat azab yang sangat besar. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah engkau (Nabi Muhammad saw.) disedihkan oleh orangorang yang bersegera dalam kekafiran; sesungguhnya mereka sekali-kali tidak dapat mendatangkan mudharat (bahaya dan kerugian) kepada (agama dan atau para pejuang agama) Allah sedikit pun. Allah berkehendak tidak akan memberi bagian (ganjaran) kepada mereka di akhirat, dan bagi mereka azab yang sangat besar.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Janganlah engkau berduka, sebab orang-orang yang bersegera dalam kekufuran itu. Sesungguhnya sekali-kali tidaklah mereka akan menyusahkan Allah sedikit juapun. Allah hendak membuat mereka tidak mendapat bagian di akhirat; dan bagi mereka siksaan besar.
Ayat 177
إِنَّ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan iman sedikit pun tidak merugikan Allah dan akan mendapat azab yang sangat pedih. (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya orang-orang yang membeli (mengambil) kekufuran dengan (meninggalkan) iman, mereka sekali-kali tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikit pun; dan bagi mereka azab yang sangat pedih.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan iman, sekali-kali tidaklah membahayakan Allah sedikit pun. Dan bagi mereka siksaan yang pedih. 
Ayat 178
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ
Kemenag RI 2019
Jangan sekali-kali orang-orang kafir mengira bahwa sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepadanya ) baik bagi dirinya. Sesungguhnya Kami memberinya tenggang waktu hanya agar dosa mereka makin bertambah dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan. (Ref)
Quraish Shihab
Dan janganlah sekali-kali orangorang yang kafir mengira bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka (sehingga tidak disiksa sekarang, atau mereka memperoleh bagian duniawi di kehidupan dunia ini) adalah baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang sangat menghinakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sekali-kali janganlah orang-orang yang kafir itu mengira, bahwa Kami membiarkan mereka (begitu), suatu kebaikan bagi mereka. Kami membiarkan mereka hanyalah supaya mereka menambah-nambah dosa. Untuk mereka siksaan yang menghinakan. 
Ayat 179
مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Kemenag RI 2019
Allah tidak akan membiarkan orang-orang mukmin dalam keadaan sebagaimana kamu sekarang ini, ) (tetapi Allah akan mengujinya) sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik. ) Allah tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang gaib, ) tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya. ) Oleh karena itu, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertakwa, kamu akan mendapat pahala yang sangat besar. (Ref)
Quraish Shihab
Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang mukmin sebagaimana keadaan kamu selama ini (berbaur dan menyatu dengan orang-orang munafik), sehingga Dia membedakan yang buruk (orang-orang munafik) dari yang baik (orang-orang mukmin yang mantap imannya). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu yang gaib, tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya dari para rasul-Nya. Karena itu, berimanlah kepada Allah dan para rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagi kamu pahala yang sangat besar.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tidaklah Allah akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan seperti keadaan kamu (saja), sampai Dia sisihkan antara yang buruk dengan yang baik. Dan tidaklah Allah akan memperlihatkan perkara yang gaib kepada kamu. Akan tetapi Allah memilih rasul-rasul-Nya barangsiapa yang Dia kehendaki. Sebab itu, percayalah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, untuk kamu pahala yang besar. 
Ayat 180
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Kemenag RI 2019
Jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan karunia yang Allah anugerahkan kepadanya mengira bahwa (kekikiran) itu baik bagi mereka. Sebaliknya, (kekikiran) itu buruk bagi mereka. Pada hari Kiamat, mereka akan dikalungi dengan sesuatu yang dengannya mereka berbuat kikir. Milik Allahlah warisan (yang ada di) langit dan di bumi. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang Allah anugerahkan kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa ia (kekikiran itu) baik bagi mereka. Bahkan, ia buruk bagi mereka. Apa yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan di (leher) mereka pada Hari Kiamat. Dan milik Allah segala warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan janganlah orang-orang yang bakhil menyangka terhadap yang diberikan Allah kepada mereka dari kurnia-Nya, bahwa begitulah yang baik bagi mereka. Bahkan itulah yang jahat untuk mereka (karena) yang mereka bakhilkan itu akan digantungkan di leher mereka pada hari Kiamat. Dan untuk Allah-lah pusaka segenap langit dan bumi. Allah amat tahu atas apa-apa yang kamu perbuat
Ayat 181
لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
Kemenag RI 2019
Sungguh, Allah benar-benar telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka dan pembunuhan terhadap nabi-nabi yang mereka lakukan tanpa hak (alasan yang benar). Kami akan mengatakan (kepada mereka pada hari Kiamat), “Rasakanlah azab yang membakar!” (Ref)
Quraish Shihab
Demi (Allah)! Sungguh, Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah miskin dan kami orang-orang kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka dan pembunuhan mereka terhadap para nabi tanpa (alasan) yang memang tidak dibenarkan, dan Kami akan mengatakan: “Rasakanlah azab yang membakar!”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang berkata, “Bahwasanya Allah itu miskin dan kami kaya.” Akan Kami tuliskan yang mereka katakan itu dan juga pembunuhan mereka atas nabi-nabi dengan tidak wajar, dan akan Kami katakan, “Rasailah olehmu siksa pembakaran!” 
Ayat 182
ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ
Kemenag RI 2019
Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu (sendiri) dan sesungguhnya Allah (sama sekali) tidak menzalimi hamba-hamba-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
(Azab) yang demikian itu disebabkan perbuatan tangan kamu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah Penganiaya para hambaNya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Yang demikian itu adalah lantaran dosa yang telah dilakukan oleh tangan-tangan kamu. Dan sesungguhnya Allah tidaklah aniaya terhadap hamba-hamba-Nya.
Ayat 183
الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ عَهِدَ إِلَيْنَا أَلَّا نُؤْمِنَ لِرَسُولٍ حَتَّىٰ يَأْتِيَنَا بِقُرْبَانٍ تَأْكُلُهُ النَّارُ ۗ قُلْ قَدْ جَاءَكُمْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِي بِالْبَيِّنَاتِ وَبِالَّذِي قُلْتُمْ فَلِمَ قَتَلْتُمُوهُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Kemenag RI 2019
(Mereka adalah) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami agar kami tidak beriman kepada seorang rasul sebelum dia mendatangkan kepada kami kurban yang dimakan api (yang datang dari langit).” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sungguh, beberapa rasul sebelumku telah datang kepadamu dengan (membawa) bukti-bukti yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan. Akan tetapi, mengapa kamu membunuh mereka jika kamu orang-orang yang benar?” (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami kurban (yang dipersembahkan kepada Allah swt.) yang (habis terbakar) dimakan api.” Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): “Sungguh, telah datang kepada kamu beberapa orang rasul sebelumku, membawa keterangan-keterangan yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan, maka mengapa kamu membunuh mereka jika kamu orangorang yang benar?”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Orang-orang berkata, “Sesungguhnya Allah telah memesankan kepada kami, supaya kami tidak beriman kepada seorang Rasul, kecuali kalau dia bawakan kepada kami suatu kurban yang dimakan oleh api. Katakanlah, “Sungguh telah datang kepada kamu beberapa Rasul sebelum aku dengan keterangan-keterangan dan dengan yang kamu katakan itu; tetapi mengapa kamu bunuhi mereka, jika memang kamu orang-orang yang benar?
Ayat 184
فَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ جَاءُوا بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَالْكِتَابِ الْمُنِيرِ
Kemenag RI 2019
Maka, jika mereka mendustakanmu (Nabi Muhammad), sungguh rasul-rasul sebelummu pun telah didustakan. Mereka datang dengan (membawa) mukjizat-mukjizat yang nyata, zubur, ) dan Alkitab yang memberi penjelasan yang sempurna. (Ref)
Quraish Shihab
Maka,jikamerekamendustakanmu (Nabi Muhammad saw.), maka sungguh para rasul sebelummu (pun) telah didustakan (pula), mereka membawa keterangan-keterangan yang nyata, dan Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka jika mereka mendustakan engkau, sesungguhnya telah didustakan pula rasul-rasul sebelum engkau yang telah datang dengan keterangan-keterangan dan berbagai kitab dan kitab yang menerangi
Ayat 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Kemenag RI 2019
Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya. (Ref)
Quraish Shihab
Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada Hari Kiamat sajalah disempurnakan pahala kamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, maka sungguh dia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tiap-tiap yang bernyawa merasakan mati; sesungguhnya kelak akan disempurnakan balasan kamu pada hari Kiamat. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, telah berjayalah dia. Kehidupan dunia ini tidak lain dari benda tipuan.
Ayat 186
لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا ۚ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Kemenag RI 2019
Kamu pasti akan diuji dalam (urusan) hartamu dan dirimu. Kamu pun pasti akan mendengar banyak hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Alkitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan. (Ref)
Quraish Shihab
Pasti kamu benar-benar akan diuji menyangkut harta kamu dan diri kamu. Dan pasti kamu benar-benar akan mendengar dari orangorang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang menyekutukan (Allah swt. dengan yang lain), gangguan yang banyak. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya kamu akan dikenakan percobaan pada harta bendamu dan dirimu serta kamu akan dengar celaan yang banyak sekali dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah. Akan tetapi, jika kamu bersabar dan bertakwa sesungguhnya yang demikian termasuk perkara yang paling penting.
Ayat 187
وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُ فَنَبَذُوهُ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ وَاشْتَرَوْا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَبِئْسَ مَا يَشْتَرُونَ
Kemenag RI 2019
(Ingatlah) ketika Allah membuat perjanjian dengan orang-orang yang telah diberi Alkitab (dengan berfirman), “Hendaklah kamu benar-benar menerangkan (isi Alkitab itu) kepada manusia dan janganlah kamu menyembunyikannya.” Lalu, mereka melemparkannya (janji itu) ke belakang punggung mereka (mengabaikannya) dan menukarnya dengan harga yang murah. Maka, itulah seburuk-buruk jual beli yang mereka lakukan. (Ref)
Quraish Shihab
Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji (dari) orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “Hendaklah kamu benar-benar menerangkannya (kitab itu) kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya.” Lalu mereka melemparkannya ke belakang punggung mereka dan mereka membelinya dengan harga yang sedikit. Sangatlah buruk apa yang mereka beli.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Dan (ingatlah)tatkala Allah mengambil janji orang-orang yang diberi kitab itu. “Hendaklah kamu terangkan isi Kitab itu kepada manusia dan janganlah kamu sembunyikan.” Tetapi mereka memungkiri perjanjian itu, mereka menjualnya dengan harga yang sedikit. Alangkah jahat tukaran yang mereka terima itu.
Ayat 188
لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَفْرَحُونَ بِمَا أَتَوْا وَيُحِبُّونَ أَنْ يُحْمَدُوا بِمَا لَمْ يَفْعَلُوا فَلَا تَحْسَبَنَّهُمْ بِمَفَازَةٍ مِنَ الْعَذَابِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Kemenag RI 2019
Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang yang gembira dengan apa (perbuatan buruk) yang telah mereka kerjakan dan suka dipuji atas perbuatan (yang mereka anggap baik) yang tidak mereka lakukan, kamu jangan sekali-kali mengira bahwa mereka akan lolos dari azab. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah sekali-kali engkau (siapapun engkau) mengira bahwa orani’-oiang yang bergembira dengan .tpn ikedurhakiiinl yang telah mereka kerjakan d.m mereka mkri dipuji aus perbuatan yang belum merdra kerjakan, maka janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa mereka terlepas dari azab, dan bagi mereka azab yang sangat pedih.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sekali-kali janganlah engkau sangka orangorang yang bergembira dengan yang mereka lakukan dan senang sekali bila dipuji dalam hal yang tidak pernah mereka kerjakan. Sekali-kali janganlah engkau sangka, bahwa mereka akan terlepas dari adzab. Bahkan untuk mereka adzab yang pedih.
Ayat 189
وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Kemenag RI 2019
Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ref)
Quraish Shihab
Milik Allah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Bagi Allah kerajaan langit dan bumi; Allah Mahakuasa atas tiap-tiap sesuatu.
Ayat 190
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (Ref)
Quraish Shihab
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih berganti(nya) malam dan siang, benar-benar terdapat tanda-tanda (kemahakuasaan Allah swt.) bagi UlulAlbab (orang-orang yang berakal bersih, murni dan cerah)
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya dalam kejadian langit dan bumi serta silih bergantinya siang dan malam, terdapat beberapa tanda bagi orang-orang yang berakal.
Ayat 191
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Kemenag RI 2019
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha Suci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka. (Ref)
Quraish Shihab
(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi: “Tuhan Pemelihara kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari azab neraka.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
(Yaitu) orang-orang yang mengingati Allah sewaktu berdiri, duduk atau berbaring dan mereka pikirkan hal kejadian langit dan bumi, Tuhan kami! Tidaklah Engkau jadikan (semuanya) ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau! Maka peliharakanlah kiranya kami dari adzab neraka.
Ayat 192
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
Kemenag RI 2019
Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka Engkau benar-benar telah menghinakannya dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang yang zalim. (Ref)
Quraish Shihab
Tuhan Pemelihara kami, sesungguhnya siapa yang Engkau masukkan ke neraka, maka sungguh Engkau telah menghinakan dia, dan tidak ada bagi orang orang zalim (satu) 
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Ya Tuhan kami! Sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, sesungguhnya telah Engkau hinakan dia. Dan tidaklah ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang aniaya. 
Ayat 193
رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا ۚ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ
Kemenag RI 2019
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru pada keimanan, yaitu ‘Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,’ maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang selalu berbuat kebaikan. (Ref)
Quraish Shihab
 Tuhan Pemelihara kami, sesungguhnya kami mendengar penyeru yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhan Pemelihara kamu,” maka kami (pun) beriman. Tuhan Pemelihara kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan tutuplah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang sangat luas dan banyak kebajikan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tuhan kami! Sesungguhnya telah kami dengar seruan penyeru yang menyeru kepada iman, Berimanlah kamu kepada Tuhanmu! Maka kami pun telah beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah kami, hapuskanlah dosa-dosa kami, dan hapuskanlah kejahatan-kejahatan kami, dan terimalah kiranya kami bersama-sama orang-orang yang berbuat bakti
Ayat 194
رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Kemenag RI 2019
Ya Tuhan kami, anugerahilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak pernah mengingkari janji.” (Ref)
Quraish Shihab
Tuhan Pemelihara kami, dan anugerahilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui para rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada Hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tuhan kami! Kumiailah kami dengan yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidaklah memungkiri janji
Ayat 195
فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لَا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ ۖ بَعْضُكُمْ مِنْ بَعْضٍ ۖ فَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَأُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُوا وَقُتِلُوا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ثَوَابًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ
Kemenag RI 2019
Maka, Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan perbuatan orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Maka, orang-orang yang berhijrah, diusir dari kampung halamannya, disakiti pada jalan-Ku, berperang, dan terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai sebagai pahala dari Allah. Di sisi Allahlah ada pahala yang baik.” (Ref)
Quraish Shihab
 Maka, Tuhan Pemelihara mereka memerkenankan bagi mereka (permohonan mereka). (Allah swt. berfirman); “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, (baik) laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu (berasal) dari sebagian yang lain. Maka, orang-orang yang berhijrah dan yang diusir dari kampung halaman mereka, yang disakiti pada jalan-Ku, dan yang berperang dan yang dibunuh, pasti akan Aku tutup kesalahan-kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai sebagai pahala dari sisi Allah. Dan Allah, di sisi-Nya, pahala yang baik.”
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonan mereka: Bahwasanya Aku tidaklah menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal antara kamu, laki-laki atau perempuan (karena) sebagian kamu adalah berasal dari sebagian yang lain. Maka, orang-orang yang telah berhijrah dan diusir dari negeri-negeri mereka yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan terbunuh; sesungguhnya akan Aku hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan akan Aku masukkan mereka ke dalam surga, yang di bawahnya mengalir air sungai, sebagai ganjaran dari Allah. Dan di sisi Allah-lah ganjaran yang sebaik-baiknya.
Ayat 196
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ
Kemenag RI 2019
Jangan sekali-kali kamu teperdaya oleh bolak-balik perjalanan orang-orang yang kufur di seluruh negeri. (Ref)
Quraish Shihab
Janganlah sekali-kali engkau teperdaya oleh kebebasan orang-orang yang kafir bergerak di negeri-negeri.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Janganlah engkau terpesona oleh keleluasaan orang-orang kafir di dalam negeri-negeri
Ayat 197
مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
Kemenag RI 2019
(Semua itu hanyalah) kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal. (Ref)
Quraish Shihab
(Itu) hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah (neraka) Jahannam; dan (Jahannam itu) adalah seburuk-buruk tempat tinggal.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Kesenangan yang sedikit! Kemudian tempat kembali mereka ialah Jahannam, dan alangkah buruknya tempat ketetapan itu.
Ayat 198
لَٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا نُزُلًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۗ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ لِلْأَبْرَارِ
Kemenag RI 2019
Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapat surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah. Apa yang di sisi Allah itu lebih baik bagi orang-orang yang selalu berbuat baik. (Ref)
Quraish Shihab
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan Pemelihara mereka, bagi mereka surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya (sebagai anugerah) yang dihidangkan dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang sangat luas dan banyak kebajikan.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Allah, untuk mereka surga yang mengalir di bawahnya air sungai, kekal mereka di dalamnya, sebagai pemberian dari sisi Allah. Dan yang di sisi Allah itu adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.
Ayat 199
وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَمَنْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ خَاشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Kemenag RI 2019
Sesungguhnya di antara Ahlulkitab ada yang beriman kepada Allah dan pada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka. Mereka berendah hati kepada Allah dan tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka itu memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah Maha Cepat perhitungan-Nya. (Ref)
Quraish Shihab
 Dan sesungguhnya di antara Ahl al-Kitab benar-benar ada yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan apa yang diturunkan kepada mereka, sedang mereka dalam keadaan khusyuk kepada Allah; mereka tidak membeli ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka itu memperoleh pahala mereka di sisi Tuhan Pemelihara mereka. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-(Nya).
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Sesungguhnya sebagian dari Ahlul Kitab, ada (juga) yang beriman kepada Allah dan (kepada) yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka. Dalam keadaan khusyu’ kepada Allah, tidak mereka jual ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka itu memperoleh ganjaran di sisi Allah. Sesungguhnya Allah cepat sekali perkiraan-Nya.
Ayat 200
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Kemenag RI 2019
Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu, kuatkanlah kesabaranmu, tetaplah bersiap siaga di perbatasan (negerimu), dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. (Ref)
Quraish Shihab
Hai orang-orang yang beriman! Bersabarlah dan kuatkanlah kesabaran kamu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Tafsir Al-Azhar (HAMKA)
Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran kamu, bersiap-siagalah dan bertakwalah kita kepada Allah, supaya kamu mendapat kemenangan.
Lompat ke: 123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150151152153154155156157158159160161162163164165166167168169170171172173174175176177178179180181182183184185186187188189190191192193194195196197198199200